Fadli Zon: Kenapa Dipaksakan Arcandra, Apa Sih Prestasinya?

Kompas.com - 17/10/2016, 14:37 WIB
Presiden Joko Widodo menjawab pertanyaan para wartawan usai pelantikan Menteri dan Wamen ESDM, Jumat (14/10). Situs Sekretariat Kabinet/JayPresiden Joko Widodo menjawab pertanyaan para wartawan usai pelantikan Menteri dan Wamen ESDM, Jumat (14/10).
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mempertanyakan alasan Presiden Joko Widodo yang mengangkat Arcandra Tahar sebagai Wakil Menteri ESDM.

Fadli menganggap langkah tersebut dipaksakan. Arcandra sebelumnya menjabat Menteri ESDM, tetapi diberhentikan dengan hormat setelah tersangkut masalah kewarganegaraan.

"Saya enggak tahu kenapa dipaksakan Arcandra. Apa sih prestasinya?" ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/10/2016).

"Orang yang sudah diberhentikan, diangkat lagi ini apa? Kalau sudah ada keputusan, ya keputusan," sambungnya.

Fadli menilai, Arcandra tak terlalu istimewa dan biasa-biasa saja. Menurut dia, banyak orang lain yang memiliki kualitas lebih hebat dari Arcandra di kalangan pegiat ESDM.

(baca: Arcandra Tahar: Semoga Niat Saya Pulang Diluruskan)

Ia menduga, nama Arcandra disodorkan oleh seseorang dan Jokowi menurutinya karena tak begitu paham soal dunia ESDM.

"Jangan-jangan Jokowi cuma korban informasi. Karena dia enggak mengerti dunia ESDM, Jokowi disodorin orang ini, merasa orang ini yang paling hebat," ucap Politisi Partai Gerindra itu.

Fadli masih saja mempermasalahkan status kewarganegaraan Arcandra yang sudah diputuskan sebagai warga negara Indonesia oleh pemerintah.

Hal itu tertuang dalam Keputusan Menteri Hukum dan HAM tanggal 1 September 2016.

(baca: Menkumham Mengaku Berdebat Panjang Bahas Kewarganegaraan Arcandra)

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X