Kompas.com - 24/09/2014, 15:39 WIB
Ribuan warga Jakarta melaksanakan ibadah shalat Iedul Adha di Mesjid Istiqlal, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (26/10/2012). Sholat ied tersebut dihadiri Presiden Republik Indonesia beserta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. WARTA KOTA/ANGGARibuan warga Jakarta melaksanakan ibadah shalat Iedul Adha di Mesjid Istiqlal, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (26/10/2012). Sholat ied tersebut dihadiri Presiden Republik Indonesia beserta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com — Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan hari raya Idul Adha 10 Zulhijah 1435 Hijriah pada Sabtu (4/10/2014), sesuai data dan kesimpulan hasil "hisab hakiki".

Pernyataan Muhammadiyah di Jakarta, Rabu (24/9/2014), menyebutkan hisab hakiki adalah metode yang berpatokan pada gerak benda langit, khususnya matahari dan bulan sebenarnya.

Dalam siaran pers yang ditandatangani Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Syamsul Anwar itu tercatat tiga kriteria wujudul-hilal sudah terpenuhi.

Ketiganya, seperti dikutip Antara, ialah harus sudah terjadi ijtimak (konjungsi) antara bulan dan matahari. Ijtimak terjadi sebelum terbenam matahari dan ketika matahari terbenam, bulan belum terbenam atau bulan masih berada di atas ufuk.

Pada Idul Adha tahun ini, ijtimak menjelang bulan Zulhijah 1435 H terjadi pada Rabu Legi, 24 September pukul 13.15.45 WIB atau pukul 09.15.45 waktu Arab Saudi, karena selisih waktu WIB dengan Arab Saudi adalah empat jam.

Ijtimak terjadi pada siang hari di Yogyakarta yang berarti ijtimak terjadi sebelum terbenam matahari di daerah itu.

Hal itu menunjukkan, kriteria pertama dan kriteria kedua wujudul-hilal sudah terpenuhi, yakni terbenam matahari di Yogyakarta, Rabu (24/9/2014) pukul 17.35.30 WIB sehingga umur bulan pada saat itu 4 jam 19 menit 45 detik.

Untuk kriteria ketiga juga sudah terpenuhi karena berdasarkan perhitungan tersebut, pada saat terbenam matahari di Yogyakarta, 24 September, bulan masih di atas ufuk dengan ketinggian 0'30'04". Hal itu berarti, saat matahari terbenam, bulan belum terbenam sehingga hilal sudah wujud.

Dengan terpenuhinya ketiga kriteria itu, ditetapkan pada 1 Zulhijah 1435 H dimulai pada saat terbenam matahari, Rabu (24/9/2014), dan konversinya dengan kalender Masehi ditetapkan pada keesokan harinya, Kamis (25/9/2014).

Sementara itu, Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat (penetapan) awal Zulhijah 1435 H/2014 M pada hari ini. Semua ormas Islam akan diundang dalam sidang tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua Timsel Sebut DPR Sudah Terima Surpres Calon Anggota KPU-Bawaslu

Ketua Timsel Sebut DPR Sudah Terima Surpres Calon Anggota KPU-Bawaslu

Nasional
Kementerian KP Susun Laporan Keuangan Bidang Riset dan Pengembangan SDM

Kementerian KP Susun Laporan Keuangan Bidang Riset dan Pengembangan SDM

Nasional
Saksi Sebut Munarman Hadir dalam Baiat ISIS di Ciputat Tahun 2014

Saksi Sebut Munarman Hadir dalam Baiat ISIS di Ciputat Tahun 2014

Nasional
Pengamat: Pembangunan IKN Itu Kepentingan Elite, Dana PEN Seharusnya untuk Rakyat

Pengamat: Pembangunan IKN Itu Kepentingan Elite, Dana PEN Seharusnya untuk Rakyat

Nasional
Terbitkan SE, Kemenkes Putuskan Vaksin Primer Sinovac Hanya untuk Anak

Terbitkan SE, Kemenkes Putuskan Vaksin Primer Sinovac Hanya untuk Anak

Nasional
KPK Lakukan OTT di Langkat, Sumatera Utara

KPK Lakukan OTT di Langkat, Sumatera Utara

Nasional
UU Ibu Kota Negara Rampung dalam 43 Hari, KSP Bantah Pembahasannya Buru-buru

UU Ibu Kota Negara Rampung dalam 43 Hari, KSP Bantah Pembahasannya Buru-buru

Nasional
DPR Bakal Masuk Tahap Pertama yang Dipindahkan ke IKN, Begini Persiapannya

DPR Bakal Masuk Tahap Pertama yang Dipindahkan ke IKN, Begini Persiapannya

Nasional
Sebaran 174 Kasus Omicron Berasal dari Transmisi Lokal, Jakarta Terbanyak

Sebaran 174 Kasus Omicron Berasal dari Transmisi Lokal, Jakarta Terbanyak

Nasional
Dana PEN Akan Dikucurkan untuk Bangun IKN, Pengamat: Bisa Melukai Hati Rakyat

Dana PEN Akan Dikucurkan untuk Bangun IKN, Pengamat: Bisa Melukai Hati Rakyat

Nasional
Kemendikbud Sebut 117.939 Formasi Guru PPPK Tak Dilamar Sama Sekali

Kemendikbud Sebut 117.939 Formasi Guru PPPK Tak Dilamar Sama Sekali

Nasional
Satgas: Ada 882 Pasien Terpapar Omicron, 276 Sudah Sembuh

Satgas: Ada 882 Pasien Terpapar Omicron, 276 Sudah Sembuh

Nasional
Nadiem Klaim Perjuangkan Guru Honorer dalam Seleksi Guru PPPK

Nadiem Klaim Perjuangkan Guru Honorer dalam Seleksi Guru PPPK

Nasional
KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Infrasruktur di Kabupaten Buru Selatan

KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Infrasruktur di Kabupaten Buru Selatan

Nasional
Menkes Budi: Tidak Ada Pejabat Kemenkes Kunjungi Israel Belajar Tangani Covid-19

Menkes Budi: Tidak Ada Pejabat Kemenkes Kunjungi Israel Belajar Tangani Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.