Kasus Bom Kampung Melayu, Polisi Tangkap Terduga Teroris di Jatinangor

Kompas.com - 14/08/2017, 16:47 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (7/8/2017). Fachri FachrudinKepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (7/8/2017).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Densus 88 menangkap terduga teroris berinisial DG alias Odong alias Zamzam di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (12/8/2017).

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, DG diduga terkait dengan pelaku teror bom di Kampung Melayu.

"Yang bersangkutan terlibat anggota JAD Bandung, jaringan pelaku bom Kampung Melayu," ujar Setyo di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (14/8/2017).

DG juga diduga ikut perkumpulan di Yayasan Assunah pada 19 Mei 2017, sebelum ledakan terjadi. Namun, belum diketahui apakah DG terlibat langsung dalam kasus bom Kampung Melayu.

"Perannya masih didalami," kata Setyo.

(Baca juga: Pasca-Ledakan Bom Kampung Melayu, Densus 88 Tangkap 41 Terduga Teroris)

Sebagaimana diberitakan KompasTV, diketahui pelaku baru menghuni rumah selama empat hari bersama istri dan kedua anaknya.

Dalam penggeledahan, polisi menyita barang bukti, berupa baju latihan perang, obat herbal, dan sejumlah dokumen.

Terduga teroris terlibat kelompok serangkaian aksi ledakan, yakni bom di Kampung Melayu, Jakarta dan bom panci di Taman Arjuna Bandung.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X