Hary Tanoe Mundur, Iklan Nasdem di MNC Group Dihentikan

Kompas.com - 21/01/2013, 15:33 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Bos MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan, dengan keputusannya mundur dari keanggotaan di Partai Nasional Demokrat (Nasdem), iklan partai tersebut di seluruh MNC Group akan dihentikan. Hal itu disampaikannya dalam jumpa pers di Jakarta Pusat, Senin (21/1/2013).

"Terkait iklan tentunya dihentikan," ujar Hary, menjawab pertanyaan wartawan.

Sebelumnya, Hary, yang menjabat Ketua Dewan Pakar DPP Partai Nasdem, menyatakan mundur dari partai tersebut. "Saya menyatakan mundur dalam kapasitas saya sebagai Ketua Dewan Pakar. Mulai hari ini, saya bukan lagi anggota dari Partai Nasdem. Keputusan ini saya lakukan dengan berat hati," kata Hary.

Ia menyatakan, sejak bergabung dengan Partai Nasdem pada 9 Oktober 2011, Hary merasa telah melakukan upaya terbaik, baik energi, pikiran, dana, maupun risiko untuk berpartisipasi membesarkan Partai Nasdem. "Target utamanya lolos verifikasi dan lolos sebagai partai peserta pemilu. Saya merupakan bagian yang ikut meloloskan Nasdem," kata bos MNC Grup ini.

"Keputusan saya ini tidak mengenakkan, tapi pada satu titik saya harus memutuskan ini. Aktivitas politik harus tetap dijalankan. Destiny keterlibatan saya di politik adalah menjadi bagian dari perubahan untuk bangsa Indonesia menjadi lebih baik. Saya ingin ikut andil secara nyata, langsung karena bagaimana pun politik menjadi satu bagian ideologi dan bagian dari masa depan kita," papar Hary.

Perpecahan di tubuh Nasdem mulai merebak ketika beredar kabar adanya faksi di dalam partai itu. Dikabarkan, Surya Paloh yang akan menjadi ketua umum partai itu berseberangan dengan faksi Hary Tanoe. Beberapa waktu lalu, kelompok Surya Paloh memecat Sekjen Garda Pemuda Nasional Demokrat (GPND), Saiful Haq.

Baca juga:
Hary Tanoe: Saya Mundur dari Partai Nasdem
Hary Tanoe Mundur karena Surya Paloh Ingin Jadi Ketua Umum

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Partai Nasdem Pecah
Geliat Politik Jelang 2014

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Tim DVI Polri Imbau Masyarakat Beri Data Lebih Banyak soal Korban SJ 182

    Tim DVI Polri Imbau Masyarakat Beri Data Lebih Banyak soal Korban SJ 182

    Nasional
    BNPB Akan Beri Bantuan Dana untuk Perbaikan Rumah Warga Korban Gempa Sulawesi Barat

    BNPB Akan Beri Bantuan Dana untuk Perbaikan Rumah Warga Korban Gempa Sulawesi Barat

    Nasional
    Kepala BNPB Minta Warga di Wilayah Terdampak Gempa Sulawesi Barat Tak Terpengaruh Hoaks

    Kepala BNPB Minta Warga di Wilayah Terdampak Gempa Sulawesi Barat Tak Terpengaruh Hoaks

    Nasional
    Jubir Vaksin: OTG Tetap Bisa Divaksin Covid-19

    Jubir Vaksin: OTG Tetap Bisa Divaksin Covid-19

    Nasional
    Hari ke-9, Tim DVI Polri Terima 188 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya SJ-182

    Hari ke-9, Tim DVI Polri Terima 188 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya SJ-182

    Nasional
    PMI Kirim 10 Unit Truk Tangki Air Bersih untuk Korban Gempa Sulbar

    PMI Kirim 10 Unit Truk Tangki Air Bersih untuk Korban Gempa Sulbar

    Nasional
    Listyo Sigit, Calon Tunggal Kapolri dan Peta Dukungan di Parlemen

    Listyo Sigit, Calon Tunggal Kapolri dan Peta Dukungan di Parlemen

    Nasional
    BNPB: Banjir dan Longsor di Manado, 500 Jiwa Mengungsi, 5 Orang Tewas

    BNPB: Banjir dan Longsor di Manado, 500 Jiwa Mengungsi, 5 Orang Tewas

    Nasional
    UPDATE Data BNPB: Korban Meninggal Longsor Sumedang 28 Orang

    UPDATE Data BNPB: Korban Meninggal Longsor Sumedang 28 Orang

    Nasional
    UPDATE 17 Januari: Bertambah di Inggris dan Kuwait, Total 2.816 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

    UPDATE 17 Januari: Bertambah di Inggris dan Kuwait, Total 2.816 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

    Nasional
    Periksa Dirut RS Ummi, Polisi: Awalnya Dikatakan Sakit, Ternyata Sehat

    Periksa Dirut RS Ummi, Polisi: Awalnya Dikatakan Sakit, Ternyata Sehat

    Nasional
    DPR RI Soroti Penolakan Digitalisasi Aksara Jawa oleh Lembaga Internet Dunia

    DPR RI Soroti Penolakan Digitalisasi Aksara Jawa oleh Lembaga Internet Dunia

    Nasional
    Listyo Sigit Minta Wejangan ke Sejumlah Mantan Kapolri

    Listyo Sigit Minta Wejangan ke Sejumlah Mantan Kapolri

    Nasional
    BNPB: Jumlah Korban Meninggal Gempa Majene 56 Orang

    BNPB: Jumlah Korban Meninggal Gempa Majene 56 Orang

    Nasional
    Jokowi Teken Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme

    Jokowi Teken Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X