Kompas.com - 31/01/2014, 13:06 WIB
Menteri Perdagangan RI, Gita Wirjawan, ketika berbicara dengan wartawan di newsroom Kompas.com di Gedung Kompas Gramedia, Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2014). KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT Menteri Perdagangan RI, Gita Wirjawan, ketika berbicara dengan wartawan di newsroom Kompas.com di Gedung Kompas Gramedia, Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2014). KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Kelompok remaja putri menjadi target pemilih yang akan didekati peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat Gita Wirjawan. Gita, yang baru menyatakan pengunduran dirinya dari jabatan Menteri Perdagangan, mengatakan akan mendekati kelompok tersebut secara intensif.

"Saya fokus pada pemilih golput. Golput itu kan 'partai' terbesar, dan kebanyakan anak muda dan cewek," ujar Gita, dalam jumpa pers di Senayan Golf, Jakarta Selatan, Jumat (31/1/2014).

Untuk mendekati kelompok ini, Gita mengaku sudah mempersiapkan sejumlah strategi. Salah satunya melalui jejaring sosial. 

"Dan sudah terbukti efektif. Tinggal saya akan lebih sering ke daerah, mencari yang muda dan cewek," kata Gita.

Gita pun mulai sering tampil dalam acara-acara anak muda, seperti program televisi Dahsyat yang digemari remaja. Ia juga sering hadir pada acara-acara musik atau konser dengan penyanyi atau band anak muda. Di atas panggung, Gita menunjukkan kepiawaiannya bermain piano.

Pemilik perusahaan investasi Ancora Capital ini pun percaya diri saat diminta menyebutkan basis massa yang dimilikinya. Ia tak menyebut secara detail, tetapi mengklaim dari Sabang sampai Merauke telah mendukungnya sebagai capres Partai Demokrat. Menurut Gita, ekspos media massa tentang dirinya, baik pemberitaan maupun iklan, telah membesarkan namanya.

"Tinggal tiga bulan lagi. Nothing to lose," ujarnya.

Gita Wirjawan resmi mengundurkan diri pada Jumat (31/1/2014) pagi ini. Sebelumnya, Gita telah mengajukan pengunduran diri hingga tiga kali. Namun, dua permohonan mundur Gita selalu ditolak Presiden SBY. Pada permohonan ketiga kali itu, Presiden SBY akhirnya membalasnya. Sekitar Rabu (29/1/2014), Gita mengaku menerima jawaban Presiden yang mempersilakannya mundur dari Kabinet Indonesia Bersatu II. Setelah mendapat pemberitahuan itu, Gita pun langsung menggelar jumpa pers hari ini di Senayan Golf dan Kementerian Perdagangan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Terdampak Erupsi Semeru Ditargetkan Tempati Hunian Sementara Dua Bulan Lagi

Warga Terdampak Erupsi Semeru Ditargetkan Tempati Hunian Sementara Dua Bulan Lagi

Nasional
Ribut Pernyataan Arteria Dahlan soal Copot Kajati Berbahasa Sunda, Ini Awalnya...

Ribut Pernyataan Arteria Dahlan soal Copot Kajati Berbahasa Sunda, Ini Awalnya...

Nasional
UPDATE 18 Januari: 564 Orang Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

UPDATE 18 Januari: 564 Orang Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Nasional
Menkes: Vaksinasi Booster Heterolog Hasilkan Antibodi yang Lebih Kaya

Menkes: Vaksinasi Booster Heterolog Hasilkan Antibodi yang Lebih Kaya

Nasional
Kapolri Ingin Jajarannya Punya Kemampuan sebagai Auditor, Minta BPK Buat Pelatihan

Kapolri Ingin Jajarannya Punya Kemampuan sebagai Auditor, Minta BPK Buat Pelatihan

Nasional
UU IKN Disahkan, Ini Kedudukan, Bentuk, hingga Susunan Pemerintahan Ibu Kota 'Nusantara'

UU IKN Disahkan, Ini Kedudukan, Bentuk, hingga Susunan Pemerintahan Ibu Kota "Nusantara"

Nasional
Wakil Ketua MPR Harap RUU TPKS Rampung Dibahas Dalam Sebulan

Wakil Ketua MPR Harap RUU TPKS Rampung Dibahas Dalam Sebulan

Nasional
Kepala BNPB dan Wapres Akan Kunjungi Lokasi Terdampak Gempa di Banten, Besok

Kepala BNPB dan Wapres Akan Kunjungi Lokasi Terdampak Gempa di Banten, Besok

Nasional
Bahas Ibu Kota Baru di Tengah Pandemi Dikritik, Ketua Pansus: Masa Tidak Pikir Masa Depan?

Bahas Ibu Kota Baru di Tengah Pandemi Dikritik, Ketua Pansus: Masa Tidak Pikir Masa Depan?

Nasional
Narapidana Jadi Dalang Penipuan Online, Bermodus Menyamar Jadi Polisi

Narapidana Jadi Dalang Penipuan Online, Bermodus Menyamar Jadi Polisi

Nasional
10 Pegawai KPK, dari Penjaga Rutan hingga Komisioner, Lakukan Pelanggaran Etik

10 Pegawai KPK, dari Penjaga Rutan hingga Komisioner, Lakukan Pelanggaran Etik

Nasional
Polri: Operasi Damai Cartenz 2022 Beroperasi Mulai 17 Januari Hingga 31 Desember

Polri: Operasi Damai Cartenz 2022 Beroperasi Mulai 17 Januari Hingga 31 Desember

Nasional
Duduk Perkara Kasus Luhut Vs Haris Azhar yang Dijemput Paksa Kepolisian

Duduk Perkara Kasus Luhut Vs Haris Azhar yang Dijemput Paksa Kepolisian

Nasional
Menkes: 1,1 Juta Dosis Vaksin Kedaluwarsa, Mayoritas dari Donasi Gratis

Menkes: 1,1 Juta Dosis Vaksin Kedaluwarsa, Mayoritas dari Donasi Gratis

Nasional
Menkes Persilahkan Anggota Dewan Vaksinasi Booster

Menkes Persilahkan Anggota Dewan Vaksinasi Booster

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.