Ini yang Digali Polisi dari Artis-artis yang Promosikan First Travel Halaman 1 - Kompas.com

Ini yang Digali Polisi dari Artis-artis yang Promosikan First Travel

Ambaranie Nadia Kemala Movanita
Kompas.com - 06/10/2017, 07:50 WIB
Penyanyi Syahrini diperiksa oleh Bareskrim Mabes Polri sebagai saksi atas kasus dugaan penipuan oleh First Travel di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2017).KOMPAS.com/Tri Susanto Setiawan Penyanyi Syahrini diperiksa oleh Bareskrim Mabes Polri sebagai saksi atas kasus dugaan penipuan oleh First Travel di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik telah memeriksa dua artis sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan oleh biro perjalanan umrah First Travel. Mereka adalah penyanyi Syahrini dan Vicky Shu, yang diperiksa pada hari yang berbeda.

Rencananya, pekan depan Ria Irawan juga akan menyusul diperiksa.

Pemeriksaan berkaitan dengan promosi atau endorse yang dilakukan para artis atas promo paket perjalanan umrah murah oleh perusahaan tersebut.

Pada akhir 2016, First Travel tersebut membuat paket promosi umrah murah dengan biaya Rp 14,3 juta perorang. Harga ini jauh di bawah ketetapan Kementerian Agama, yakni sekitar Rp 21 juta. Selain itu, First Travel juga membuat paket promo Ramadhan selama bulan puasa 2017.

Syahrini pergi umrah bersama keluarganya menggunakan jasa First Travel pada Maret 2017. Ia mengaku mendapatkan jatah diskon berupa potongan harga dengan hanya membayar setengah dari harga penuh. Sedangkan keluarganya, kata dia, membayar secara penuh.

"Jadi tidak ada yang satu kali lagi saya makan uang jemaah. Apabila saya mengetahui First Travel yang suka makan uang jemaah, Naudzubillahi min dzalik, tak mungkin saya kerja sama dengan travel ini," kata Syahrini.

(Baca juga: Periksa Syahrini dalam Kasus First Travel, Ini yang Disasar Polisi)

Meski begitu, Syahrini mengaku tidak mengenal bos First Travel, Andika Surachman. Andika, yang merupakan direktur utama agen perjalanan itu, telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

"Saya tidak kenal baik, saya hanya kenal satu kali (Andika) di airport saat mau berangkat. Jadi jangan mengait-kaitkan saya dengan tersangka," kata Syahrini.

Sementara itu, Vicky yang diperiksa beberapa hari berikutnya mengaku tidak melakukan kontrak dengan First Travel saat umrah. Bahkan, ia dua kali menggunakan jasa biro perjalanan tersebut.

Vicky menjadi jemaah reguler pada akhir tahun 2015. Setelah itu, ia kembali umrah pada awal 2017. Ia tak menampik banyak agen perjalanan yang mendekatinya untuk meminta dipromosikan. Namun, Vicky menolaknya karena ingin murni beribadah.

"Boleh dicek di akun saya. Saya saja enggak terima endorse itu. Saya biasanya lebih review," kata Vicky.

Page:
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisAmbaranie Nadia Kemala Movanita
EditorBayu Galih
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM