Kompas.com - 17/09/2013, 05:28 WIB
Model majalah pria dewasa, Vitalia Sheysa berada di ruang tunggu Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/5/2013). Vitalia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Ahmad Fathanah terkait kasus tindak pidana pencucian uang dalam dugaan penerimaan suap penetapan kuota impor daging sapi. Warta Kota/Henry Lopulalan Henry LopulalanModel majalah pria dewasa, Vitalia Sheysa berada di ruang tunggu Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/5/2013). Vitalia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Ahmad Fathanah terkait kasus tindak pidana pencucian uang dalam dugaan penerimaan suap penetapan kuota impor daging sapi. Warta Kota/Henry Lopulalan
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Model Vitalia Shesya mengaku telah menjual beberapa barang pemberian terdakwa kasus dugaan suap pengaturan kuota impor daging sapi dan pencucian uang, Ahmad Fathanah. Vita mengaku menjual barang-barang itu karena butuh uang untuk biaya hidup.

Vita mengaku pernah menjual perhiasan berupa cincin emas, gelang, dan liontin. "Tidak tahu harganya berapa. Saat itu saya sedang butuh sekali. Daripada ke rentenir, saya jual lebih kurang Rp 50 juta," ujar Vitalia saat bersaksi untuk Fathanah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (16/9/2013).

Model yang kerap muncul di majalah pria dewasa itu kemudian menjual IPhone seri 5 yang dibelikan Fathanah. Menurutnya uang itu juga untuk kebutuhan dua anaknya. "Uangnya buat anak-anak saya jajan," katanya. Vita juga mengaku telah menjual dompet dan tas merek Louis Vuitton kepada saudaranya.

Dalam kesaksiannya, Vita tetap berpendapat Fathanah adalah orang baik. Namun, dia mengatakan tak semua biaya hidupnya ditanggung Fathanah. "Tidak semuanya, tapi terdakwa memang tahu saya single parent dan seorang entertain (entertainer). Menurut saya dia orang baik," ucap Vita yang hadir mengenakan gaun.

Kesaksian Vita ini terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang yang menjerat Fathanah. Vitalia mengaku mendapat sejumlah uang dan sejumlah barang mewah dari Fathanah.

Sebelumnya, Vita mengaku pernah menerima Rp 25 juta dari Fathanah untuk biaya "suntik putih". Model yang kerap tampil di majalah pria dewasa itu juga pernah dibelikan satu mobil Honda Jazz putih bernomor polisi B 15 VTA. Mobil yang sudah disita KPK itu dibeli tunai di showroom mobil PT Honda Prospect Motor seharga Rp 141,7 juta.

Vitalia mengaku kenal dengan teman dekat mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, itu pada November 2012 di Hotel Kempinski, Jakarta. Dia dikenalkan oleh temannya yang bernama Dwi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fathanah adalah salah satu terdakwa dalam perkara dugaan suap terkait penetapan kuota impor sapi di Kementerian Pertanian. Selain dugaan suap, dia juga dijerat dakwaan pencucian uang.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemendagri: Realisasi Anggaran Daerah Tiap Akhir Tahun Cenderung Meningkat Signifikan

Kemendagri: Realisasi Anggaran Daerah Tiap Akhir Tahun Cenderung Meningkat Signifikan

Nasional
Jembatan Lumajang-Malang Putus akibat Erupsi Semeru, PUPR: Pasti Akan Rebuilding

Jembatan Lumajang-Malang Putus akibat Erupsi Semeru, PUPR: Pasti Akan Rebuilding

Nasional
Prabowo Sampaikan Apresiasi ke Pekerja Galangan yang Berhasil Membuat Kapal Cepat Rudal

Prabowo Sampaikan Apresiasi ke Pekerja Galangan yang Berhasil Membuat Kapal Cepat Rudal

Nasional
Warga Karo Berikan 3 Ton Jeruk untuk Presiden Jokowi

Warga Karo Berikan 3 Ton Jeruk untuk Presiden Jokowi

Nasional
Baleg DPR Tetapkan 40 RUU Prolegnas Prioritas 2022, Ini Daftarnya

Baleg DPR Tetapkan 40 RUU Prolegnas Prioritas 2022, Ini Daftarnya

Nasional
KPK Tak Ajukan Banding atas Vonis 5 Tahun Penjara terhadap Nurdin Abdullah

KPK Tak Ajukan Banding atas Vonis 5 Tahun Penjara terhadap Nurdin Abdullah

Nasional
Besok, Jokowi Tinjau Lokasi Terdampak Erupsi Semeru dan Berikan Bantuan kepada Korban

Besok, Jokowi Tinjau Lokasi Terdampak Erupsi Semeru dan Berikan Bantuan kepada Korban

Nasional
Bertemu Kardinal Ignatius Suharyo, Moeldoko Sampaikan Kebijakan Pemerintah soal Natal

Bertemu Kardinal Ignatius Suharyo, Moeldoko Sampaikan Kebijakan Pemerintah soal Natal

Nasional
Panglima TNI Tambah Alat Berat untuk Bantu BNPB Tangani Dampak Erupsi Semeru

Panglima TNI Tambah Alat Berat untuk Bantu BNPB Tangani Dampak Erupsi Semeru

Nasional
Polri dan Kepolisian Selandia Baru Tanda Tangan Kerja Sama Cegah dan Berantas Kejahatan Transnasional

Polri dan Kepolisian Selandia Baru Tanda Tangan Kerja Sama Cegah dan Berantas Kejahatan Transnasional

Nasional
UPDATE: Korban Jiwa akibat Erupsi Semeru Kini 22 Orang, 27 Orang Hilang

UPDATE: Korban Jiwa akibat Erupsi Semeru Kini 22 Orang, 27 Orang Hilang

Nasional
20 Juta Lebih Remaja Sudah Divaksinasi Dosis Pertama, Menkominfo: Jangan Pilih-pilih Vaksin

20 Juta Lebih Remaja Sudah Divaksinasi Dosis Pertama, Menkominfo: Jangan Pilih-pilih Vaksin

Nasional
Libur Nataru, Menko Airlangga Minta Kegiatan Masyarakat di Ruang Publik Dibatasi

Libur Nataru, Menko Airlangga Minta Kegiatan Masyarakat di Ruang Publik Dibatasi

Nasional
11 Poin Perubahan dalam RUU Kejaksaan, dari Syarat Usia Jadi Jaksa hingga Penambahan Wewenang

11 Poin Perubahan dalam RUU Kejaksaan, dari Syarat Usia Jadi Jaksa hingga Penambahan Wewenang

Nasional
UPDATE 6 Desember: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 47,67 Persen dari Target Herd Immunity

UPDATE 6 Desember: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 47,67 Persen dari Target Herd Immunity

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.