Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Genap 27 Tahun, Pertamina Patra Niaga Siap Memberi Energi untuk Para Pelanggan Setia

Kompas.com - 27/02/2024, 21:53 WIB
Ikhsan Fatkhurrohman Dahlan,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Tiga tahun setelah bertransformasi menjadi Subholding Commercial and Trading, Pertamina Patra Niaga kini genap berumur 27 tahun.

Di usia barunya ini, Pertamina Patra Niaga membawa semangat untuk tumbuh berkelanjutan mengikuti perkembangan demi melayani kebutuhan energi negeri.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan menjelaskan bahwa Pertamina Patra Niaga memiliki peran penting dalam melayani dan mendistribusikan energi bagi masyarakat serta bagi mitra strategisnya.

Menurut Riva, Pertamina Patra Niaga juga memposisikan dirinya untuk berperan aktif berkontribusi nyata di era transisi energi.

Baca juga: Tingkatkan Kompetensi Konten Sosial Media, Kementerian BUMN dan Pertamina Gelar Workshop Bagi Millenial BUMN

“Pertamina Patra Niaga adalah solusi energi sekaligus mitra dekarbonisasi bagi seluruh konsumennya. Kami akan terus mengambil peran strategis dalam distribusi energi, sekaligus memastikan produk dan layanan kami selalu menjadi lebih baik, dikembangkan sesuai dengan cita-cita menuju Indonesia Net Zero Emission (NZE) 2060,” jelas Riva.

Mendukung terwujudnya keadilan energi berdasarkan aspek availability, accessibility, affordability, acceptability, dan sustainability, Pertamina Patra Niaga hadir hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) lewat beberapa programnya.

Pertamina Patra Niaga mengoperasikan 502 titik bahan bakar minyak (BBM) satu harga, 248.000 lebih pangkalan liquefied petroleum gas (LPG) subsidi 3 kilogram (kg), 10 tangki BBM dan tangki LPG baru di Indonesia bagian timur, lebih dari 100 fuel dan LPG terminal, dan 72 depot pengisian pesawat udara (DPPU), termasuk yang ada di bandara perintis.

Kemudian, 407 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) nelayan, 55 stasiun pengisian bahan bakar bunker (SPBB) bagi moda transportasi penyeberangan danau dan laut, serta lebih dari 6.300 SPBU reguler untuk memastikan energi tersalurkan sampai kepada seluruh konsumennya.

Baca juga: Pertamina Gandeng 29 UMKM Unggulan di Ajang Inacraft 2024

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan DOK. Humas Pertamina Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan

Tak berhenti dalam memenuhi kebutuhan energi saat ini, Pertamina Patra Niaga juga terus berinovasi mengembangkan produk serta layanan untuk menyambut berubahnya pola kebutuhan energi yang mengedepankan sustainability.

Selain produk berkualitas tinggi, seperti Pertamax Turbo, Perta Dex, dan Very Low Sulfur Fuel Oil (VLSFO), pemanfaatan bahan bakar nabati atau biofuel, seperti Solar B35, Pertamax Green 95, dan Sustainable Aviation Fuel akan terus dikembangkan.

Di sisi lain, infrastruktur seperti green energy station (GES) akan digenjot hingga 500 titik untuk dioperasikan pada 2024. Sama halnya dengan layanan battery swapping station dan charging station yang saat ini terus dikembangkan.

Sejak akhir 2023, Pertamina Patra Niaga juga mulai melayani pembelian sertifikat karbon atau carbon trading bagi mitranya.

Baca juga: Puluhan Motor Mogok karena Diisi Solar di Deli Serdang, Pertamina: SPBU Harus Ganti Rugi

“Meski saat ini masih dominan energi fosil, kami berkomitmen secara berkelanjutan mempersiapkan produk dan layanan disaat makin cepatnya proses transisi energi di Indonesia berjalan. Ini adalah langkah awal kami berperan sebagai solusi dekarbonisasi,” lanjut Riva.

Ia menambahkan, prioritas lainnya adalah digitalisasi. Beberapa layanan digital yang sudah dikembangkan, di antaranya command centre terintegrasi, Pertamina Call Center (PCC) 135, ekosistem digital MyPertamina, serta Pertamina One Solution (POS).

Kemudian digitalisasi di lini operasi, seperti Subsidi Tepat Solar dan LPG 3 kg, digitalisasi SPBU, New Gantry System (NGS) di Fuel Terminal, serta Digital Ground Operation (DGO) maupun PADMA untuk Avtur. Semuanya dilaksanakan guna memastikan transparansi, efektivitas, serta efisiensi penyediaan energi.

