Kompas.com - 09/06/2013, 01:19 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorErvan Hardoko

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Hajriyanto Y Thohari menilai almarhum Ketua MPR Taufiq Kiemas merupakan tokoh besar yang dimiliki Indonesia. Sebagai pimpinan politik, Taufiq mengayomi semua golongan.

"Semua kelompok, aliran, golongan idelologi apapun menghormati beliau (Taufiq) dan memandang beliau sebagai seniornya," kata Hajriyanto di Jakarta, Minggu ( 9/6/2013 ).

Hajriyanto mengatakan, banyak pihak menjadikan Taufiq sebagai rujukan bagaimana bersikap sebagai negarawan. Meski Taufiq politisi PDI Perjuangan, kata dia, almarhum juga menjadi milik Indonesia.

Hajriyanto meyoroti komitmen Taufiq kepada empat pilar negara, yakni Pancasila, UUD 1945 , NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Taufiq siap melakukan apa saja untuk empat pilar negara meskipun dengan kemampuan fisik yang sudah semakin menurun.

"Semangatnya selalu menyala-nyala manakala sudah berbicara tentang Pancasila. Bagi beliau Pancasila dan NKRI adalah segalanya. Pak Taufiq tidak mentolelir pandangan yang cenderung hanya mengukur secara finansial," kata politisi Partai Golkar itu.

Hajrianto menambahkan, Taufiq kerap berpesan agar sosialisasi empat pilar negara harus tetap dilanjutkan secara masif, sistematis, dan berkesinambungan. Tidak peduli apapun kritik publik terhadap empat pilar. Ia berjanji akan menjalankan pesan tersebut.

"Pak Taufiq benar-benar seorang negarawan. Betapa benarnya hal itu terlebih lagi ketika akhir-akhir ini kita menyaksikan pragmatisme dan materialisme," pungkas Hajriyanto.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    UPDATE 23 April: 6.699.327 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 11.632.251 Dosis Pertama

    UPDATE 23 April: 6.699.327 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 11.632.251 Dosis Pertama

    Nasional
    TNI Fokuskan Cari KRI Nanggala-402 di 9 Titik Utara Celukan Bawang

    TNI Fokuskan Cari KRI Nanggala-402 di 9 Titik Utara Celukan Bawang

    Nasional
    TNI: Pesawat AS P-8 Poseidon Tiba Malam Ini Bantu Cari KRI Nanggala-402

    TNI: Pesawat AS P-8 Poseidon Tiba Malam Ini Bantu Cari KRI Nanggala-402

    Nasional
    Ceritakan Mitigasi Bencana di Jepang, Megawati: Bisa Dilakukan, Asal Gotong Royong

    Ceritakan Mitigasi Bencana di Jepang, Megawati: Bisa Dilakukan, Asal Gotong Royong

    Nasional
    5 Personel Militer Singapura Sudah Merapat ke KRI dr Suharso Bantu Cari Kapal Selam Nanggala

    5 Personel Militer Singapura Sudah Merapat ke KRI dr Suharso Bantu Cari Kapal Selam Nanggala

    Nasional
    Pemimpin Thailand, Laos, dan Filipina Absen di KTT ASEAN soal Myanmar

    Pemimpin Thailand, Laos, dan Filipina Absen di KTT ASEAN soal Myanmar

    Nasional
    Ratusan WN India Masuk Indonesia, Komisi III Minta Imigrasi Tingkatkan Kewaspadaan Izin Masuk WNA

    Ratusan WN India Masuk Indonesia, Komisi III Minta Imigrasi Tingkatkan Kewaspadaan Izin Masuk WNA

    Nasional
    Bicara soal Bencana, Megawati Sebut Jakarta Sangat 'Fragile'

    Bicara soal Bencana, Megawati Sebut Jakarta Sangat "Fragile"

    Nasional
    Jokowi: ASEAN Leaders Meeting Digelar untuk Kepentingan Rakyat Myanmar

    Jokowi: ASEAN Leaders Meeting Digelar untuk Kepentingan Rakyat Myanmar

    Nasional
    Kasus Suap Penyidik KPK, ICW Dorong MKD Proses Etik Azis Syamsuddin

    Kasus Suap Penyidik KPK, ICW Dorong MKD Proses Etik Azis Syamsuddin

    Nasional
    ICW Yakin Penyidik KPK Stepanus Robin Patujju Tidak Bertindak Sendirian

    ICW Yakin Penyidik KPK Stepanus Robin Patujju Tidak Bertindak Sendirian

    Nasional
    Bertemu PM Vietnam, Jokowi Dorong Kesetaraan Akses Vaksin Covid-19

    Bertemu PM Vietnam, Jokowi Dorong Kesetaraan Akses Vaksin Covid-19

    Nasional
    Megawati: Saya Lihat Pemadam Kebakaran Kita, Aduh Kok Kesejahteraannya Begini Ya?

    Megawati: Saya Lihat Pemadam Kebakaran Kita, Aduh Kok Kesejahteraannya Begini Ya?

    Nasional
    TNI Fokus Cari KRI Nanggala di Lokasi Tumpahan Minyak dan Titik Magnetik

    TNI Fokus Cari KRI Nanggala di Lokasi Tumpahan Minyak dan Titik Magnetik

    Nasional
    UPDATE 23 April: Pemerintah Telah Periksa 14.154.141 Spesimen Terkait Covid-19

    UPDATE 23 April: Pemerintah Telah Periksa 14.154.141 Spesimen Terkait Covid-19

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X