Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/12/2022, 11:01 WIB

KOMPAS.com – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) berkolaborasi dengan Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) menggelar Nusantara Festival Koperasi dan UMKM 2022 pada 7-9 Desember 2022 di Gedung Smesco, Jakarta.

Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo mengatakan, Nusantara Festival Koperasi dan UMKM terus dilaksanakan oleh Kemenkop dan UKM bersama LPDB-KUMKM guna memberikan akses permodalan, investasi, kerja sama bisnis, hingga perkuatan ekosistem koperasi dan UMKM, serta lembaga inkubator.

“Festival ini merupakan tahun kedua yang kami laksanakan. Selain memberikan penyaluran dana bergulir, kami juga ditugaskan untuk memberikan pendampingan.

“Dengan demikian, kegiatan ini merupakan bagian dari pendampingan kami dalam memberikan akses pendanaan dari investor, seperti tahun lalu juga telah banyak startup dan UMKM yang kami bina mendapatkan suntikan dana dari investor,” ungkap Supomo di Jakarta, Rabu (7/12/2022).

Baca juga: Kemenkop UKM Beri Penghargaan untuk Tiga Besar Pahlawan Digital UMKM 2022

Supomo menjelaskan, gelaran festival tahun ini menghadirkan 11 investor dan juga sembilan peserta bisnis pitching yang memaparkan profil dan juga perjalanan bisnisnya di depan para calon investor.

Kemudian untuk pameran sendiri terdapat sekitar 55 booth tenant, mulai dari koperasi, UMKM, lembaga inkubator, dan juga para startup dari berbagai sektor.

“Selain pameran dan beberapa kegiatan, kami juga membuka booth coaching clinic LPDB-KUMKM bagi pengunjung yang ingin berkonsultasi mengenai informasi dan persyaratan teknis pengajuan dana bergulir bagi koperasi,” ujar Supomo dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Jumat (9/12/2022).

Dengan adanya kegiatan ini, Supomo berharap dapat memberikan kemudahan akses permodalan, investasi, dan pemasaran bagi koperasi dan UMKM yang mengikuti kegiatan ini.

Baca juga: Bersama Kemenkop dan UKM, Kementerian KP Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Desa lewat SMART Fisheries Village

“Dengan kami pertemukan di ajang ini, besar harapannya ekosistem bisnis bisa terjalin, networking bisnis juga semakin bertambah, dan upaya pemerintah memberikan akses investor atau pendanaan juga terwujud. Hal itu karena para pelaku UMKM, potensi buyer, koperasi, dan lembaga inkubator kami hadirkan,” jelasnya.

Sebagai informasi, Nusantara Festival Koperasi dan UMKM merupakan ajang unjuk gigi para koperasi, UMKM, dan lembaga inkubator bersama para investor, buyer potensial guna menjalin kerja sama bisnis, mendapatkan pembiayaan investor, hingga akses permodalan dan pendampingan.

Selain itu, ajang ini juga menjadi gelaran tahunan untuk memberikan literasi dan edukasi kepada masyarakat tentang kebijakan pemerintah dalam membangun ekosistem koperasi dan UMKM, sekaligus sebagai perwujudan komitmen Kemenkop dan UKM dalam mengimplementasikan Undang-undang (UU) Cipta Kerja.

Dalam gelaran festival ini juga dihadirkan berupa bisnis pitching yang dilaksanakan untuk mendorong para tenant inkubator agar mendapatkan investor, mendapatkan pinjaman atau pembiayaan, dan kerja sama bisnis dengan para investor dalam mengembangkan usahanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arsul Sani: Sejauh Ini, Parpol Tak Ada yang Bicara Penundaan Pemilu 2024

Arsul Sani: Sejauh Ini, Parpol Tak Ada yang Bicara Penundaan Pemilu 2024

Nasional
Ma'ruf Amin Kunker ke Jatim, Hadiri Peringatan Satu Abad NU hingga Beri Kuliah Umum

Ma'ruf Amin Kunker ke Jatim, Hadiri Peringatan Satu Abad NU hingga Beri Kuliah Umum

Nasional
Anggota Komisi III Minta Purnawirawan Polri AKBP Eko Setia Minta Maaf ke Keluarga Hasya

Anggota Komisi III Minta Purnawirawan Polri AKBP Eko Setia Minta Maaf ke Keluarga Hasya

Nasional
Soal Kasus Polisi Peras Polisi, Anggota DPR: Praktik Itu Memang Masih Ada

Soal Kasus Polisi Peras Polisi, Anggota DPR: Praktik Itu Memang Masih Ada

Nasional
Soal Kemungkinan Nasdem Gabung KIB, Arsul Sani: Koalisi Masih Dinamis, apalagi Partai Terbesar Belum Umumkan Capres

Soal Kemungkinan Nasdem Gabung KIB, Arsul Sani: Koalisi Masih Dinamis, apalagi Partai Terbesar Belum Umumkan Capres

Nasional
Kampanye Terselubung Menyimpan Hasrat Politik

Kampanye Terselubung Menyimpan Hasrat Politik

Nasional
Said Abdullah jadi Plt Ketua PDI-P Jatim, Gantikan Kusnadi yang Mengundurkan Diri

Said Abdullah jadi Plt Ketua PDI-P Jatim, Gantikan Kusnadi yang Mengundurkan Diri

Nasional
Nasdem Anggap Sekjen PDI-P Salah Alamat Soal Surya Paloh Beri Kode ke Megawati

Nasdem Anggap Sekjen PDI-P Salah Alamat Soal Surya Paloh Beri Kode ke Megawati

Nasional
Erwin Aksa Sebut Ada Perjanjian Utang Piutang antara Anies dengan Sandiaga

Erwin Aksa Sebut Ada Perjanjian Utang Piutang antara Anies dengan Sandiaga

Nasional
Soal Kapan KIB Akan Bahas Capres-Cawapres, Arsul Sani: Jangan Terburu-buru

Soal Kapan KIB Akan Bahas Capres-Cawapres, Arsul Sani: Jangan Terburu-buru

Nasional
Muhaimin Minta Kader PKB Ada di Tengah Warga NU, Bukan Hanya Dekat

Muhaimin Minta Kader PKB Ada di Tengah Warga NU, Bukan Hanya Dekat

Nasional
Bamsoet Sebut Peluang Penundaan Pemilu Bergantung Sikap Parpol di Parlemen

Bamsoet Sebut Peluang Penundaan Pemilu Bergantung Sikap Parpol di Parlemen

Nasional
Muhaimin: Warga NU Makin Banyak yang Pilih PKB Ketimbang Partai Lain

Muhaimin: Warga NU Makin Banyak yang Pilih PKB Ketimbang Partai Lain

Nasional
Bamsoet Sepakat Gubernur Ditunjuk Langsung Pemerintah Pusat, Bukan lewat Pilgub

Bamsoet Sepakat Gubernur Ditunjuk Langsung Pemerintah Pusat, Bukan lewat Pilgub

Nasional
Direktur Penuntutan KPK Balik ke Kejagung, Dewan Pengawas Diminta Investigasi Penyebabnya

Direktur Penuntutan KPK Balik ke Kejagung, Dewan Pengawas Diminta Investigasi Penyebabnya

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.