Kompas.com - 20/10/2014, 07:03 WIB
Jokowi saat diwawancarai Kompas, Selasa (14/10/2014). KOMPASJokowi saat diwawancarai Kompas, Selasa (14/10/2014).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Perjalanan bangsa ini memasuki babak baru dengan bergantinya pemegang kekuasaan. Joko Widodo-Jusuf Kalla yang memenangkan Pemilihan Presiden 2014 akan dilantik sebagai presiden dan wakil presiden pada hari ini, Senin (20/10/2014). Pidato pertama Jokowi sebagai presiden pun menjadi salah satu hal yang dinanti. Apa yang akan disampaikan Jokowi dalam pidato kenegaraan pertamanya?

"Isi pidato presiden, mengajak bekerja. Kerja, kerja dan kerja," ujar Deputi Tim Transisi Andi Widjajanto kepada Kompas.com, Minggu (19/10/2014) malam.

Andi mengatakan, pidato Jokowi tidak akan disampaikan melalui teleprompter, tetapi hanya berbekal secarik kertas yang telah disiapkan. Mengenai lamanya waktu pidato, Andi mengatakan, menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi. Dari naskah yang telah disiapkan, prediksi waktu untuk penyampaian pidato, maksimal 20 menit dan minimal 7 menit.

Naskah pidato kenegaraan Jokowi mulai disiapkan sejak tanggal 17 Oktober 2014 lalu. Naskah itu berawal dari masukan-masukan tim yang kemudian difinalisasikan di tangan Jokowi sendiri.

Sebelumnya, pada pidato kemenangannya pada Juli lalu, Jokowi menyerukan agar masyarakat tak lagi terpecah belah pasca pemilu. Ia mendengungkan slogan "Salam Tiga Jari" sebagai lambang persatuan Indonesia. 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klaim Diisi Anak Muda, Partai Prima Umumkan Akan Deklarasi 1 Juni 2021

Klaim Diisi Anak Muda, Partai Prima Umumkan Akan Deklarasi 1 Juni 2021

Nasional
KKP Ungkap Cara Agar Ekspor Perikanan Indonesia Diterima Negara Tujuan

KKP Ungkap Cara Agar Ekspor Perikanan Indonesia Diterima Negara Tujuan

Nasional
Usut Korupsi Asabri, Kejagung Periksa 2 Tersangka dan Seorang Saksi

Usut Korupsi Asabri, Kejagung Periksa 2 Tersangka dan Seorang Saksi

Nasional
Pengamat LIPI: Dibutuhkan Pendekatan Non-militeristik Selesaikan Konflik di Papua

Pengamat LIPI: Dibutuhkan Pendekatan Non-militeristik Selesaikan Konflik di Papua

Nasional
Soal TWK terhadap Pegawai KPK Dinilai Tak Sesuai Nilai Kebangsaan

Soal TWK terhadap Pegawai KPK Dinilai Tak Sesuai Nilai Kebangsaan

Nasional
Bamsoet Nyatakan HAM Belakangan Saja, LIPI: Menutup Ruang Diskusi di Papua

Bamsoet Nyatakan HAM Belakangan Saja, LIPI: Menutup Ruang Diskusi di Papua

Nasional
ICW: Sejak 2019, KPK Merosot Secara Terstruktur

ICW: Sejak 2019, KPK Merosot Secara Terstruktur

Nasional
ICW: Jangan-jangan Kalau Komisoner KPK Ikut TWK, Enggak Lulus

ICW: Jangan-jangan Kalau Komisoner KPK Ikut TWK, Enggak Lulus

Nasional
ICW Minta Presiden Jokowi Tanggung Jawab soal TWK KPK yang Jadi Polemik

ICW Minta Presiden Jokowi Tanggung Jawab soal TWK KPK yang Jadi Polemik

Nasional
Anggap Ada Upaya Pelemahan KPK, Direktur YLBHI Sebut Presiden Bertanggung Jawab

Anggap Ada Upaya Pelemahan KPK, Direktur YLBHI Sebut Presiden Bertanggung Jawab

Nasional
UPDATE: Sebaran 6.327 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Barat

UPDATE: Sebaran 6.327 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Barat

Nasional
ICW Soroti Beda Sikap Hakim MK Saldi Isra soal Bukti Uji Formil UU KPK

ICW Soroti Beda Sikap Hakim MK Saldi Isra soal Bukti Uji Formil UU KPK

Nasional
LIPI: Pelabelan KKB Teroris Tingkatkan Eskalasi Konflik, Sulit Ada Dialog

LIPI: Pelabelan KKB Teroris Tingkatkan Eskalasi Konflik, Sulit Ada Dialog

Nasional
Busyro Muqoddas: Selama Ini Tak Pernah Ada Fanatisme Kelompok Agama Apa Pun di KPK

Busyro Muqoddas: Selama Ini Tak Pernah Ada Fanatisme Kelompok Agama Apa Pun di KPK

Nasional
UPDATE: 8.456.259 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE: 8.456.259 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X