Kompas.com - 08/06/2022, 18:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemenuhan kebutuhan konsumsi bagi para jemaah asal Indonesia penting untuk menunjang rangkaian kegiatan ibadah haji untuk musim haji 2022.

Pemerintah memberi jatah makan 3 kali dalam sehari bagi para jemaah haji Indonesia. Selain itu, menu makanan yang disediakan dimasak oleh koki Indonesia.

"Alhamdulillah, sangat bersyukur. Sangat senang bisa melayani tamu Allah S.W.T. Mudah-mudahan harapannya kita dipermudah, diperlancar, sehingga jemaah terasa puas dan nyaman, dengan konsumsi yang kita layani di sini," kata koki katering haji, Muhammad Efendi, dalam laporan jurnalis KOMPAS TV, Nitia Anisa, Selasa (7/6/2022).

Menurut Efendi, menu masakan bagi para jemaah haji diupayakan tetap mempertahankan cita rasa Indonesia. Makanan yang disajikan dalam kemasan bersegel ini diharapkan bisa menambah nafsu makan para jemaah.

Baca juga: 800 Jemaah Haji asal DIY Gagal Berangkat ke Mekkah Tahun Ini

Apalagi jika disajikan salah satu menu makanan khas Tanah Air, rendang.

"Kebetulan rendang ya. Kalau rendang itu kan sudah jadi ciri khasnya gitu kan. Jadi setiap tahunnya pasti ada," ujar Efendi.

Di masa lalu kerap terdengar keluhan dari para jemaah haji mereka kecewa dengan makanan yang disajikan oleh pihak katering. Yang dipermasalahkan biasanya adalah soal perbedaan cita rasa atau menu makanan yang kurang disukai para jemaah.

Sebab, koki dari perusahaan katering yang memasak makanan bagi para jemaah haji di masa lalu bukan orang Indonesia, sehingga kerap terjadi perbedaan rasa yang jauh dalam menu makanan yang disajikan.

Baca juga: Kisah Perjuangan Tukang Kayu dan Penjual Pentol Naik Haji

Untuk tahun ini, ada 13 perusahaan katering yang ditunjuk Panita Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi yang menangani proses masak bagi para jemaah haji.

Salah satu perusahaan katering yang dilibatkan adalah Al Ahmadi. Proses memasak makanan bagi para jemaah haji dimulai sejak pukul 01.00. Seluruh bahan dipersiapkan di bawah arahan Efendi.

Setelah selesai, seluruh menu makanan dikemas dalam wadah bersegel, dan kemudian diantar ke penginapan jemaah haji.

Selama sembilan hari di Madinah, jemaah haji Indonesa mendapat 27 kali jatah makan yang akan dibagikan langsung pada ketua rombongan. Para jemaah pun diimbau mematuhi rentang waktu makan yang tertulis di tutup kemasan supaya kualitasnya tetap terjaga sesuai standar kesehatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.