Kompas.com - 17/06/2017, 11:20 WIB
Penulis Ihsanuddin
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz siap melakukan islah dengan kubu Romahurmuziy. Hal itu disampaikan Sekjen PPP kubu Djan Faridz, Dimyati Natakusumah, menanggapi putusan peninjauan kembali Mahkamah Agung yang memenangkan kubu Romahurmuziy.

Dimyati mengaku terkejut dengan putusan MA itu. Sebab, Undang-Undang Nomor 2/2011 tentang Parpol sudah mengatur bahwa perselisihan kepengurusan partai politik hanya bisa dibawa hingga tingkat kasasi. Menurut dia, hal itu tepatnya diatur dalam Pasal 33 ayat 2 UU tentang Parpol.

"Mengagetkan juga karena UU parpol sudah jelas hanya sampai dengan kasasi. Tapi ternyata bisa PK," ujar Dimyati saat dihubungi, Sabtu (17/6/2017). 

(baca: MA Kabulkan PK PPP Kubu Romahurmuziy)

Kendati demikian, Dimyati mengakui pihaknya tidak akan mempermasalahkan putusan MA tersebut. Apalagi, putusan di tingkat peninjauan kembali bersifat final dan tidak ada upaya hukum lain yang bisa dilakukan.

Oleh karena itu, Dimyati berharap ada proses islah antara kubu Djan dan Romahurmuziy yang bisa menguntungkan kedua pihak.

"Saya berharap terjadinya islah. PPP harus bersatu, jangan pecah. Ada win-win solution lah, jangan win-lose," ujar Dimyati.

(baca: Romahurmuziy: Djan Faridz Tidak Berhak Lagi Mengatasnamakan PPP)

MA mengabulkan permohonan Romahurmuziy atau Romy melalui putusan PK Nomor 79 PK/Pdt.Sus-Parpol/2016. Putusan itu diketok oleh Takdir Rahmadi, Sudrajad Dimyati, dan Ahmad Syarifudin dalam rapat permusyawaratan hakim pada 12 Juni 2017.

Putusan itu sekaligus menganulir putusan kasasi nomor 601 K/Pdt.Sus-Parpol/2015 tanggal 2 November 2015 yang memenangkan PPP kubu Djan Faridz.

Menanggapi putusan tersebut, Romy pun mengajak Djan untuk islah.

"Saya menyerukan kepada Pak Djan, sudahilah seluruh pertikaian. Umat menunggu kiprah nyata PPP menuju pileg yang tinggal 22 bulan lagi," ucap Romy.

Kompas TV PPP Kubu Romi Akan Gelar Rapimnas II
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.