Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Gelar Peninjauan di Pelabuhan Panjang dan Bakauheni, Jasa Raharja Pastikan Kelancaran Arus Balik di Wilayah Lampung

Kompas.com - 16/04/2024, 10:34 WIB
Ikhsan Fatkhurrohman Dahlan,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Jasa Raharja Harwan Muldidarmawan melaksanakan peninjauan arus balik angkutan lebaran di Provinsi Lampung, Minggu (14/4/2024).

Agenda peninjauan tersebut juga dihadiri oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, dan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Irjen Pol Aan Suhanan.

Rombongan berangkat menggunakan helikopter dari Bandara Halim Perdanakusuma dan mendarat di helipad Dermaga VI Pelabuhan Bakauheni.

Sesampainya di sana, rombongan langsung melakukan peninjauan arus balik dari war room di kantor PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Indonesia Ferry (ASDP) dan dilanjutkan dengan kunjungan ke posko angkutan Lebaran, kapal, dan dermaga.

Kegiatan serupa juga dilakukan di Pelabuhan Panjang. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Provinsi Lampung Irjen Pol Helmy Santika, Gubernur Provinsi Lampung Arinal Djunaidi, serta Direktur Utama PT ASDP Ira Puspadewi.

Baca juga: Ini Alasan Jasa Raharja Tetap Berikan Santunan Keluarga Korban Kecelakaan KM 58 Meski Terindikasi Travel Gelap

Dalam agenda peninjauan tersebut, Harwan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya seluruh stakeholder dalam meningkatkan keselamatan pemudik.

“Ini merupakan salah satu wujud komitmen pemerintah dan instansi terkait untuk memastikan proses arus balik lebaran berjalan lancar dan aman. Sesuai dengan semangat yang dicanangkan bahwa mudik tahun ini bertemakan ‘Mudik Ceria Penuh Makna’,” ujar Harwan melalui siaran persnya, Selasa (16/4/2024).

Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan mengurangi risiko kecelakaan pada mudik Idul Fitri 1445 Hijriah, Jasa Raharja telah melakukan langkah-langkah strategis dalam peningkatan keselamatan transportasi.

Di samping menggelar mudik gratis, Jasa Raharja juga menyiagakan 2.000 personel siaga pelayanan di 29 kantor cabang, monitoring data laka secara real-time dan rumah sakit, menyiagakan mobil unit keselamatan lalu lintas (MUKL) di 102 cabang dan perwakilan di seluruh Indonesia, serta berkontribusi secara aktif di 22 pos pelayanan terpadu di wilayah Jawa dan Sumatera.

Baca juga: Jasa Raharja Beri Santunan Rp 50 Juta untuk Ahli Waris Korban Kecelakaan Km 58 Tol Cikampek

“Berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pengamanan dan pelayanan mudik serta socio-engineering untuk mengedukasi pengendara dalam berkeselamatan lalu lintas, juga terus kami lakukan bersama seluruh stakeholder terkait,” tambah Harwan.

Turut memberikan tanggapan, Menko PMK Muhadjir Effendy mengungkapkan, pemerintah telah memperbaiki sistem di berbagai lini untuk menghadapi arus balik lebaran 2024.

“Ini semata-mata agar kami memberikan pelayanan semakin baik kepada mereka yang melakukan perjalanan arus balik,” tuturnya.

Akan tetapi, Muhadjir mengatakan, ada beberapa faktor determinan yang tidak bisa direkayasa secara maksimal yakni keadaan cuaca dan gelombang.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Jasa Raharja Harwan Muldidarmawan saat meninjau arus balik di Pelabuhan Panjang dan Bakauheni, Minggu (14/4/2024)DOK. Humas Jasa Raharja Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Jasa Raharja Harwan Muldidarmawan saat meninjau arus balik di Pelabuhan Panjang dan Bakauheni, Minggu (14/4/2024)

Baca juga: Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Kecelakaan di Km 370 A Tol Batang-Semarang

“Mudah-mudahan cuaca dan gelombang pada arus balik ini baik-baik saja, sehingga tidak akan mengganggu timeline yang sudah disepakati oleh semua stakeholder. Dengan demikian, arus balik bisa dinikmati oleh para pemudik,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menhub Budi Karya Sumadi mengaku pihaknya menambah jumlah perjalanan kapal untuk melayani penumpang dan kendaraan arus balik dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa untuk memastikan layanan penyeberangan tetap berlangsung lancar ketika terjadi lonjakan penumpang yang signifikan.

