Jumat, 24 Maret 2017

Nasional

NU Jatim Menolak Perayaan HUT Israel

Jumat, 13 Mei 2011 | 18:40 WIB

Surabaya, KOMPAS.com — Nahdlatul Ulama Jawa Timur menolak segala bentuk perayaan ulang tahun Israel yang rencananya akan diselenggarakan hari Sabtu (14/5/2011). Menurut Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama  Jatim KH Mutawakkil 'Alallah, perayaan yang digelar umat Yahudi tersebut dikhawatirkan memancing tindakan anarkis mayoritas Muslim di Jatim.

"Perayaan tersebut sangat sensitif mengingat mayoritas penduduk Jatim adalah Muslim, yang pemahaman Islam-nya cukup kuat," kata Mutawakkil, Jumat (13/5/2011) di Surabaya.

Ia khawatir, jika perayaan itu tetap diizinkan, hal itu akan menyimpan kepentingan politik yang merugikan negara. Apalagi sebelumnya, Indonesia dalam forum Perserikatan Bangsa-Bangsa atas nama kemanusiaan mengecam tindakan Israel terhadap Palestina.

Sementara Ketua PW Muhammadiyah Jatim Tohir Luth menyatakan tidak begitu tertarik menyikapi rencana perayaan HUT Israel. Muhammadiyah, menurut Tohir, lebih fokus pada pengembangan masyarakat sebagai bentuk kontribusi kepada negara.

Meski begitu, pihaknya tetap mengkhawatirkan jika pemerintah tidak bertindak tegas karena secara perlahan akan menciptakan masalah baru. "Pemerintah seharusnya memberi perlakuan khusus kepada warga yang negaranya belum berdaulat," ujarnya.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Nasru Alam Aziz