Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Beri Pesan ke Pendukung, Anies: Jaga Stamina, Perjuangan Masih Panjang

Kompas.com - 23/04/2024, 06:37 WIB
Singgih Wiryono,
Dani Prabowo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan memberikan pesan kepada pendukungnya untuk tetap menjaga stamina dalam memperjuangkan perubahan.

Dia juga sekaligus mengucapkan terimakasih karena telah mendukungnya sampai sejauh ini.

"Tetap semangat, jaga stamina, perjuangan masih panjang, izinkan kami menyampaikan terimakasih," katanya dalam keterangan video, Senin (22/4/2024).

Anies juga mengatakan, pemilihan presiden kali ini dipenuhi dengan warna baru anak muda.

Meskipun kalah, ia merasakan pesan optimisme dan kreativitas yang dilahirkan dari generasi baru.

Baca juga: Lanjutkan Silaturahim ke PKB, Anies Mengaku Belum Bahas Langkah Politik ke Depan

"Terimakasih telah menjadikan pilpres kali ini yang menyenangkan, mencerahkan dan tidak kalah penting adalah mencerdaskan," kata Anies.

Kampanye yang dibuat sepanjang pilpres dinilai Anies adalah perspektif baru arah Indonesia di masa depan.

Sebab itu, kata Anies, proses yang terjadi yang tampak kotor dan berujung kekecewaan, tidak harus dibarengi dengan keputusasaan.

"Begitu banyak cita-cita besar yang dapat diperjuangkan melalui jalan politik. Bisa saat ini kondisinya masih begitu mengecewakan, justru ini adalah tanda, ini adalah pengingat, bahwa perlu semakin banyak dari kita semua yang mau berjuang di jalan politik," ucap Anies.

Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 ini berharap, kompetensi, integritas yang lahir dari proses pemilu ini akan menemukan jalan perjuangannya sendiri.

"Jalan perjuangan masih terbentang panjang, sepanjang usia republik ini," tandasnya.

Sebagai informasi, capres nomor urut 1 Anies Baswedan berpasangan dengan cawapres Muhaimin Iskandar dalam Pilpres 2024.

Ia menempati posisi kedua dengan 24,95 persen dari total suara sah, berada di atas pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dengan suara 16,47 persen.

Baca juga: Gugatan Anies dan Ganjar Ditolak, Prabowo: Terima Kasih kepada MK yang Sudah Jalankan Tugas Berat

Sedangkan pemenang pemilu, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka meraih suara 58,58 persen dari total suara sah.

Hasil pilpres ini sempat disengketakan oleh Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud ke Mahkamah Konstitusi (MK) dengan tuntutan diskualifikasi Prabowo-Gibran dan dilakukan pemungutan suara ulang.

MK kemudian memutus sengketa itu pada 22 April 2024 dengan menolak seluruh permohonan para pemohon.

Baca juga: Prabowo Bersyukur MK Tolak Gugatan Anies dan Ganjar

Dengan ditolaknya gugatan, Prabowo-Gibran resmi menjadi pasangan capres-cawapres pemenang Pilpres 2024.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

APEC 2024, Mendag Zulhas Sebut Indonesia-Korsel Sepakati Kerja Sama di Sektor Mobil Listrik dan IKN

APEC 2024, Mendag Zulhas Sebut Indonesia-Korsel Sepakati Kerja Sama di Sektor Mobil Listrik dan IKN

Nasional
Kebebasan Pers Vs RUU Penyiaran: Tantangan Demokrasi Indonesia

Kebebasan Pers Vs RUU Penyiaran: Tantangan Demokrasi Indonesia

Nasional
Tanggapi Keluhan Warga, Mensos Risma Gunakan Teknologi dalam Pencarian Air Bersih

Tanggapi Keluhan Warga, Mensos Risma Gunakan Teknologi dalam Pencarian Air Bersih

Nasional
Profil Fahri Bachmid Gantikan Yusril Ihza Mahendra Jadi Ketum PBB

Profil Fahri Bachmid Gantikan Yusril Ihza Mahendra Jadi Ketum PBB

Nasional
Ibu Negara Beli Batik dan Gelang di UMKM Mitra Binaan Pertamina

Ibu Negara Beli Batik dan Gelang di UMKM Mitra Binaan Pertamina

Nasional
GWK Jadi Lokasi Jamuan Makan Malam WWF Ke-10, Luhut: Sudah Siap Menyambut Para Tamu

GWK Jadi Lokasi Jamuan Makan Malam WWF Ke-10, Luhut: Sudah Siap Menyambut Para Tamu

Nasional
Hujan Kritik ke DPR dalam Sepekan karena Pembahasan 3 Aturan: RUU MK, Penyiaran, dan Kementerian

Hujan Kritik ke DPR dalam Sepekan karena Pembahasan 3 Aturan: RUU MK, Penyiaran, dan Kementerian

Nasional
Yusril Ihza Mahendra Mundur dari Ketum PBB, Digantikan Fahri Bachmid

Yusril Ihza Mahendra Mundur dari Ketum PBB, Digantikan Fahri Bachmid

Nasional
PDI-P Dianggap Tak Solid, Suara Megawati dan Puan Disinyalir Berbeda

PDI-P Dianggap Tak Solid, Suara Megawati dan Puan Disinyalir Berbeda

Nasional
Jokowi Disebut Titipkan 4 Nama ke Kabinet Prabowo, Ada Bahlil hingga Erick Thohir

Jokowi Disebut Titipkan 4 Nama ke Kabinet Prabowo, Ada Bahlil hingga Erick Thohir

Nasional
Akan Mundur dari PBB, Yusril Disebut Bakal Terlibat Pemerintahan Prabowo

Akan Mundur dari PBB, Yusril Disebut Bakal Terlibat Pemerintahan Prabowo

Nasional
Yusril Bakal Mundur dari Ketum PBB demi Regenerasi

Yusril Bakal Mundur dari Ketum PBB demi Regenerasi

Nasional
Hendak Mundur dari Ketum PBB, Yusril Disebut Ingin Ada di Luar Partai

Hendak Mundur dari Ketum PBB, Yusril Disebut Ingin Ada di Luar Partai

Nasional
[POPULER NASIONAL] Anies Dikritik karena Ingin Rehat | Revisi UU Kementerian Negara Disetujui, RUU Perampasan Aset Hilang

[POPULER NASIONAL] Anies Dikritik karena Ingin Rehat | Revisi UU Kementerian Negara Disetujui, RUU Perampasan Aset Hilang

Nasional
Tanggal 22 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 22 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com