Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berkaca Kecelakaan Maut Km 58 dan Km 370, Pemudik Diimbau Istirahat jika Lelah Menyetir

Kompas.com - 12/04/2024, 11:47 WIB
Rahel Narda Chaterine,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol Aan Suhanan mengingatkan masyarakat yang hendak melaksanakan perjalanan arus balik Lebaran 2024 untuk tidak memaksakan diri berkendara.

Kakorlantas mengingatkan para pemudik harus beristirahat jika sudah kelelahan berkendara.

"Belajar dari beberapa kejadian yang kemarin, di (Km) 58 ataupun di (Km) 370, ini semuanya karena kelelahan," kata Aan di Gedung NTMC Polri, Jakarta, Jumat (12/4/2024).

"Tolong ini disampaikan kepada masyarakat, ini sangat fatal akibatnya kalau kita sudah lelah tetap memaksa untuk berkendara," sambung dia.

Baca juga: Arus Balik Masih Landai, One Way dari Km 414 Tol Kalikangkung ke Km 72 Tol Cipali Ditunda

Adapun puncak arus balik Lebaran diprediksi terjadi pada 14 dan 15 April 2024. Ia juga mengimbau pemudik untuk pulang lebih awal.

Aan mengajak masyarakat yang sudah lelah beristirahat di rest area dan tempat yang sudah disediakan.

Jika rest area sudah penuh, ia mengingatkan pemudik bisa beristirahat di jalur arteri.

"Silahkan ke rest area, kalau rest area sudah tutup silahkan exit ke luar tol ya, exit tol terdekat sehingga bisa istirahat lebih nyaman dan lebih aman dan lebih lama nantinya," tutur dia.

Selain itu, Aan kembali mengingatkan agar pemudik memastikan kesehatan fisik maupun kendaraannya sebelum melakukan perjalanan jauh.

Baca juga: Tol Kartasura-Klaten Dibuka untuk Arus Balik

"Kemudian kendaraan juga yang prima, ikuti arahan petugas dan rambu-rambu yang ada," tegas jenderal bintang dua itu.

Bagi pemudik yang menaiki kendaraan umum juga diingatkan untuk memastikan kendaraannya sudah resmi sehingga terjamin keamanannya.

"Berdoa jangan lupa. kalau menaiki angkutan umum, Pastikan angkutan umum yang resmi, ya. Biar terjamin kendarannya sehat dan sebagainya," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, kecelakaan maut yang melibatkaan dua mobil dan satu bus terjadi di jalur contraflow Km 58 Tol Jakarta Cikampek, Jawa Barat pada Senin (8/4/2024) pagi.

Diduga sopir mobil Gran Max mengantuk dan membuat kendaraan keluar jalur lalu menabrak bus PO Primajasa dan mobil Terior. Imbas kecelakaan ini menewaskan 12 orang.

Selain itu, kecelakaan tunggal bus PO Rosalia Indah yang menewaskan 7 orang juga terjadi di Km 370 A Tol Batang-Semarang, Jawa Tengah (Jateng), pada Kamis (11/4/2024) pagi.

Saat kejadian, diduga sopir mengantuk hingga bus keluar dari jalan dan masuk ke parit sepanjang 200 meter.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Poin-poin Pidato Megawati di Rakernas PDI-P, Bicara Kecurangan Pemilu sampai Kritik Revisi UU MK

Poin-poin Pidato Megawati di Rakernas PDI-P, Bicara Kecurangan Pemilu sampai Kritik Revisi UU MK

Nasional
Pidato Megawati Kritisi Jokowi, Istana: Presiden Tak Menanggapi, Itu untuk Internal Parpol

Pidato Megawati Kritisi Jokowi, Istana: Presiden Tak Menanggapi, Itu untuk Internal Parpol

Nasional
Kader PDI-P Teriakkan Nama Jokowi, Saat Megawati Bertanya Penyebab Kondisi MK Seperti Saat Ini

Kader PDI-P Teriakkan Nama Jokowi, Saat Megawati Bertanya Penyebab Kondisi MK Seperti Saat Ini

Nasional
Megawati Singgung Pemimpin Otoriter Populis, Hukum Jadi Pembenar Ambisi Kekuasaan

Megawati Singgung Pemimpin Otoriter Populis, Hukum Jadi Pembenar Ambisi Kekuasaan

Nasional
Persilakan Rakyat Kritik Pemerintahannya, Prabowo: Tapi yang Obyektif

Persilakan Rakyat Kritik Pemerintahannya, Prabowo: Tapi yang Obyektif

Nasional
Garuda Indonesia Minta Maaf Usai Mesin Pesawat Pengangkut Jemaah Haji Rusak 2 Kali

Garuda Indonesia Minta Maaf Usai Mesin Pesawat Pengangkut Jemaah Haji Rusak 2 Kali

Nasional
Kembangkan Layanan Digital, Presiden Jokowi Akan Buka SPBE Summit 2024 dan Luncurkan GovTech Indonesia

Kembangkan Layanan Digital, Presiden Jokowi Akan Buka SPBE Summit 2024 dan Luncurkan GovTech Indonesia

Nasional
Pidato Megawati di Rakernas Dinilai Jadi Isyarat PDI-P Bakal Jadi Oposisi Prabowo

Pidato Megawati di Rakernas Dinilai Jadi Isyarat PDI-P Bakal Jadi Oposisi Prabowo

Nasional
Ketika Megawati Ungkap Isi Curhatnya pada Andika Perkasa soal TNI...

Ketika Megawati Ungkap Isi Curhatnya pada Andika Perkasa soal TNI...

Nasional
Jokowi Bagikan Sembako di Yogyakarta Saat PDI-P Gelar Rakernas di Jakarta

Jokowi Bagikan Sembako di Yogyakarta Saat PDI-P Gelar Rakernas di Jakarta

Nasional
Ganjar Yakin PDI-P Bakal Rumuskan Sikap Politik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran di Rakernas Kali Ini

Ganjar Yakin PDI-P Bakal Rumuskan Sikap Politik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran di Rakernas Kali Ini

Nasional
PAN Tak Mau Partai Baru Gabung Prabowo Dapat 3 Menteri, PKB: Jangan Baper

PAN Tak Mau Partai Baru Gabung Prabowo Dapat 3 Menteri, PKB: Jangan Baper

Nasional
Prananda Tak Hadir Pembukaan Rakernas V PDI-P, Ada Apa?

Prananda Tak Hadir Pembukaan Rakernas V PDI-P, Ada Apa?

Nasional
Soal Ganjar, Megawati: Belum Dipensiunkan, Terus Berjuang

Soal Ganjar, Megawati: Belum Dipensiunkan, Terus Berjuang

Nasional
Upaya PDI-P Agar Kader Berprestasi Tak Dibajak Partai Lain Saat Pilkada: Beri Surat Tugas

Upaya PDI-P Agar Kader Berprestasi Tak Dibajak Partai Lain Saat Pilkada: Beri Surat Tugas

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com