Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jokowi Pimpin Upacara Hari Pahlawan 2023 di TMP Kalibata

Kompas.com - 10/11/2023, 08:35 WIB
Dian Erika Nugraheny,
Krisiandi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menjadi inspektur upacara peringatan Ziarah Nasional dalam rangka Hari Pahlawan 2023 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (10/11/2023).

Upacara dimulai pukul 08.10 WIB dengan laporan komandan upacara Kolonel Pnb Puguh Yulianto kepada Presiden Jokowi.

Kemudian, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta untuk mengenang arwah para pahlawan yang telah gugur.

Baca juga: Pemerintah Tetapkan 6 Pahlawan Nasional, Ini Daftarnya

 


Setelahnya, Jokowi meletakkan karangan bunga di TMP Kalibata. Karangan bunga itu bertuliskan Peringatan Hari Pahlawan 2023.

Kemudian, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memimpin doa bersama untuk para pahlawan nasional dan bangsa Indonesia.

Setelah itu, komandan upacara memimpin penghormatan terakhir bagi arwah para pahlawan.

Baca juga: Hari Pahlawan, Jokowi Akan Ziarah Nasional ke TMP Kalibata

Usai upacara berakhir, Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin melaksanakan tabur bunga dan berdoa di pusara para pahlawan.

Tabur bunga dilakukan untuk sejumlah tokoh, antara lain di pusara Presiden ketiga RI BJ Habibie yang berada di blok M-120, pusara almarhumah ibu negara Hasri Ainun Habibie di blok M-121, pusara almarhumah Ani Yudhoyono di blok M-129, pusara Wakil Presiden keempat RI almarhum Umar Wirahadikusumah di blok M–107, dan pusara mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Abdul Haris Nasution di blok M-108.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kemendesa PDTT Apresiasi Konsistensi Pertamina Dukung Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Wilayah Transmigrasi

Kemendesa PDTT Apresiasi Konsistensi Pertamina Dukung Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Wilayah Transmigrasi

Nasional
Pospek Kinerja Membaik, Bank Mandiri Raih Peringkat AAA dengan Outlook Stabil dari Fitch Ratings

Pospek Kinerja Membaik, Bank Mandiri Raih Peringkat AAA dengan Outlook Stabil dari Fitch Ratings

Nasional
Refly Harun Anggap PKB dan Nasdem 'Mualaf Oposisi'

Refly Harun Anggap PKB dan Nasdem "Mualaf Oposisi"

Nasional
Berharap Anies Tak Maju Pilkada, Refly Harun: Levelnya Harus Naik, Jadi 'King Maker'

Berharap Anies Tak Maju Pilkada, Refly Harun: Levelnya Harus Naik, Jadi "King Maker"

Nasional
Perkara Besar di Masa Jampidum Fadil Zumhana, Kasus Sambo dan Panji Gumilang

Perkara Besar di Masa Jampidum Fadil Zumhana, Kasus Sambo dan Panji Gumilang

Nasional
Refly Harun: Anies Tak Punya Kontrol Terhadap Parpol di Koalisi Perubahan

Refly Harun: Anies Tak Punya Kontrol Terhadap Parpol di Koalisi Perubahan

Nasional
Verifikasi Bukti Dukungan Calon Kepala Daerah Nonpartai, Warga Akan Didatangi Satu-satu

Verifikasi Bukti Dukungan Calon Kepala Daerah Nonpartai, Warga Akan Didatangi Satu-satu

Nasional
Indonesia Dorong Pemberian Hak Istimewa ke Palestina di Sidang PBB

Indonesia Dorong Pemberian Hak Istimewa ke Palestina di Sidang PBB

Nasional
Beban Melonjak, KPU Libatkan PPK dan PPS Verifikasi Dukungan Calon Kepala Daerah Nonpartai

Beban Melonjak, KPU Libatkan PPK dan PPS Verifikasi Dukungan Calon Kepala Daerah Nonpartai

Nasional
Peran Kritis Bea Cukai dalam Mendukung Kesejahteraan Ekonomi Negara

Peran Kritis Bea Cukai dalam Mendukung Kesejahteraan Ekonomi Negara

Nasional
Refly Harun Ungkap Bendera Nasdem Hampir Diturunkan Relawan Amin Setelah Paloh Ucapkan Selamat ke Prabowo

Refly Harun Ungkap Bendera Nasdem Hampir Diturunkan Relawan Amin Setelah Paloh Ucapkan Selamat ke Prabowo

Nasional
UU Pilkada Tak Izinkan Eks Gubernur Jadi Cawagub, Wacana Duet Anies-Ahok Buyar

UU Pilkada Tak Izinkan Eks Gubernur Jadi Cawagub, Wacana Duet Anies-Ahok Buyar

Nasional
Jemaah Haji Tak Punya 'Smart Card' Terancam Deportasi dan Denda

Jemaah Haji Tak Punya "Smart Card" Terancam Deportasi dan Denda

Nasional
Sebelum Wafat, Jampidum Kejagung Sempat Dirawat di RSCM 2 Bulan

Sebelum Wafat, Jampidum Kejagung Sempat Dirawat di RSCM 2 Bulan

Nasional
Jampidum Kejagung Fadil Zumhana Meninggal Dunia

Jampidum Kejagung Fadil Zumhana Meninggal Dunia

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com