Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tanggal 22 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Kompas.com - 19/05/2024, 02:00 WIB
Tari Oktaviani

Penulis

KOMPAS.com – Tanggal 22 Mei 2024 jatuh pada hari Rabu. Tanggal ini diperingati sebagai Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia.

Selain itu, terdapat pula peringatan dan perayaan lain pada hari ini. Berikut beberapa peringatan yang jatuh pada 22 Mei 2024.

Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia

Setiap tanggal 22 Mei diperingati sebagai Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia.

Hari ini ditetapkan oleh PBB pada tahun 2000. Tujuan adanya hari ini yakni untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran manusia akan pentingnya keanekaragaman hayati.

Mahluk hidup dan tumbuhan di dunia ini berperan penting akan keberlangsungan kehidupan.

Hari Keanekaragaman Hayati atau IDB pertama kali diluncurkan setelah berlakunya Konvensi Keanekaragaman Hayati.

Setiap tahunnya Indonesia memiliki tema yang berbeda-beda dalam merayakan hari ini.

Melansir dari situs resmi International Day for Biodiversity, tema pada tahun 2024 ini adalah “Jadilah Bagian dari Rencana” yang merupakan seruan tindakan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menghentikan dan membalikkan hilangnya keanekaragaman hayati dengan mendukung penerapan Kerangka Keanekaragaman Hayati Global Kunming-Montreal.

Rencana Keanekaragaman Hayati ini memiliki peran dari berbagai pemangku kepentingan mulai dari Pemerintah, masyarakat adat dan komunitas lokal, organisasi non-pemerintah, anggota parlemen, dunia usaha, dan individu.

Tahun ini perayaan IDB akan bertepatan dengan dua pertemuan Subsidiary Bodies of the Convention on Biological Diversity yang keduanya berlangsung di Nairobi.

Di dalam negeri sendiri biasanya juga akan diadakan kegiatan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan organisasi terkait.

Hari Preeklampsia Sedunia

Hari Preeklampsia Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 22 Mei.

Preklampsia merupakan indikasi berbahaya pada ibu hamil karena memiliki tekanan darah tinggi.

Preeklampsia biasanya dimulai setelah usia kehamilan 20 minggu pada wanita yang tekanan darahnya telah normal namun berakhir tinggi setelahnya.

Jika tidak ditangani dengan baik preeklampsia bisa mengancam nyama ibu hamil dan bayinya. Meski jarang ada gejalanya namun preeklampsia bisa ditandai dengan tekanan darah tinggi saat ditensi.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com