Menag Minta Umat Tingkatkan Keamanan Rumah Ibadah

Kompas.com - 12/02/2018, 17:54 WIB
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa Pemerintah sedang mengkaji penetapan batas minimal biaya umrah untuk mencegah biro travel perang harga yang berpotensi merugikan jamaah umroh. Jakarta, Jumat (18/8/2017). KOMPAS.com/ MOH NADLIR Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa Pemerintah sedang mengkaji penetapan batas minimal biaya umrah untuk mencegah biro travel perang harga yang berpotensi merugikan jamaah umroh. Jakarta, Jumat (18/8/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, umat beragama harus meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan pemuka agama masing-masing. Hal tersebut menyusul sejumlah peristiwa penyerangan pemuka agama yang terjadi di Indonesia, beberapa perkan terakhir.

"Peristiwa ini harus menjadikan kita, umat beragama, untuk lebih meningkatkan kewaspadaan kita khususnya kepada para pemuka agama kita sendiri," ujar Lukman di Kompleks Istana Presiden Jakarta, Senin (12/2/2018).

Kewaspadaan juga harus ditingkatkan oleh umat beragama terhadap rumah-rumah ibadah masing-masing, terutama saat kegiatan peribadatan berlangsung.

Bentuk peningkatan keamanan dari internal itu, lanjut Lukman, dapat dilakukan dengan penempatan CCTV dan penambahan tenaga keamanan.

Baca juga : Minggu Kelabu di Gereja Santa Lidwina Bedog Yogyakarta

Lukman melanjutkan, serangkaian peristiwa penyerangan terhadap pemuka agama juga harus menjadi cambuk bagi aparat kepolisin tidak hanya untuk meningkatkan keamanan di rumah ibadah, namun juga mengungkap motif di balik penyerangan tersebut.

Apalagi, salah satu kasus penyerangan pemuka agama, si pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan.

"Tentu tidak cukup sebatas memberikan informasi ini dilakukan oleh orang yang hilang ingatan atau tidak waras dan seterusnya. Perlu ada pengungkapan yang lebih jelas apa motif di balik peristiwa ini sehingga umat tidak terpicu atu menduga-duga ini hal yang direkayasa," ujar Lukman.

Di sisi lain, Lukman meminta masyarakat memberikan kepercayaan penuh kepada aparat kepolisian untuk menuntaskan perkara pennyerangan pemuka agama itu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cairan Pembersih yang Jadi Akselerator Kebakaran Kejagung Sudah Dipakai 2 Tahun

Cairan Pembersih yang Jadi Akselerator Kebakaran Kejagung Sudah Dipakai 2 Tahun

Nasional
Pemerintah Dikabarkan Batal Beli Sejumlah Vaksin Covid-19, Ini Kata Satgas

Pemerintah Dikabarkan Batal Beli Sejumlah Vaksin Covid-19, Ini Kata Satgas

Nasional
Faisal Basri: Oligarki Makin Mencengkeram Lewat UU Cipta Kerja

Faisal Basri: Oligarki Makin Mencengkeram Lewat UU Cipta Kerja

Nasional
KPK Akan Dalami Temuan Mendagri soal Dana Rp 252 Triliun Tersimpan di Bank

KPK Akan Dalami Temuan Mendagri soal Dana Rp 252 Triliun Tersimpan di Bank

Nasional
BNPT Harap Masjid Jadi Pertahanan Lawan Radikalisme dan Terorisme

BNPT Harap Masjid Jadi Pertahanan Lawan Radikalisme dan Terorisme

Nasional
Achmad Yurianto Diberhentikan dari Jabatan Dirjen P2P Kemenkes

Achmad Yurianto Diberhentikan dari Jabatan Dirjen P2P Kemenkes

Nasional
Faisal Basri: Investasi di RI Relatif Sudah Besar Tanpa UU Cipta Kerja

Faisal Basri: Investasi di RI Relatif Sudah Besar Tanpa UU Cipta Kerja

Nasional
Rencana Pelibatan TNI Atasi Terorisme Dinilai Kontraproduktif dengan Demokrasi

Rencana Pelibatan TNI Atasi Terorisme Dinilai Kontraproduktif dengan Demokrasi

Nasional
KPK Tahan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman

KPK Tahan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman

Nasional
Soal Rekening Ratusan Juta Milik Cleaning Service di Kasus Kebakaran Kejagung, Polisi: Tak Ada yang Mencurigakan

Soal Rekening Ratusan Juta Milik Cleaning Service di Kasus Kebakaran Kejagung, Polisi: Tak Ada yang Mencurigakan

Nasional
Kesenjangan Gender Disebut Pengaruhi Tingginya Angka Stunting di Indonesia

Kesenjangan Gender Disebut Pengaruhi Tingginya Angka Stunting di Indonesia

Nasional
Pasal UU Cipta Kerja Dihapus, Pakar Hukum Nilai Aneh Pelanggaran Sangat Terbuka

Pasal UU Cipta Kerja Dihapus, Pakar Hukum Nilai Aneh Pelanggaran Sangat Terbuka

Nasional
Pejabat Pembuat Komitmen Kejagung Ikut Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Utama

Pejabat Pembuat Komitmen Kejagung Ikut Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Utama

Nasional
Wakil Ketua Komisi II Sebut Sosialisasi KPU soal Protokol Kesehatan Belum Maksimal

Wakil Ketua Komisi II Sebut Sosialisasi KPU soal Protokol Kesehatan Belum Maksimal

Nasional
4.369 Kasus Covid-19 di 31 Provinsi, DKI Jakarta Tertinggi

4.369 Kasus Covid-19 di 31 Provinsi, DKI Jakarta Tertinggi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X