Agus Yudhoyono Minta Anies-Sandi Upayakan Rekonsiliasi Warga DKI - Kompas.com

Agus Yudhoyono Minta Anies-Sandi Upayakan Rekonsiliasi Warga DKI

Robertus Belarminus
Kompas.com - 29/07/2017, 21:56 WIB
Pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta nomor urut 1, Agus Yudhoyono-Sylviana Murni, dalam debat terakhir di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (10/2/2017). Debat yang terdiri dari enam segmen ini memiliki subtema pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, anti-narkotika, dan kebijakan untuk disabilitas.KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta nomor urut 1, Agus Yudhoyono-Sylviana Murni, dalam debat terakhir di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (10/2/2017). Debat yang terdiri dari enam segmen ini memiliki subtema pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, anti-narkotika, dan kebijakan untuk disabilitas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan calon Gubernur DKI Agus Harimurti Yudhoyono meminta pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno melakukan rekonsiliasi warga Jakarta yang terbelah setelah Pilkada DKI 2017.

"Saya telah menitipkan pesan terhadap pemimpin baru Jakarta, untuk dapat mengambil langkah-langkah terbaik demi terwujudnya rekonsiliasi," kata Agus saat memberikan orasi kebudayaan dalam acara 'Malam Budaya Manusia Bintang 2017' yang diselenggarakan Rakyat Merdeka Online, di Hotel Arya Duta, di Tugu Tani, Jakarta Pusat, Sabtu (29/7/2017).

Agus menilai, Pilkada DKI sebagai ujian demokrasi dan kebangsaan. Hanya karena Pilkada, kata dia, bangsa Indonesia seolah terbelah jadi dua kubu yang saling berhadap-hadapan.

(baca: Partai Demokrat Belum Pasti Ajukan Agus Yudhoyono untuk Pilpres 2019)

Sebagai salah satu kontestan Pilkada DKI, Agus mengaku, merasakan betul kerasnya kompetisi.

Karenanya, ia mengaku sudah menitipkan pesan kepada pemimpin Jakarta terpilih, untuk melakukan rekonsiliasi.

Pada orasi itu, Agus banyak membicarakan mengenai pentingnya kebhinekaan dan persatuan. Bangsa Indonesia, kata Agus, ditakdirkan memiliki kemajemukan.

Secara alami, perbedaan yang ada dalam kemajemukan itu, menurut Agus, bisa menjadi komplikasi.

(baca: Apa yang Dilakukan Agus Yudhoyono dalam Pertemuan SBY-Prabowo?)

Namun, hal itu akan berbalik jika kemajemukan itu dirawat dengan baik sehingga bisa menjadi suatu kekuatan yang dasyat.

"Oleh karena itu, mari kita tidak habiskan energi untuk mencari perbedaan di antara kita. Tidak akan ada habisnya," ujar Agus.

Tetapi, lanjut Agus, perbedaan itu harus disyukuri dan dirangkul. Inilah yang dianggapnya semangat Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

"Kita harus bersatu dalam keberagaman," ujar Agus.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisRobertus Belarminus
EditorSandro Gatra
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM