Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Gus Halim: Kades Kunci Keberhasilan Pembangunan dan Pemberdayaan Desa

Kompas.com - 07/11/2023, 10:45 WIB
F Azzahra,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com- Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Menteri Desa PDTT) Abdul Halim Iskandar menegaskan seluruh kepala desa (kades) untuk mempercepat pembangunan melalui metode replikasi, yakni menerapkan keberhasilan pembangunan sebuah desa di desa lainnya.

Pria yang akrab disapa Gus Halim itu mengatakan, modifikasi perlu dilakukan guna menyesuaikan karakteristik geografis dan budaya sebuah desa.

"Modifikasi dilakukan agar implementasinya tidak terkesan menjiplak. Sehingga perlu disesuaikan dengan kondisi objektif masing-masing," kata katanya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (7/11/2023).

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Halim dalam Workshop Replikasi Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) di Jakarta, Senin (6/11/2023).

Baca juga: Kemendes PDDT Dorong Percepatan Digital di Daerah Tertinggal

Gus Halim mengaku, setiap desa memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga keberhasilan desa tidak semata-mata direplikasi ke desa lainnya.

Oleh karena itu, Gus Halim menekankan seluruh kades untuk menjadi kunci atas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat melalui inovasi amati, tiru, dan modifikasi (ATM) yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing desa.

Menurutnya, kades merupakan figur yang dipercaya mampu membangun desa karena mereka telah diseleksi melalui proses yang panjang. Kades juga berwenang untuk melakukan pembangunan di desa.

"Kades adalah kunci dari keberhasilan pembangunan dan pemberdayaan desa. Hal ini sudah dibuktikan dengan kinerja kades yang bagus mampu menciptakan desa yang lebih maju," tutur Gus Halim.

Baca juga: Kemendes PDTT Akan Lakukan Reformasi Keuangan pada Sistem Birokrasi

Sebagai informasi, Workshop tersebut terdiri dari sub-komponen 2B yang fokus pada peningkatan kapasitas masyarakat dan sistem akuntabilitas sosial.

Acara ini digelar secara hybrid dan dihadiri oleh 774 peserta yang terdiri dari Kepala Dinas (Kadin) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), kades, dan pendamping desa.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ahli Pidana: Bansos untuk “Korban” Judi Online Sama Saja Kasih Narkoba Gratis ke Pengguna…

Ahli Pidana: Bansos untuk “Korban” Judi Online Sama Saja Kasih Narkoba Gratis ke Pengguna…

Nasional
KPK Akan Gelar Shalat Idul Adha Berjamaah untuk Tahanan Kasus Korupsi

KPK Akan Gelar Shalat Idul Adha Berjamaah untuk Tahanan Kasus Korupsi

Nasional
Ahli Sebut Judi Online seperti Penyalahgunaan Narkoba, Pelakunya Jadi Korban Perbuatan Sendiri

Ahli Sebut Judi Online seperti Penyalahgunaan Narkoba, Pelakunya Jadi Korban Perbuatan Sendiri

Nasional
PBB Copot Afriansyah Noor dari Posisi Sekjen

PBB Copot Afriansyah Noor dari Posisi Sekjen

Nasional
Anies, JK, hingga Sandiaga Nonton Bareng Film LAFRAN yang Kisahkan Pendiri HMI

Anies, JK, hingga Sandiaga Nonton Bareng Film LAFRAN yang Kisahkan Pendiri HMI

Nasional
Respons KPK Soal Harun Masiku Nyaris Tertangkap pada 2021

Respons KPK Soal Harun Masiku Nyaris Tertangkap pada 2021

Nasional
55.000 Jemaah Haji Indonesia Ikuti Murur di Muzdalifah Usai Wukuf

55.000 Jemaah Haji Indonesia Ikuti Murur di Muzdalifah Usai Wukuf

Nasional
Anggota Komisi I DPR Dukung Kemenkominfo Ancam Blokir X/Twitter karena Izinkan Konten Porno

Anggota Komisi I DPR Dukung Kemenkominfo Ancam Blokir X/Twitter karena Izinkan Konten Porno

Nasional
Sindir Wacana Bansos untuk Penjudi Online, Kriminolog: Sekalian Saja Kasih Koruptor yang Dimiskinkan...

Sindir Wacana Bansos untuk Penjudi Online, Kriminolog: Sekalian Saja Kasih Koruptor yang Dimiskinkan...

Nasional
Pemerintah Semestinya Bikin Orang Lepas dari Judi Online, Bukan Memberikan Bansos

Pemerintah Semestinya Bikin Orang Lepas dari Judi Online, Bukan Memberikan Bansos

Nasional
Soal Duet Anies dan Kaesang, PKS: Status Anak Jokowi Belum Tentu Jadi Nilai Tambah

Soal Duet Anies dan Kaesang, PKS: Status Anak Jokowi Belum Tentu Jadi Nilai Tambah

Nasional
Kepala BNPT Apresiasi Densus 88 yang Proaktif Tangkap Residivis Teroris di Cikampek

Kepala BNPT Apresiasi Densus 88 yang Proaktif Tangkap Residivis Teroris di Cikampek

Nasional
Pertamina Luncurkan 'Gerbang Biru Ciliwung' untuk Kembangkan Ekosistem Sungai

Pertamina Luncurkan "Gerbang Biru Ciliwung" untuk Kembangkan Ekosistem Sungai

Nasional
Kriminolog Nilai Penjudi Online Mesti Dipandang sebagai Pelaku Pidana

Kriminolog Nilai Penjudi Online Mesti Dipandang sebagai Pelaku Pidana

Nasional
Harun Masiku Nyaris Diringkus di 2021, tapi Gagal Akibat KPK Ribut Internal

Harun Masiku Nyaris Diringkus di 2021, tapi Gagal Akibat KPK Ribut Internal

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com