Wakapolri: Jangan Halangi Penyelidikan Pabrik Narkoba!

Kompas.com - 13/08/2013, 12:15 WIB
Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin saat melakukan inspeksi di Lapas Cipinang, Jakarta, Selasa (6/8/2013). KOMPAS.COM/ROBERTUS BELARMINUSMenteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin saat melakukan inspeksi di Lapas Cipinang, Jakarta, Selasa (6/8/2013).
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakapolri Komjen Pol Oegroseno meminta seluruh pihak dapat bekerja sama dalam mengungkap persoalan keberadaan pabrik narkoba di dalam Lembaga Pemasyarakatan Cipinang.

"Jangan sampai ada aparat penegak hukum yang menghalang-halangi proses penyelidikan di Lapas (Cipinang)," kata Oegroseno di Mabes Polri, Selasa (13/8/2013).

Seperti diketahui, Kementerian Hukum dan HAM bersama Direktorat Narkoba Polri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Lapas Cipinang, Jakarta, Selasa (6/8/2013) malam. Mereka menemukan adanya serbuk red fosfor (prekusor sabu) serta mesin pencetak pil ekstasi di bengkel napi.

Dalam sidak itu, Polri kemudian mengamankan seorang staf keamanan lapas berinisial G dan tiga orang napi, yakni AS, HS, dan V. Oegroseno pun meminta agar baik Polri, BNN, maupun Kemenhuk dan HAM dapat meningkatkan kerja sama dalam memberantas peredaran narkoba di dalam lapas.


Jangan sampai, kata Oegroseno, pemberantasan narkoba di lapas hanya sebatas pada penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) saja. "Sebaiknya antara aparat kepolisian dan dirjen pemasyarakatan sama-sama kerja dan bekerja sama. Jadi, tidak setelah bikin MOU selesai, (harus) sama-sama kerja," tandasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X