Kompas.com - 03/03/2013, 11:10 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta kepada para elite politik dan kelompok-kelompok tertentu agar jangan keluar dari jalur demokrasi. Ia meminta agar jangan ada upaya untuk membuat pemerintahan terguncang. Hal itu dikatakan Presiden di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu ( 3/3/2013 ), menyikapi pantauannya dan laporan Badan Intelijen Negara yang diterima terkait kondisi perpolitikan di Indonesia.

"Saya hanya berharap kepada para elite politik dan kelompok-kelompok tertentu, tetaplah berada dalam koridor demokrasi. Itu sah. Namun, kalau lebih dari itu, apalagi kalau lebih dari sebuah rencana untuk membuat gonjang-ganjing negara kita, untuk membuat pemerintah tidak bisa bekerja, saya khawatir ini justru akan menyusahkan rakyat kita," katanya.

Presiden mengatakan, seharusnya semua pihak menjaga stabilitas politik sepanjang tahun ini dan tahun 2014 agar pemilu 2014 bisa berjalan demokratis, aman, dan tertib. Jika negara terguncang, kata dia, tidak baik untuk kehidupan ke depan.

Presiden lalu kembali menyinggung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif di tengah kemerosotan ekonomi dunia. Pertumbuhan ekonomi Indonesia, kata dia, berada di urutan kedua di negara-negara G-20. Ia meminta semua pihak untuk menjaga hasil itu.

"Jangan sampai dengan sangat susah payah kita menjaga perekonomian kita tetap tumbuh, tapi kemudian harus tercabut karena keadaan dalam negeri yang tidak kondusif. Misalnya stabilitas politik, stabilitas sosial, dan situasi keamanan terganggu akibat hiruk-pikuk politik yang dilakukan oleh sejumlah elite politik dan kelompok-kelompok tertentu. Kalau itu terjadi, rakyat juga yang akan menderita," papar Presiden.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Singgung soal Mafia, Mahfud MD: Aparat Keamanan dan Penegak Hukum Harus Dibenahi Jelang Pemilu

Singgung soal Mafia, Mahfud MD: Aparat Keamanan dan Penegak Hukum Harus Dibenahi Jelang Pemilu

Nasional
3 Panglima Kogabwilhan Akan Dampingi Yudo Margono 'Fit And Proper Test' di DPR

3 Panglima Kogabwilhan Akan Dampingi Yudo Margono "Fit And Proper Test" di DPR

Nasional
Jelang Uji Kelayakan Calon Panglima TNI, Yudo Margono Kumpulkan Eks Panglima dan KSAL

Jelang Uji Kelayakan Calon Panglima TNI, Yudo Margono Kumpulkan Eks Panglima dan KSAL

Nasional
Richard Eliezer ke Ibunya: Saya Merasa Tersiksa, Saya Akan Bicara Jujur

Richard Eliezer ke Ibunya: Saya Merasa Tersiksa, Saya Akan Bicara Jujur

Nasional
Jokowi: Pemilu 2024 Bukan Pekerjaan Mudah

Jokowi: Pemilu 2024 Bukan Pekerjaan Mudah

Nasional
Undur Gelar Perkara Kasus Tambang Ilegal, Bareskrim Akan Tentukan Status Ismail Bolong Hari Ini

Undur Gelar Perkara Kasus Tambang Ilegal, Bareskrim Akan Tentukan Status Ismail Bolong Hari Ini

Nasional
Pengamat Pertanyakan Alasan KPK Tak Langsung Tahan Tersangka meski Sudah Resmi Diumumkan

Pengamat Pertanyakan Alasan KPK Tak Langsung Tahan Tersangka meski Sudah Resmi Diumumkan

Nasional
Jadi Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Pakuan, Dasco Paparkan Orasi Ilmiah tentang 'Pemilu Demokratis'

Jadi Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Pakuan, Dasco Paparkan Orasi Ilmiah tentang "Pemilu Demokratis"

Nasional
Ayah Richard ke Sambo: Jantanlah Bertanggung Jawab, Jangan Korbankan Anak Saya

Ayah Richard ke Sambo: Jantanlah Bertanggung Jawab, Jangan Korbankan Anak Saya

Nasional
Tertekannya Orangtua Bharada E: Melihat Seragamnya Saja Kami Menangis

Tertekannya Orangtua Bharada E: Melihat Seragamnya Saja Kami Menangis

Nasional
KPK Tepis Pendapat yang Sebut Penahanan Hakim Agung Harus atas Perintah Jaksa Agung

KPK Tepis Pendapat yang Sebut Penahanan Hakim Agung Harus atas Perintah Jaksa Agung

Nasional
Orangtua Bharada E: Dia Tulang Punggung Keluarga, Harapan Kita, Terseret Masalah Ini, Hancur Hati

Orangtua Bharada E: Dia Tulang Punggung Keluarga, Harapan Kita, Terseret Masalah Ini, Hancur Hati

Nasional
MK Atur Masa Jeda 5 Tahun buat Eks Napi Maju Caleg, Parpol Diminta Tak Calonkan Mantan Koruptor

MK Atur Masa Jeda 5 Tahun buat Eks Napi Maju Caleg, Parpol Diminta Tak Calonkan Mantan Koruptor

Nasional
Soal Ekonomi Global, Jokowi: Semua Kepala Negara Pusing, Indonesia Tidak

Soal Ekonomi Global, Jokowi: Semua Kepala Negara Pusing, Indonesia Tidak

Nasional
Jokowi: Pemilu 2024 Diselenggarakan di Tengah Situasi Tak Pasti

Jokowi: Pemilu 2024 Diselenggarakan di Tengah Situasi Tak Pasti

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.