Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Xanana Gusmao Cium Tangan Iriana Jokowi Saat Tiba di Lokasi KTT ASEAN

Kompas.com - 05/09/2023, 10:31 WIB
Ardito Ramadhan,
Novianti Setuningsih

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Perdana Menteri (PM) Timor Leste Xanana Gusmao terlihat mencium tangan Ibu Iriana Joko Widodo (Jokowi) saat tiba di Jakarta Convention Center (JCC) untuk mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN, Selasa (5/9/2023).

Ketika masuk ke dalam gedung JCC, Xanana yang mengenakan setelan jas warna hitam langsung berjalan menuju Iriana Jokowi yang berdiri sebelah Presiden Jokowi.

Xanana langsung mengulurkan tangan kepada Iriana yang mengenakan kebaya dan kerudung bernuansa biru.

Ketika sudah menjabat tangan Iriana, Xanana Gusmao membungkuk lalu mencium tangan Iriana.

Baca juga: Jokowi dan Xanana Gusmao Bahas Pembentukan Kawasan Ekonomi RI-Timor Leste di Perbatasan

Iriana kemudian terlihat membalas dengan sedikit membungkuk ke arah Xanana.

Setelah itu, Xanana Gusmao baru bersalaman dengan Jokowi. Lalu, berdiri di sebelah kanan Jokowi untuk berfoto bersama.

Setelah itu, Xanana kembali bersalaman Jokowi lalu berjalan meninggalkan Jokowi dan Iriana menuju ruang pertemuan.

Sementara itu, Jokowi dan Iriana masih menunggu para pemimpin negara berikutnya.

Baca juga: Jokowi ke Xanana Gusmao: Indonesia Selalu Dukung Timor Leste di ASEAN

Total ada 11 perwakilan negara-negara ASEAN, di luar Jokowi, yang sudah hadir di lokasi KTT ASEAN.

Mereka yang hadir adalah PM Laos Sonexay Siphandone; PM Kamboja Hun Manet; Ketua Delegasi Thailand Sarun Charoensuwan; Presiden Filipina Ferdinan Marcos Jr; PM Singapura Lee Hsien Loong; dan PM Malaysia Anwar Ibrahim.

Kemudian, PM Vietnam Pham Minh Chinh; PM Timor Leste Xanana Gusmao, PM Kepulauan Cooks Mark Brown; Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin; dan Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah.

Baca juga: KTT Ke-43 ASEAN Dimulai, Pimpinan Negara Datang Berurutan Disambut Jokowi dan Iriana Jokowi

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

554 Kloter Jemaah Haji Reguler Sudah Kantongi Visa, Siap Berangkat Mulai 12 Mei

554 Kloter Jemaah Haji Reguler Sudah Kantongi Visa, Siap Berangkat Mulai 12 Mei

Nasional
Anggap Wajar Prabowo Wacanakan 41 Kementerian, Demokrat: Untuk Respons Tantangan Bangsa

Anggap Wajar Prabowo Wacanakan 41 Kementerian, Demokrat: Untuk Respons Tantangan Bangsa

Nasional
PAN Gelar Rakornas Pilkada Serentak, Prabowo Subianto Bakal Hadir

PAN Gelar Rakornas Pilkada Serentak, Prabowo Subianto Bakal Hadir

Nasional
KPK Ancam Pidanakan Pihak yang Halangi Penyidikan TPPU Gubernur Malut

KPK Ancam Pidanakan Pihak yang Halangi Penyidikan TPPU Gubernur Malut

Nasional
KPK Sita Aset Gubernur Malut Rp 15 Miliar dari Nilai TPPU Rp 100 Miliar Lebih

KPK Sita Aset Gubernur Malut Rp 15 Miliar dari Nilai TPPU Rp 100 Miliar Lebih

Nasional
Mantu Jokowi Akan Maju Pilkada Sumut, PDI-P Singgung Jangan Ada 'Abuse of Power'

Mantu Jokowi Akan Maju Pilkada Sumut, PDI-P Singgung Jangan Ada "Abuse of Power"

Nasional
Menantu Jokowi Bakal Maju Pilkada Sumut, PDI-P: Jangan Terjadi Intervensi

Menantu Jokowi Bakal Maju Pilkada Sumut, PDI-P: Jangan Terjadi Intervensi

Nasional
Isu Tambah Kementerian dan Bayang-bayang Penambahan Beban Anggaran

Isu Tambah Kementerian dan Bayang-bayang Penambahan Beban Anggaran

Nasional
Eks Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Mangkir dari Panggilan KPK

Eks Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Mangkir dari Panggilan KPK

Nasional
Kementan Era SYL Diduga Beri Auditor BPK Rp 5 Miliar demi Opini WTP, Anggota DPR: Memalukan

Kementan Era SYL Diduga Beri Auditor BPK Rp 5 Miliar demi Opini WTP, Anggota DPR: Memalukan

Nasional
Sekjen DPR Indra Iskandar Minta KPK Tunda Pemeriksaan

Sekjen DPR Indra Iskandar Minta KPK Tunda Pemeriksaan

Nasional
Pansel Capim KPK Masih Digodok, Komposisinya 5 Unsur Pemerintah dan 4 Wakil Masyarakat

Pansel Capim KPK Masih Digodok, Komposisinya 5 Unsur Pemerintah dan 4 Wakil Masyarakat

Nasional
Bukan Pengurus Pusat PDI-P, Ganjar Disarankan Bikin Ormas agar Tetap Eksis di Politik

Bukan Pengurus Pusat PDI-P, Ganjar Disarankan Bikin Ormas agar Tetap Eksis di Politik

Nasional
Korlantas Polri Kerahkan 1.530 Personel BKO untuk Agenda World Water Forum Bali

Korlantas Polri Kerahkan 1.530 Personel BKO untuk Agenda World Water Forum Bali

Nasional
Program Deradikalisasi BNPT Diapresiasi Selandia Baru

Program Deradikalisasi BNPT Diapresiasi Selandia Baru

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com