Forum Komunikasi Da’i Muda Indonesia Akan Tekan Paham Terorisme di Masyarakat - Kompas.com

Forum Komunikasi Da’i Muda Indonesia Akan Tekan Paham Terorisme di Masyarakat

Kompas.com - 17/05/2018, 12:34 WIB
Ketua Umum Pengurus Pusat Forum Komunikasi Da’i Muda Indonesia Muhammad Noor Huda Usai Audiensi dengan Menkopolhukam Wiranto Kamis (17/5/2018)Reza Jurnaliston Ketua Umum Pengurus Pusat Forum Komunikasi Da’i Muda Indonesia Muhammad Noor Huda Usai Audiensi dengan Menkopolhukam Wiranto Kamis (17/5/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengurus Pusat Forum Komunikasi Da’i Muda akan berperan aktif dalam melakukan upaya deradikalisasi. Pemerintah berharap organisasi ini bisa membendung paham terorisme yang berkembang di masyarakat. 

“Kami sebagai Da’i muda memiliki kapasitas untuk terjun ke lapangan, maka beliau (Menkopolhukam Wiranto) menyarankan kita juga diharapkan terlibat aktif di lapangan,” tutur Ketua Pengurus Pusat Forum Komunikasi Da’i Muda Muhammad Noor Huda usai bertemu dengan Menko Polhukam Wiranto di Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (17/5/2018).

Noor mengungkapkan pihaknya terpanggil dan merasa memiliki kewajiban moral untuk ikut menjaga kebinekaan di Indonesia.

Baca juga: Kepala BNPT: Napi Teroris di Mako Brimob Belum Tersentuh Program Deradikalisasi

Beberapa cara yang akan dilakukan untuk upaya deradikalisasi ini adalah dengan melakukan penyuluhan hingga pendampingan. 

Nantinya, kata Muhammad Forum Komunikasi Da’i Muda Indonesia melakukan rapat kerja nasional (rakernas) untuk mematangkan program-program kerja.

“Tanggal 1 juni rakernas sekaligus beliau (Menkopolhukan wiranto hadir dalam pengukuhan kami sebagai pengurus pusat,” ucapnya.

Kompas TV Fenomena perempuan yang melakukan serangan bom bunuh diri bukan kali pertama ini terjadi di Indonesia.


Komentar

Terkini Lainnya

Sejak 2005, KY Terima 16.000 Laporan Pelanggaran Kode Etik Hakim

Sejak 2005, KY Terima 16.000 Laporan Pelanggaran Kode Etik Hakim

Nasional
Ombudsman Sebut Penghentian Layanan Publik Di Bekasi Terbukti dan Dilakukan Sistematis

Ombudsman Sebut Penghentian Layanan Publik Di Bekasi Terbukti dan Dilakukan Sistematis

Megapolitan
Ibu yang Ditahan di Bandara Dubai Mengaku Diperlakukan Tak Manusiawi

Ibu yang Ditahan di Bandara Dubai Mengaku Diperlakukan Tak Manusiawi

Internasional
Beredar Video Kepala Korps Brimob Polri Beri Sambutan sebagai Kapolda Metro Jaya, Ini Kata Polisi

Beredar Video Kepala Korps Brimob Polri Beri Sambutan sebagai Kapolda Metro Jaya, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Ridwan Kamil Ajak Pemerintah Inggris Kerja Sama di Bidang Transportasi

Ridwan Kamil Ajak Pemerintah Inggris Kerja Sama di Bidang Transportasi

Regional
Obor Asian Games 2018 Tiba di Balai Kota

Obor Asian Games 2018 Tiba di Balai Kota

Megapolitan
Peras Kelompok Ternak Rp 36 Juta, KPK Gadungan Ditangkap Polisi

Peras Kelompok Ternak Rp 36 Juta, KPK Gadungan Ditangkap Polisi

Regional
Pengamen Binaan UPK Kota Tua Diminta Tak Beroperasi Saat Kirab Obor Asian Games

Pengamen Binaan UPK Kota Tua Diminta Tak Beroperasi Saat Kirab Obor Asian Games

Megapolitan
Hilang Tiga Hari di Hutan, Bocah Usia 2 Tahun Ditemukan Selamat

Hilang Tiga Hari di Hutan, Bocah Usia 2 Tahun Ditemukan Selamat

Internasional
Diuji Coba Mulai Hari Ini, Kereta LRT Jakarta Melaju 40 km/jam

Diuji Coba Mulai Hari Ini, Kereta LRT Jakarta Melaju 40 km/jam

Megapolitan
Penumpang Keluhkan Perpindahan Jalur KRL Bogor di Stasiun Manggarai, Ini Kata PT KCI

Penumpang Keluhkan Perpindahan Jalur KRL Bogor di Stasiun Manggarai, Ini Kata PT KCI

Megapolitan
Ketua DPR Tegaskan Kualitas UU Lebih Penting Dibandingkan Kuantitas

Ketua DPR Tegaskan Kualitas UU Lebih Penting Dibandingkan Kuantitas

Nasional
Ketua KPK Tanggapi Kritik Wadah Pegawai KPK soal Rotasi Jabatan

Ketua KPK Tanggapi Kritik Wadah Pegawai KPK soal Rotasi Jabatan

Nasional
Pengusutan Dugaan Mahar Sandiaga Diharapkan Menjadi Ajang Klarifikasi

Pengusutan Dugaan Mahar Sandiaga Diharapkan Menjadi Ajang Klarifikasi

Nasional
Ini Tugas Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum

Ini Tugas Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum

Megapolitan
Close Ads X