Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/01/2023, 08:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana dua putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, untuk melangkah ke dunia politik disambut positif Partai Gerindra. Bahkan, partai besutan Prabowo Subianto itu menegaskan siap memberikan dukungan kepada keduanya.

Diketahui, Gibran saat ini memang telah menjadi Wali Kota Solo. Namun di kontestasi daerah berikutnya, putra sulung Jokowi itu ingin naik kelas di level provinsi.

Sementara Kaesang, baru ingin mencicipi terjun ke dunia politik. Gibran pun telah membocorkan bila adiknya itu ingin terjun di level eksekutif, bukan legislatif. Walaupun tidak merinci wilayah mana yang tengah diincar Kaesang.

Baca juga: Tegaskan Tetap di Gerindra, Sandiaga Sebut Kabar Hijrah ke PPP Hanya Salah Paham

Usai makan malam dengan Gibran, Prabowo menegaskan akan memberikan dukungannya kepada Gibran bila memang ingin maju sebagai calon gubernur di pilkada mendatang.

"Saya lihat beliau pemimpin muda yang sangat potensial dan kami selalu mendukung pemimpin dinamis dan kerja keras untuk rakyat. Kami cocok sama Mas Gibran," kata Prabowo di Loji Gandrung, Kota Solo, Selasa (24/1/2023).

Prabowo menegaskan bahwa dukungannya kepada Gibran tidak diberikan secara dadakan. Bahkan, dukungan itu telah diberikan sejak suami Selvi Ananda itu pertama kali terjun ke dunia politik di Solo.

Terpisah, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Budisatrio Djiwandono menyatakan bahwa rencana dukungan Gerindra untuk Gibran maju pemilihan gubernur telah disampaikan Prabowo sejak Juni 2022. 

Sementara, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sugiono siap mendukung Gibran di mana pun arena kontestasi yang akan dipilih.

"Biar beliaunya saja yang memutuskan. Apapun yang beliau putuskan nantinya kami akan mendukung" kata Sugiono saat dihubungi Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Golkar Nilai Wajar Kaesang Akhirnya Ingin Terjun di Dunia Politik

 

Meski telah mendapat lampu hijau dari Gerindra, Gibran menyatakan akan berkomunikasi terlebih dulu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri terkait rencananya maju di Pilgub 2024. 

Pasalnya, sebagaimana diketahui, Gibran merupakan kader banteng.

"Tapi, kita sama-sama tahu bahwa Mas Gibran akan melakukan konsultasi dulu ke Ketua Umum PDI-P, dan tentu kita akan tunggu hasilnya,” ujar Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu.

 

Kans Kaesang

Di sisi lain, Gerindra juga membuka lebar kesempatan bagi Kaesang untuk terjun ke dunia politik. Berbeda dari kakaknya, Kaesang hingga kini belum bergabung dengan parpol manapun.

Budisatrio menyebutkan, Partai Gerindra dan Prabowo Subianto membuka lebar pintu apabila Kaesang ingin bergabung.

"Gerindra juga senantiasa mendorong, serta mengajak generasi muda Indonesia untuk dapat peduli dan aktif di dunia politik, terlepas dari apapun latar belakangnya," kata Budi.

Dia menjelaskan, Gerindra menganggap partisipasi generasi muda dalam politik sangatlah penting.

Terutama, lanjut dia, dalam menentukan arah dan masa depan bangsa Indonesia ke depan.

Baca juga: Dukung Gibran Maju Pilgub, Gerindra: Tunggu Hasil Konsultasi Gibran ke Megawati

"Selaku Ketua Umum Partai Gerindra, Pak Prabowo percaya bahwa politik merupakan instrumen untuk membawa perubahan dan kemakmuran untuk rakyat Indonesia," tutur Budi.

Terpisah, Dasco mengungkapkan bahwa Gerindra terbuka jika Kaesang ingin bergabung untuk memulai karier politiknya.

