Jumat, 31 Oktober 2014

News / Nasional

Menhub Minta Keluarga Ikhlas Melepas Jenazah

Rabu, 23 Mei 2012 | 11:00 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan RI, EE Mangindaan, meminta pihak keluarga korban Sukhoi Superjet 100 agar tabah melepas jenazah. Keluarga diminta ikhlas dan selalu mendoakan anggota keluarganya yang telah menjadi korban kecelakaan pesawat asal Rusia tersebut.

"Bagi keluarga yang ditinggalkan kami doakan agar diberi ketabahan, kesabaran, kekuatan lahir dan batin untuk menerima musibah ini dengan penuh iman dan tawakal," ungkap Mangindaan, Rabu (23/5/2012), dalam ucapan bela sungkawanya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Mangindaan menuturkan peristiwa jatuhnya pesawat Sukhoi merupakan peristiwa yang tidak diinginkan. Bangsa Indonesia, lanjutnya, telah kehilangan sejumlah putra putri terbaiknya di bidang kedirgantaraan, penerbangan, dan jurnalistik.

"Takdir sudah berkata lain. Saya berharap kepada keluarga korban dapat menerima jenazah dengan ikhlas untuk selanjutnya bisa dikebumikan sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing," imbuh Mangindaan.

Sebelumnya, sebanyak 45 peti jenazah sudah diserahterimakan dari pihak tim Disaster and Victim (DVI) Mabes Polri yang diwakili Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri, Brigadir Jenderal Ahmad Mussadeq kepada Badan SAR Nasional yang diwakili Kepala Basarnas Marsekal Madya Soedaryatmo di Bandara Halim Perdana Kusuma. Selanjutnya, jenazah akan dibawa ke rumah duka atau pun langsung dikebumikan.


Penulis: Sabrina Asril
Editor : A. Wisnubrata