Kompas.com - 24/09/2015, 17:41 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla. KOMPAS.com/Indra AkuntonoWakil Presiden Jusuf Kalla.
Penulis Suhartono
|
EditorHeru Margianto

DUBAI, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia tak akan pernah putus berperan mewujudkan perdamaian dan kedamaian dunia. Selama ini Indonesia terlibat dalam mediasi dan mengirim pasukan perdamaian ke sejumlah negara yang dilanda konflik. 

"Sekarang, selain pasukan perdamaian kita ada di Timor Tengah, kita pun diminta bantuan untuk proses perdamaian di sejumlah negara, seperti di Thailand Selatan, Kolombia, dan Turki," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada wartawan saat transit di Bandara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab, Rabu (23/9/2015).        

Menurut Kalla, peran Indonesia yang tak pernah putus ini akan disampaikannya di Peacekeeping Summit PBB yang akan diselenggarakan dalam Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat, pada 25 September hingga 2 Oktober mendatang. 

Kalla dijadwalkan menjadi pembicara keempat setelah Sekjen PBB Ban Ki-moon, Presiden Amerika Serikat Barack Obama, dan Perdana Menteri Kerajaan Belanda Mark Rutte. Masing-masing pemimpin negara diberi waktu tiga menit untuk menyampaikan pandangannya tentang perdamaian.

Sidang Umum PBB kali ini juga dijadwalkan akan mendengarkan pidato dari Paus Fransiskus terkait dengan rencana negara-negara anggota PBB untuk mengadopsi agenda pembangunan berkelanjutan 2015. Selain Paus, pemenang Nobel Perdamaian Malala Yousafzai juga dijadwalkan sebagai pembicara. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TNI Fokuskan Cari KRI Nanggala-402 di 9 Titik Utara Celukan Bawang

TNI Fokuskan Cari KRI Nanggala-402 di 9 Titik Utara Celukan Bawang

Nasional
TNI: Pesawat AS P-8 Poseidon Tiba Malam Ini Bantu Cari KRI Nanggala-402

TNI: Pesawat AS P-8 Poseidon Tiba Malam Ini Bantu Cari KRI Nanggala-402

Nasional
Ceritakan Mitigasi Bencana di Jepang, Megawati: Bisa Dilakukan, Asal Gotong Royong

Ceritakan Mitigasi Bencana di Jepang, Megawati: Bisa Dilakukan, Asal Gotong Royong

Nasional
5 Personel Militer Singapura Sudah Merapat ke KRI dr Suharso Bantu Cari Kapal Selam Nanggala

5 Personel Militer Singapura Sudah Merapat ke KRI dr Suharso Bantu Cari Kapal Selam Nanggala

Nasional
Pemimpin Thailand, Laos, dan Filipina Absen di KTT ASEAN soal Myanmar

Pemimpin Thailand, Laos, dan Filipina Absen di KTT ASEAN soal Myanmar

Nasional
Ratusan WN India Masuk Indonesia, Komisi III Minta Imigrasi Tingkatkan Kewaspadaan Izin Masuk WNA

Ratusan WN India Masuk Indonesia, Komisi III Minta Imigrasi Tingkatkan Kewaspadaan Izin Masuk WNA

Nasional
Bicara soal Bencana, Megawati Sebut Jakarta Sangat 'Fragile'

Bicara soal Bencana, Megawati Sebut Jakarta Sangat "Fragile"

Nasional
Jokowi: ASEAN Leaders Meeting Digelar untuk Kepentingan Rakyat Myanmar

Jokowi: ASEAN Leaders Meeting Digelar untuk Kepentingan Rakyat Myanmar

Nasional
Kasus Suap Penyidik KPK, ICW Dorong MKD Proses Etik Azis Syamsuddin

Kasus Suap Penyidik KPK, ICW Dorong MKD Proses Etik Azis Syamsuddin

Nasional
ICW Yakin Penyidik KPK Stepanus Robin Patujju Tidak Bertindak Sendirian

ICW Yakin Penyidik KPK Stepanus Robin Patujju Tidak Bertindak Sendirian

Nasional
Bertemu PM Vietnam, Jokowi Dorong Kesetaraan Akses Vaksin Covid-19

Bertemu PM Vietnam, Jokowi Dorong Kesetaraan Akses Vaksin Covid-19

Nasional
Megawati: Saya Lihat Pemadam Kebakaran Kita, Aduh Kok Kesejahteraannya Begini Ya?

Megawati: Saya Lihat Pemadam Kebakaran Kita, Aduh Kok Kesejahteraannya Begini Ya?

Nasional
TNI Fokus Cari KRI Nanggala di Lokasi Tumpahan Minyak dan Titik Magnetik

TNI Fokus Cari KRI Nanggala di Lokasi Tumpahan Minyak dan Titik Magnetik

Nasional
UPDATE 23 April: Pemerintah Telah Periksa 14.154.141 Spesimen Terkait Covid-19

UPDATE 23 April: Pemerintah Telah Periksa 14.154.141 Spesimen Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 23 April: Sebaran 5.436 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Barat

UPDATE 23 April: Sebaran 5.436 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Barat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X