Telepon Kapolda Metro Jaya, Mahfud: Polisi Indonesia Mampu Tangkap Pelaku Keji, bahkan yang Pandai Hilangkan Jejak

Kompas.com - 13/04/2022, 11:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Peristiwa penganiayaan yang dialami pegiat media sosial, Ade Armando di tengah jalannya aksi mahasiswa turut mengundang perhatian Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud.

Mahfud menuturkan, tak lama setelah menerima informasi adanya penganiayaan yang dialami Ade, pihaknya langsung mengubungi Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.

Saat berkomunikasi tersebut, Mahfud meminta Fadil segera menangkap pelaku kekerasan terhadap Ade.

“Saya langsung menghubungi Kapolda, saya katakan polisi di Indonesia itu mampu menangkap orang yang berbuat keji dan pandai menghilangkan jejak,” kata Mahfud dalam keterangan tertulis pada pertemuan bersama pemimpin redaksi di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (12/4/2022).

Baca juga: Satu Terduga Pelaku Pengeroyokan Ade Armando Orang Sukabumi, Camat Tegalbuleud: Bukan Mahasiswa

Mahfud menilai, semua pelaku kejahatan bisa diringkus kepolisian. Begitu juga dengan para penganiaya Ade Armando yang bisa harus segera ditangkap oleh pihak kepolisian.

“Orang yang memutilasi orang hanya tersisa satu tangan tapi bisa dicari bisa tertangkap. Semua bisa. Ini harus bisa dicari pelakunya,” kata dia.

Di sisi lain, Mahfud meyakini penganiaya Armando bukan elemen mahasiswa, melainkan elemen liar.

“Tindakan kekerasan ini pasti bukan dari elemen mahasiswa, ini pasti elemen liar yang melakukan,” imbuh dia.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi saat itu, kerusuhan mulai terjadi pukul 15.27 WIB setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel, Sufmi Dasco Ahmad, dan Lodewijk F Paulus, masuk ke kompleks parlemen.

Baca juga: Soal Kasus Pengeroyokan Ade Armando, Pimpinan Komisi III Minta Narasi Jangan Dibalas Kekerasan

Saat keempatnya bergerak ke pintu kecil di sisi timur, dorongan massa terlihat bergerak mengikuti keempatnya yang di barikade pengamanan polisi dua lapis.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.