Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mahyudin Minta Nurdin Halid Tak Lagi jadi Panitia Munas

Kompas.com - 03/02/2016, 17:12 WIB
Ihsanuddin

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi senior Partai Golkar Mahyudin meminta Nurdin Halid tak lagi menjadi panitia Munas Rekonsiliasi yang akan segera digelar. Sebab, Nurdin sebelumnya sudah menjadi Steering Commite di Munas Bali.

"Menurut pendapat saya masih banyak kader Golkar yang bisa jadi panitia munas. Saya ingin ada penyegaran," kata Mahyudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/2/2016).

Mahyudin berharap susunan panitia Munas ini bisa dibicarakan secara musyawarah dan mufakat dalam rapat Pleno DPP Partai Golkar hasil Munas Riau besok.

Meski nama Nurdin Halid sudah ditunjuk sebagai Steering Commite dalam pembicaraan Aburizal dan elite Golkar di Melbourne, Australia, namun menurut Mahyudin, itu bukan keputusan final.

(Baca: Di Australia, Aburizal Bahas Strategi dan Siapkan Nurdin Halid Jadi Panitia Munas)

"Kalau masih mau maen paksa ya bubar saja.Kami kan enggak mau maen paksa, makanya ada rapat. Kita cari solusi. Enggak usah Munas kalau maksa," kata Wakil Ketua MPR ini.

Siapapun yang terpilih sebagai panitia penyelenggara Munas nanti, Mahyudin berharap mereka bisa menyelenggarakan Munas secara adil dan demokratis. Dengan begitu, tak ada lagi konflik yang muncul di tubuh partai berlambang pohon beringin itu.

"Kalau ribut lagi engak usah Munas. Kalau dipaksain pasti ribut lagi," ucapnya.

(Baca: Agung Laksono: Panitia Munas Dibentuk di Indonesia, Bukan di Luar Negeri)

Aburizal sebelumnya mengajak sejumlah elite Golkar hasil Munas Bali menonton tennis di Melbourne, Australia.

Namun, terselip juga pembicaraan mengenai strategi penyelenggaraan Munas. Theo L Sambuaga disiapkan untuk posisi Ketua Penyelenggara, Nurdin Halid untuk Ketua Steering Committee, dan Yorrys Raweyai untuk posisi Ketua Organizing Committee.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggal 22 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 22 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Veteran Perang Jadi Jemaah Haji Tertua, Berangkat di Usia 110 Tahun

Veteran Perang Jadi Jemaah Haji Tertua, Berangkat di Usia 110 Tahun

Nasional
Salim Said Meninggal Dunia, PWI: Indonesia Kehilangan Tokoh Pers Besar

Salim Said Meninggal Dunia, PWI: Indonesia Kehilangan Tokoh Pers Besar

Nasional
Indonesia Perlu Kembangkan Sendiri 'Drone AI' Militer Untuk Cegah Kebocoran Data

Indonesia Perlu Kembangkan Sendiri "Drone AI" Militer Untuk Cegah Kebocoran Data

Nasional
Tokoh Pers Salim Said Meninggal Dunia

Tokoh Pers Salim Said Meninggal Dunia

Nasional
Sekjen PBB: Yusril Akan Mundur dari Ketum, Dua Nama Penggantinya Mengerucut

Sekjen PBB: Yusril Akan Mundur dari Ketum, Dua Nama Penggantinya Mengerucut

Nasional
Sekjen DPR Gugat Praperadilan KPK ke PN Jaksel

Sekjen DPR Gugat Praperadilan KPK ke PN Jaksel

Nasional
Gaduh Kenaikan UKT, Pengamat: Jangan Sampai Problemnya di Pemerintah Dialihkan ke Kampus

Gaduh Kenaikan UKT, Pengamat: Jangan Sampai Problemnya di Pemerintah Dialihkan ke Kampus

Nasional
15 Tahun Meneliti Drone AI Militer, 'Prof Drone UI' Mengaku Belum Ada Kerja Sama dengan TNI

15 Tahun Meneliti Drone AI Militer, "Prof Drone UI" Mengaku Belum Ada Kerja Sama dengan TNI

Nasional
Pengembangan Drone AI Militer Indonesia Terkendala Ketersediaan 'Hardware'

Pengembangan Drone AI Militer Indonesia Terkendala Ketersediaan "Hardware"

Nasional
Indonesia Harus Kembangkan 'Drone AI' Sendiri untuk TNI Agar Tak Bergantung ke Negara Lain

Indonesia Harus Kembangkan "Drone AI" Sendiri untuk TNI Agar Tak Bergantung ke Negara Lain

Nasional
Tak Kunjung Tegaskan Diri Jadi Oposisi, PDI-P Dinilai Sedang Tunggu Hubungan Jokowi dan Prabowo Renggang

Tak Kunjung Tegaskan Diri Jadi Oposisi, PDI-P Dinilai Sedang Tunggu Hubungan Jokowi dan Prabowo Renggang

Nasional
Tingkatkan Kapasitas SDM Kelautan dan Perikanan ASEAN, Kementerian KP Inisiasi Program Voga

Tingkatkan Kapasitas SDM Kelautan dan Perikanan ASEAN, Kementerian KP Inisiasi Program Voga

Nasional
9 Eks Komisioner KPK Surati Presiden, Minta Jokowi Tak Pilih Pansel Problematik

9 Eks Komisioner KPK Surati Presiden, Minta Jokowi Tak Pilih Pansel Problematik

Nasional
Tak Undang Jokowi di Rakernas, PDI-P Pertegas Posisinya Menjadi Oposisi

Tak Undang Jokowi di Rakernas, PDI-P Pertegas Posisinya Menjadi Oposisi

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com