Kompas.com - 29/05/2022, 13:11 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily mendesak Kementerian Agama (Kemenag) mengusut dugaan pemotongan dana Program Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk pondok pesantren.

Dugaan pemotongan dana bantuan ini diketahui berdasarkan temuan Indonesia Corruption Watch (ICW) beberapa waktu lalu.

“Segera usut tuntas pelaku pemotongan dana bantuan operasional pesantren jika memang terbukti melakukan tindakan terpuji tersebut,” kata Ace kepada Kompas.com, Minggu (29/5/2022).

Baca juga: ICW Ungkap Adanya Pemotongan Dana Bantuan Pesantren, Salah Satunya oleh Oknum Partai

Ace mengatakan, dia sebelumnya telah beberapa kali mengingatkan agar jangan sampai terjadi pemotongan pada dana bantuan tersebut.

Ia mengingatkan hal itu terutama kepada pengelola pesantren dan madrasah diniyah yang pernah mengalami pemotongan dana bantuan.

Di sisi lain, pihaknya meminta Kemenag agar lebih transparan dalam memberikan dana bantuan operasional.

Baca juga: Kemenag Kembali Tegaskan Dana Bantuan Pesantren Tak Boleh Dipotong

“Dalam penetapan bantuan itu harus diterapkan standar dan parameter yang dapat dipertanggungjawabkan,” imbuh dia.

Diberitakan, ICW mengungkap adanya berbagai bentuk potongan oleh pihak ketiga dalam dana BOP untuk Pondok Pesantren Kementerian Agama Republik Indonesia.

Hal itu didapatkan dari hasil pemantauan di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Banten pada periode Pemantauan Maret–November 2021.

“Temuan mengenai adanya potongan biaya yang dikenakan kepada pondok pesantren terjadi hampir di seluruh wilayah pemantauan. Besaran potongan maupun modusnya pun beragam,” ujar Wakil Koordinator ICW Agus Sunaryanto dalam pemaparan hasil pemantauan yang digelar di Hotel Swiss Belresidences, Jakarta Selatan, Jumat (27/5/2022).

Baca juga: Wamenag: Dana Bantuan Pesantren Tak Wajib Dibelanjakan ke Pihak Tertentu

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.