Namun, ia menekankan semua keputusan ada di tangan Kaesang untuk memilih bakal bergabung dengan partai politik (parpol) tertentu atau tidak.

Baca juga: Kaesang Hendak Calonkan Diri Jadi Kepala Daerah, Ini Deretan Anak Presiden yang Terjun ke Politik

“Partai Gerindra kan memang partai terbuka. Kita kan ya, Pak Prabowo berkali-kali menyatakan tentunya kita akan menerima insan yang sama-sama membangun bangsa dan negara,” kata Dasco.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perlindungan Hukum Rahasia Dagang di Indonesia

Perlindungan Hukum Rahasia Dagang di Indonesia

Nasional
Tanggal 1 Februari Hari Memperingati Apa?

Tanggal 1 Februari Hari Memperingati Apa?

Nasional
Sekjen PDI-P: Kalau Anak Bandung Tak Punya Spirit Guncangkan Dunia, Kita Sia-siakan Sejarah

Sekjen PDI-P: Kalau Anak Bandung Tak Punya Spirit Guncangkan Dunia, Kita Sia-siakan Sejarah

Nasional
KPK Sebut Nilai Manfaat Akan Habis Jika Biaya Haji Tak Dinaikkan

KPK Sebut Nilai Manfaat Akan Habis Jika Biaya Haji Tak Dinaikkan

Nasional
PDI-P dan PBB Jajaki Koalisi, Belum Bahas Capres-Cawapres

PDI-P dan PBB Jajaki Koalisi, Belum Bahas Capres-Cawapres

Nasional
Gibran Digadang Nyagub, PDI-P Pilih Fokus Pileg dan Pilpres Terlebih Dulu

Gibran Digadang Nyagub, PDI-P Pilih Fokus Pileg dan Pilpres Terlebih Dulu

Nasional
Jaksa Bilang Sambo Ingin Limpahkan Semua Kesalahan Pembunuhan Brigadir J ke Bharada E

Jaksa Bilang Sambo Ingin Limpahkan Semua Kesalahan Pembunuhan Brigadir J ke Bharada E

Nasional
Pesan Ketum PBNU untuk Masyarakat yang Akan Hadiri Resepsi 1 Abad NU

Pesan Ketum PBNU untuk Masyarakat yang Akan Hadiri Resepsi 1 Abad NU

Nasional
Setiap Pekan, Polri Minta Kominfo Blokir 100 Situs Judi 'Online'

Setiap Pekan, Polri Minta Kominfo Blokir 100 Situs Judi "Online"

Nasional
Wapres Optimistis Target Angka Kemiskinan Ekstrem Nol Persen Dapat Tercapai

Wapres Optimistis Target Angka Kemiskinan Ekstrem Nol Persen Dapat Tercapai

Nasional
Wacana Kades 9 Tahun Berpotensi Menyuburkan Praktik Oligarki di Desa

Wacana Kades 9 Tahun Berpotensi Menyuburkan Praktik Oligarki di Desa

Nasional
Paloh Bertemu Jokowi, Hasto PDI-P: Sebelum Keputusan Penting, Misalnya 'Reshuffle', Ada Pemberitahuan

Paloh Bertemu Jokowi, Hasto PDI-P: Sebelum Keputusan Penting, Misalnya "Reshuffle", Ada Pemberitahuan

Nasional
Wacana Kades 9 Tahun Dinilai Tak Bermanfaat Bagi Warga Desa

Wacana Kades 9 Tahun Dinilai Tak Bermanfaat Bagi Warga Desa

Nasional
Solusi Korupsi Dana Desa Lebih Mendesak Ketimbang Wacana Kades 9 Tahun

Solusi Korupsi Dana Desa Lebih Mendesak Ketimbang Wacana Kades 9 Tahun

Nasional
Timsel KPUD Direkrut Tertutup, KPU Didesak Transparan dan Jaga Independensi

Timsel KPUD Direkrut Tertutup, KPU Didesak Transparan dan Jaga Independensi

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.