Kompas.com - 08/01/2018, 11:18 WIB
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di kantor Kemenkum HAM, Jakarta, Minggu (19/11/2017) Kompas.com/Robertus BelarminusMenteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di kantor Kemenkum HAM, Jakarta, Minggu (19/11/2017)
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly meminta seluruh jajaran Kementerian Hukum dan HAM untuk menjaga netralitas menjelang penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018

Hal itu disampaikan Yasonna saat memberikan sambutan dalam deklarasi janji kinerja pegawai Kemenkumham, Jakarta, Senin (8/1/2018).

"Tahun 2018 adalah tahun politik yang diwarnai dengan dimulainya Pilkada Serentak di 171 daerah pada tanggal 17 Juni 2018 nanti," ujar Yasonna.

Baca juga: SBY Ingatkan Netralitas Aparat Negara dan Jangan Ada Kriminalisasi di Pemilu

Yasonna mengatakan, tahun 2018 bukan hanya soal Pilkada Serentak, tetapi juga persiapan menuju Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif 2019.

Oleh karena itu, ia meminta agar jajarannya terus menjaga netralitas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Sebagai Aparatur Sipil Negara, Saudara harus menjaga netralitas, dan bebas dari paham politik manapun sesuai amanat Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) Nomor 5 Tahun 2014," kata Yasonna.

Baca: Arahan Panglima agar TNI dapat Menjaga Netralitas pada Tahun Politik

Menurut dia, sikap, mental, dan perilaku akan menentukan keberhasilan kinerja Kemenkumham dua tahun ke depan.

Salah satu cara untuk memotivasi para pegawai yaitu dengan mendeklarasikan janji kinerja tahun 2018.

Pada Senin pagi, jajaran Kemenkumham menggelar apel untuk mendeklarasikan janji kinerja 2018 yang diharapkan dapat menyuntik semangat untuk bekerja lebih baik pada tahun ini.

Kompas TV Komisi I DPR menyetujui kepala staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto menjadi Panglima TNI. Tugas berat bakal menanti panglima TNI yang baru.


Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata Air Putri Duyung di Depok Disambangi Satpol PP karena Pengunjung Membludak

Wisata Air Putri Duyung di Depok Disambangi Satpol PP karena Pengunjung Membludak

Nasional
Selasa 18 Mei, Buruh Akan Gelar Aksi Solidaritas untuk Palestina

Selasa 18 Mei, Buruh Akan Gelar Aksi Solidaritas untuk Palestina

Nasional
Menko PMK: Antisipasi Arus Balik Pemudik Bukan Hanya di DKI Jakarta

Menko PMK: Antisipasi Arus Balik Pemudik Bukan Hanya di DKI Jakarta

Nasional
Transformasi Digital pada Sistem Pertahanan dan Keamanan

Transformasi Digital pada Sistem Pertahanan dan Keamanan

Nasional
Anggota Komisi I DPR Dukung Upaya Pemerintah Bantu Selesaikan Agresi Israel ke Palestina

Anggota Komisi I DPR Dukung Upaya Pemerintah Bantu Selesaikan Agresi Israel ke Palestina

Nasional
Antisipasi Puncak Arus Balik, Ketua Satgas: Jangan Ada Pihak Ambil Kebijakan Berbeda

Antisipasi Puncak Arus Balik, Ketua Satgas: Jangan Ada Pihak Ambil Kebijakan Berbeda

Nasional
110 TKA China Disebut Masuk Indonesia di Hari Pertama Lebaran, KSPI: Keadilan Tidak Ada

110 TKA China Disebut Masuk Indonesia di Hari Pertama Lebaran, KSPI: Keadilan Tidak Ada

Nasional
Distribusi dan Penggunaan Vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547 Dihentikan Sementara

Distribusi dan Penggunaan Vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547 Dihentikan Sementara

Nasional
Guru Besar FH UGM Sebut Ada Pertentangan Hukum dalam TWK Pegawai KPK

Guru Besar FH UGM Sebut Ada Pertentangan Hukum dalam TWK Pegawai KPK

Nasional
Antisipasi Lonjakan Kasus, Pemprov Jabar Diminta Perbanyak Tes Covid-19

Antisipasi Lonjakan Kasus, Pemprov Jabar Diminta Perbanyak Tes Covid-19

Nasional
Kecam Serangan Israel, Ketua DPR Serukan Pemberian Bantuan untuk Palestina

Kecam Serangan Israel, Ketua DPR Serukan Pemberian Bantuan untuk Palestina

Nasional
Tragedi Kerusuhan Mei 1998, Kisah Pilu Maria Sanu...

Tragedi Kerusuhan Mei 1998, Kisah Pilu Maria Sanu...

Nasional
Hari Ini, 3,6 Juta Orang Diperkirakan Balik dari Mudik, Ini Skenario Cegah Lonjakan Angka Covid-19

Hari Ini, 3,6 Juta Orang Diperkirakan Balik dari Mudik, Ini Skenario Cegah Lonjakan Angka Covid-19

Nasional
Buntut Kasus Antigen Bekas, Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika

Buntut Kasus Antigen Bekas, Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika

Nasional
Belum Ada Keputusan soal 75 Pegawai yang Tak Lolos TWK, KPK: Seluruh Pegawai Aset Lembaga

Belum Ada Keputusan soal 75 Pegawai yang Tak Lolos TWK, KPK: Seluruh Pegawai Aset Lembaga

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X