Kompas.com - 28/04/2016, 08:53 WIB
Imam besar Masjid Istiqlal, Ali Musthafa Ya'qub saat memberikan ceramah dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam, di Balaikota Jakarta, Rabu (29/10/2014) Alsadad RudiImam besar Masjid Istiqlal, Ali Musthafa Ya'qub saat memberikan ceramah dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam, di Balaikota Jakarta, Rabu (29/10/2014)
Penulis Bayu Galih
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal, Ali Mustafa Yaqub, meninggal dunia, Kamis (28/4/2016).

Ali Mustafa Yaqub yang juga merupakan Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama tutup usia di Rumah Sakit Hermina, Ciputat, Tangerang Selatan.

"Meninggal pagi ini, sekitar pukul 06.00 WIB," kata Kepala Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abdul Salam, saat dikonfirmasi, Kamis pagi.

Abu Hurairah menjelaskan, saat ini jenazah akan dibawa ke rumah duka di kediamannya, di Jalan SD Inpres Nomor 11, Pisangan, Ciputat, Tangerang Selatan.

"Namun, kami masih koordinasi apa keluarga bersedia agar jenazah bisa dishalatkan di Masjid Istiqlal," ucap Abu Hurairah.

Ali Mustafa Yaqub lahir di Batang, Jawa Tengah, pada 2 Maret 1952. Selama hidupnya, Ali Mustafa Yaqub dikenal sebagai salah satu tokoh Islam moderat yang rajin menyampaikan pesan damai.

Imam Besar Masjid Istiqlal sejak Desember 2005 hingga Januari 2016 ini juga menjadi tuan rumah yang menerima Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan istrinya, Michelle Obama, saat berkunjung ke Masjid Istiqlal pada 10 November 2010 silam.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klaim Sudah 5 Bulan Disahkan, Ini Alasan Partai Prima Baru Akan Deklarasi 1 Juni 2021

Klaim Sudah 5 Bulan Disahkan, Ini Alasan Partai Prima Baru Akan Deklarasi 1 Juni 2021

Nasional
KPK Sebut Penyelenggara dan Penyusun Soal TWK adalah BKN

KPK Sebut Penyelenggara dan Penyusun Soal TWK adalah BKN

Nasional
Ketua WP KPK Heran Ada Pertanyaan tentang Ucapan Hari Raya kepada Umat Agama Lain di TWK

Ketua WP KPK Heran Ada Pertanyaan tentang Ucapan Hari Raya kepada Umat Agama Lain di TWK

Nasional
Bima Arya: Pembahasan Kasus GKI Yasmin Mengerucut ke Penyelesaian

Bima Arya: Pembahasan Kasus GKI Yasmin Mengerucut ke Penyelesaian

Nasional
Wasekjen Sebut Partai Prima Berdiri Juli 2020, Digagas Aktivis 98

Wasekjen Sebut Partai Prima Berdiri Juli 2020, Digagas Aktivis 98

Nasional
MA Kabulkan Permohonan PK Terpidana Korupsi Djoko Susilo

MA Kabulkan Permohonan PK Terpidana Korupsi Djoko Susilo

Nasional
Periksa Wali Kota Nonaktif Cimahi, KPK Usut Dugaan Pemerasan oleh Penyidik

Periksa Wali Kota Nonaktif Cimahi, KPK Usut Dugaan Pemerasan oleh Penyidik

Nasional
Kemenhub: Selama Larangan Mudik, Transportasi Umum di Wilayah Aglomerasi Boleh Beroperasi

Kemenhub: Selama Larangan Mudik, Transportasi Umum di Wilayah Aglomerasi Boleh Beroperasi

Nasional
Pemerintah Diminta Terbuka soal Masuknya WNA di Tengah Larangan Mudik

Pemerintah Diminta Terbuka soal Masuknya WNA di Tengah Larangan Mudik

Nasional
Wasekjen Sebut Partai Prima Sudah Disahkan Kemenkumham

Wasekjen Sebut Partai Prima Sudah Disahkan Kemenkumham

Nasional
Dirjen Imigrasi Klaim WNA Asal China yang Masuk RI Sudah Penuhi Aturan

Dirjen Imigrasi Klaim WNA Asal China yang Masuk RI Sudah Penuhi Aturan

Nasional
Disebut Terlibat dalam TWK Pegawai KPK, Ini Penjelasan TNI

Disebut Terlibat dalam TWK Pegawai KPK, Ini Penjelasan TNI

Nasional
Perjalanan Terkait Sektor Esensial Tak Dilarang di Wilayah Aglomerasi, Ini Rinciannya

Perjalanan Terkait Sektor Esensial Tak Dilarang di Wilayah Aglomerasi, Ini Rinciannya

Nasional
Mudik Dilarang di Wilayah Aglomerasi, Ini Aktivitas Perjalanan yang Dibolehkan

Mudik Dilarang di Wilayah Aglomerasi, Ini Aktivitas Perjalanan yang Dibolehkan

Nasional
 Eks Anggota BPK Rizal Djalil Dieksekusi ke Lapas Cibinong

Eks Anggota BPK Rizal Djalil Dieksekusi ke Lapas Cibinong

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X