“Terima kasih telah mempercayai Pertamina Patra Niaga dalam menjalankan amanah melayani kebutuhan energi bangsa ini. Kami akan terus berkembang karena Pertamina Patra Niaga hadir untuk menemani dan memberi energi di setiap perjalanan hidup seluruh konsumen kami. Pertamina Patra Niaga, energizing your journey,” tutup Riva.

Baca juga: Truk Tangki Elpiji Terguling di Sidoarjo, Pertamina: Hindari Motor Balap Liar

Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan Pertamina Patra Niaga, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135, mengakses halaman website www.mypertamina.id, Instagram @ptpertaminapatraniaga, Facebook @PTPertaminaPatraniaga dan YouTube channel PT Pertamina Patra Niaga.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Veteran Perang Jadi Jemaah Haji Tertua, Berangkat di Usia 110 Tahun

Veteran Perang Jadi Jemaah Haji Tertua, Berangkat di Usia 110 Tahun

Nasional
Salim Said Meninggal Dunia, PWI: Indonesia Kehilangan Tokoh Pers Besar

Salim Said Meninggal Dunia, PWI: Indonesia Kehilangan Tokoh Pers Besar

Nasional
Indonesia Perlu Kembangkan Sendiri 'Drone AI' Militer Untuk Cegah Kebocoran Data

Indonesia Perlu Kembangkan Sendiri "Drone AI" Militer Untuk Cegah Kebocoran Data

Nasional
Tokoh Pers Salim Said Meninggal Dunia

Tokoh Pers Salim Said Meninggal Dunia

Nasional
Sekjen PBB: Yusril Akan Mundur dari Ketum, Dua Nama Penggantinya Mengerucut

Sekjen PBB: Yusril Akan Mundur dari Ketum, Dua Nama Penggantinya Mengerucut

Nasional
Sekjen DPR Gugat Praperadilan KPK ke PN Jaksel

Sekjen DPR Gugat Praperadilan KPK ke PN Jaksel

Nasional
Gaduh Kenaikan UKT, Pengamat: Jangan Sampai Problemnya di Pemerintah Dialihkan ke Kampus

Gaduh Kenaikan UKT, Pengamat: Jangan Sampai Problemnya di Pemerintah Dialihkan ke Kampus

Nasional
15 Tahun Meneliti Drone AI Militer, 'Prof Drone UI' Mengaku Belum Ada Kerja Sama dengan TNI

15 Tahun Meneliti Drone AI Militer, "Prof Drone UI" Mengaku Belum Ada Kerja Sama dengan TNI

Nasional
Pengembangan Drone AI Militer Indonesia Terkendala Ketersediaan 'Hardware'

Pengembangan Drone AI Militer Indonesia Terkendala Ketersediaan "Hardware"

Nasional
Indonesia Harus Kembangkan 'Drone AI' Sendiri untuk TNI Agar Tak Bergantung ke Negara Lain

Indonesia Harus Kembangkan "Drone AI" Sendiri untuk TNI Agar Tak Bergantung ke Negara Lain

Nasional
Tak Kunjung Tegaskan Diri Jadi Oposisi, PDI-P Dinilai Sedang Tunggu Hubungan Jokowi dan Prabowo Renggang

Tak Kunjung Tegaskan Diri Jadi Oposisi, PDI-P Dinilai Sedang Tunggu Hubungan Jokowi dan Prabowo Renggang

Nasional
Tingkatkan Kapasitas SDM Kelautan dan Perikanan ASEAN, Kementerian KP Inisiasi Program Voga

Tingkatkan Kapasitas SDM Kelautan dan Perikanan ASEAN, Kementerian KP Inisiasi Program Voga

Nasional
9 Eks Komisioner KPK Surati Presiden, Minta Jokowi Tak Pilih Pansel Problematik

9 Eks Komisioner KPK Surati Presiden, Minta Jokowi Tak Pilih Pansel Problematik

Nasional
Tak Undang Jokowi di Rakernas, PDI-P Pertegas Posisinya Menjadi Oposisi

Tak Undang Jokowi di Rakernas, PDI-P Pertegas Posisinya Menjadi Oposisi

Nasional
Bea Cukai: Pemerintah Sepakati Perubahan Kebijakan dan Pengaturan Barang Impor

Bea Cukai: Pemerintah Sepakati Perubahan Kebijakan dan Pengaturan Barang Impor

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com