Selasa, 23 September 2014

News / Nasional

"Sulit Mencari Sosok seperti Pak Taufiq..."

Sabtu, 15 Juni 2013 | 13:26 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com  Tepat seminggu kepergian Taufiq Kiemas, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) belum menentukan pengganti untuk mengisi posisi ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) menggantikan Taufiq. Ketua DPP PDI-P Maruarar Sirait masih enggan membicarakan siapa calon pengganti Taufiq.

"Kita pada waktunya akan mengumumkan, tetapi tidak sekarang karena tidak etis," kata Maruarar di Jakarta, Sabtu (15/6/2013).

Menurutnya, mencari sosok yang serupa Taufiq bukanlah perkara yang mudah. Taufiq merupakan figur yang dapat menjaga silaturahim meskipun berbeda pandangan politik dengan pemerintah.

"Berbeda generasi dengan anak muda, fraksi, termasuk dengan orang yang berbeda dengan aliran dalam berpolitik, bisa bersatu. Saya pikir mencari figur seperti Pak Taufiq mungkin sangat sulit, kita carilah yang mendekati," ungkap Maruarar.

Anggota DPR yang biasa disapa Ara ini membantah adanya sejumlah nama yang sudah disiapkan sebagai pengganti Taufiq. Mengenai kapan PDI-P akan memilih calon pengganti Taufiq, Ara mengatakan hal tersebut akan menjadi keputusan Megawati Soekarnoputri selaku ketua umum partai.

"Pasti beliau (Mega) akan mempertimbangkan secara bijaksana dalam berbagai aspek penting, seperti spirit pluralisme, spirit Pancasila. Itu harus diteruskan dan pasti saya katakan bagaimana untuk mencari figur seperti Pak TK itu ditemukan yang pasti Pancasila itu harus dijalankan," ungkapnya.

Seperti diberitakan, Taufiq Kiemas meninggal dunia pada Sabtu (8/6/2013) malam di sebuah rumah sakit di Singapura karena penyakit yang dideritanya. Jenazahnya tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (9/6/2013) pagi, dan dimakamkan secara militer di TMP Kalibata, Jakarta Selatan. Untuk mengisi posisi ketua MPR yang kosong setelah ditinggalkan Taufiq, PDI-P sedianya memiliki waktu sekitar satu bulan.


Penulis: Icha Rastika
Editor : Caroline Damanik