"Kalau kemarin itu 131 kali di Pelabuhan Bakauheni, akan menjadi 146 kali trip. Waktu berlabuh kapal di pelabuhan juga terus dipantau melalui sistem yang tersedia. Apabila kapal bersandar melampaui 45 menit, harus jalan," ujarnya.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan, mengingatkan pengendara, baik roda dua maupun roda empat agar tetap menjaga stamina saat perjalanan arus balik.

Baca juga: Jasa Raharja Serahkan Santunan Meninggal Dunia kepada Ahli Waris Korban Laka Km 58 yang Teridentifikasi

"Jangan euforia dari Bakauheni turun di Merak lancar, langsung ngebut. Keselamatan menjadi hal yang utama sehingga bisa sampai ke tempat tujuan," imbuhnya.

Lebih lanjut, Aan mengatakan, pihaknya telah memantau kondisi lalu lintas di sejumlah jalur yang dilalui pengendara arus balik. Dari pantauannya, Aan menyampaikan bahwa dari arah Sumatera Selatan (Sumsel) menuju Pelabuhan Bakauheni, maupun dari Pelabuhan Merak menuju Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta masih cukup lancar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

PPS di Kalsel Akui Gelembungkan Suara PAN, 1 Suara Dihargai Rp 100.000

PPS di Kalsel Akui Gelembungkan Suara PAN, 1 Suara Dihargai Rp 100.000

Nasional
Hakim Minta Pedangdut Nayunda Kembalikan Uang Rp 45 Juta yang Diterima dari Kementan

Hakim Minta Pedangdut Nayunda Kembalikan Uang Rp 45 Juta yang Diterima dari Kementan

Nasional
SYL dan Keluarga Disebut Habiskan Rp 45 Juta Sekali ke Klinik Kecantikan, Uangnya dari Kementan

SYL dan Keluarga Disebut Habiskan Rp 45 Juta Sekali ke Klinik Kecantikan, Uangnya dari Kementan

Nasional
Ketua MPR NIlai Pemilu Kerap Bikin Was-was, Singgung Demokrasi Musyawarah Mufakat

Ketua MPR NIlai Pemilu Kerap Bikin Was-was, Singgung Demokrasi Musyawarah Mufakat

Nasional
Nama SYL Disave dengan Nama “PM” di Ponsel Biduan Nayunda Nabila

Nama SYL Disave dengan Nama “PM” di Ponsel Biduan Nayunda Nabila

Nasional
Baleg Klaim Revisi UU TNI Tak Akan Kembalikan Dwifungsi

Baleg Klaim Revisi UU TNI Tak Akan Kembalikan Dwifungsi

Nasional
Setelah SBY, Bamsoet Bakal Temui Megawati, Jokowi, dan Prabowo

Setelah SBY, Bamsoet Bakal Temui Megawati, Jokowi, dan Prabowo

Nasional
SYL dan Istri Disebut Beli Serum Wajah dari Jepang Pakai Uang Kementan

SYL dan Istri Disebut Beli Serum Wajah dari Jepang Pakai Uang Kementan

Nasional
Biduan Nayunda Nabila Mengaku Beberapa Kali Diajak Makan SYL

Biduan Nayunda Nabila Mengaku Beberapa Kali Diajak Makan SYL

Nasional
Ketua Komisi X Curiga Biaya Makan Siang Gratis Bakal Diambil dari Dana Pendidikan

Ketua Komisi X Curiga Biaya Makan Siang Gratis Bakal Diambil dari Dana Pendidikan

Nasional
Jampidsus Diadukan ke KPK, Kejagung: Silakan tapi yang Benar Jangan Ngawur

Jampidsus Diadukan ke KPK, Kejagung: Silakan tapi yang Benar Jangan Ngawur

Nasional
Dapat Nomor Pedangdut Nayunda Nabila, SYL Langsung Kirim Stiker di WA

Dapat Nomor Pedangdut Nayunda Nabila, SYL Langsung Kirim Stiker di WA

Nasional
Putusan Sela Kasus Hakim Agung Gazalba Dinilai Bentuk Pelemahan KPK

Putusan Sela Kasus Hakim Agung Gazalba Dinilai Bentuk Pelemahan KPK

Nasional
KPK Sita 13 Lahan Milik Terpidana Korupsi Pengadaan Helikopter AW-101

KPK Sita 13 Lahan Milik Terpidana Korupsi Pengadaan Helikopter AW-101

Nasional
Baleg Bantah Kebut Revisi UU Kementerian Negara hingga UU TNI untuk Kepentingan Pemerintahan Prabowo

Baleg Bantah Kebut Revisi UU Kementerian Negara hingga UU TNI untuk Kepentingan Pemerintahan Prabowo

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com