Senin Pagi, Syahrini Kembali Diperiksa sebagai Saksi Kasus First Travel - Kompas.com

Senin Pagi, Syahrini Kembali Diperiksa sebagai Saksi Kasus First Travel

Estu Suryowati
Kompas.com - 09/10/2017, 09:50 WIB
Penyanyi Syahrini diperiksa oleh Bareskrim Mabes Polri sebagai saksi atas kasus dugaan penipuan oleh First Travel di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2017).KOMPAS.com/Tri Susanto Setiawan Penyanyi Syahrini diperiksa oleh Bareskrim Mabes Polri sebagai saksi atas kasus dugaan penipuan oleh First Travel di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bareskrim Polri kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap penyanyi Syahrini sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan oleh penyelenggara perjalanan ibadah umrah First Travel, pada hari ini, Senin (9/10/2017).

Rencananya Syahrini akan didampingi oleh kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea.

Sebelumnya, Syahrini telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus ini pada Rabu (27/9/2017).

Saat dikonfirmasi, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak membenarkan pemeriksaan terhadap Syahrini pada hari ini. 

"Rencananya begitu," kata Herry, kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Senin pagi.

Baca: Ini yang Digali Polisi dari Artis-artis yang Promosikan First Travel

Menurut Herry, agenda pemeriksaan Syahrini pada hari ini masih melanjutkan pemeriksaan sebelumnya.

Penyidik sebelumnya menjadwal ulang pemeriksaan terhadap Syahrini sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan oleh agen perjalanan umrah First Travel.

Syahrini sedianya diperiksa pada Rabu (4/10/2017). Namun, karena ada kesibukan, Syahrini meminta penundaan hingga pekan ini.

"Setelah dikonfirmasi, Syahrini minta ditunda hari Senin (9/10/2017) yang akan datang," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul melalui keterangan tertulis, Kamis (5/10/2017).

Martinus mengatakan, Syahrini dipastikan datang pada Senin ini untuk melanjutkan pemeriksaannya yang belum selesai.

Baca juga: Periksa Syahrini dalam Kasus First Travel, Ini yang Disasar Polisi

Pemeriksaan Syahrini sebelumnya dihentikan di tengah jalan lantaran dirinya harus menghadiri kegiatan yang tak bisa dibatalkan.

"Hari Senin akan dikosongkan jadwal keartisan dia supaya fokus di BAP-nya," kata Martinus.

Syahrini merupakan salah satu artis yang mempromosikan paket murah First Travel.

Ia menjalankan ibadah umrah bersama 12 keluarganya pada Maret 2017.

Syahrini mendapatkan jatah diskon berupa potongan harga dengan hanya membayar setengah dari harga penuh. Sedangkan keluarganya, kata dia, membayar secara penuh.

"Jadi tidak ada yang, satu kali lagi, saya makan uang jemaah. Apabila saya mengetahui First Travel yang suka makan uang jemaah, Naudzubillahimindzalik, tak mungkin saya kerja sama dengan travel ini," kata Syahrini.

Syahrini mengaku tidak mengenal bos First Travel, Andika Surachman. Andika, yang merupakan direktur utama agen perjalanan itu, telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

"Saya tidak kenal baik, saya hanya kenal satu kali (Andika) di airport saat mau berangkat. Jadi jangan mengait-kaitkan saya dengan tersangka," kata Syahrini.

Kompas TV Alasan Sibuk, Syahrini Mangkir dari Pemeriksaan Bareskrim

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisEstu Suryowati
EditorInggried Dwi Wedhaswary
Komentar

Terkini Lainnya

Setya Novanto dan Para Loyalisnya yang Mulai 'Berguguran'...

Setya Novanto dan Para Loyalisnya yang Mulai "Berguguran"...

Nasional
Kadishub DKI Rayu Sopir Angkot Tanah Abang Ikut OK Otrip

Kadishub DKI Rayu Sopir Angkot Tanah Abang Ikut OK Otrip

Megapolitan
Kepala SMK Kaget Dua Siswanya Bunuh Sopir Taksi 'Online'

Kepala SMK Kaget Dua Siswanya Bunuh Sopir Taksi "Online"

Regional
Cegah Wabah Berulang, Jokowi Janji Bangun Infrastruktur di Asmat

Cegah Wabah Berulang, Jokowi Janji Bangun Infrastruktur di Asmat

Nasional
100 Hari Kerja Anies-Sandi, Terbentuknya Komite Pencegahan Korupsi dan Harmonisasi Regulasi

100 Hari Kerja Anies-Sandi, Terbentuknya Komite Pencegahan Korupsi dan Harmonisasi Regulasi

Megapolitan
'Saya Tanam Jambu agar Warga yang Lewat Bisa Makan, Saya Dapat Pahala'

"Saya Tanam Jambu agar Warga yang Lewat Bisa Makan, Saya Dapat Pahala"

Regional
Diduga Edarkan Narkoba, Oknum Polisi Riau dan Istrinya Ditangkap

Diduga Edarkan Narkoba, Oknum Polisi Riau dan Istrinya Ditangkap

Regional
Jakarta Selatan dan Timur Berpotensi Hujan Deras Disertai Petir dan Angin Kencang

Jakarta Selatan dan Timur Berpotensi Hujan Deras Disertai Petir dan Angin Kencang

Megapolitan
Gempa 4,9 Magnitudo Guncang Pulau Seram, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Gempa 4,9 Magnitudo Guncang Pulau Seram, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Regional
Jusuf Kalla: Kalau Sekjen Golkar Sekarang Jenderal, Itu Tak Lepas dari Masa Lalu

Jusuf Kalla: Kalau Sekjen Golkar Sekarang Jenderal, Itu Tak Lepas dari Masa Lalu

Nasional
Tabrakan Pesawat dan Helikopter di Jerman, Empat Tewas

Tabrakan Pesawat dan Helikopter di Jerman, Empat Tewas

Internasional
Satu Orang Meninggal akibat Gempa, Pangdam Siliwangi Kerahkan Bantuan Pasukan

Satu Orang Meninggal akibat Gempa, Pangdam Siliwangi Kerahkan Bantuan Pasukan

Regional
Sejumlah Warga Nunukan Nekat Berfoto dengan Buaya Liar

Sejumlah Warga Nunukan Nekat Berfoto dengan Buaya Liar

Regional
Lion Air Bebaskan Biaya Tiket Pesawat untuk Peserta Kongres HMI di Ambon

Lion Air Bebaskan Biaya Tiket Pesawat untuk Peserta Kongres HMI di Ambon

Regional
Dilaporkan Hilang, Potongan Tubuh Perempuan Ditemukan di Dalam Panci

Dilaporkan Hilang, Potongan Tubuh Perempuan Ditemukan di Dalam Panci

Internasional

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM