Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nostalgia Ikut Pilpres 2024, Mahfud: Kenangan Indah

Kompas.com - 07/05/2024, 06:26 WIB
Nicholas Ryan Aditya,
Ardito Ramadhan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD mengaku memiliki kenangan yang indah selama bersama Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud pada rangkaian Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Bagi saya, itu adalah kenangan yang indah. Maafkanlah saya nostalgia agak sedikit panjang ya," kata Mahfud dalam acara halal bihalal serta pembubaran TPN Ganjar-Mahfud di Posko Teuku Umar Nomor 9, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2024) malam.

Mahfud menuturkan, rangkaian Pilpres 2024 menjadi kenangan indah baginya karena membuat ia dapat berkeliling Indonesia dari subuh hingga malam hari.

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi ini menyebutkan, kegiatan rangkaian Pilpres 2024 begitu padat selama 6 bulan sampai-sampai ada masanya ia mendatangi tiga provinsi dalam satu hari.

Baca juga: Ganjar Bubarkan TPN

"Siang malam, saya selama masa 6 bulan kira kira, itu hampir enggak pernah istirahat. Berangkat subuh, pulang sudah tengah malam, subuh berangkat lagi, ya bersama tim ini, bersama Pak Oso (Ketum Hanura Oesman Sapta Odang). Pernah satu hari terbang itu tiga provinsi," kata Mahfud.

Ia mengaku sempat heran apakah dana yang ada cukup untuk membiayai perjalanannya berkeliling Indonesia, tetapi Ketua TPN Arsjad Rasjid dan pengurus lainnya berpesan agar tidak perlu khawatir.

Mahfud juga bercerita mengenai peran Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri yang selalu mengingatkan bahwa pasangan Ganjar-Mahfud harus menang pada Pilpres 2024.

"Bu Mega, Pak Hasto itu hampir setiap saat mem-briefing, kita harus menang kita harus yakin menang karena kita sedang memperjuangkan kebenaran. Itu," ucap Mahfud.

Baca juga: Mahfud Kembali ke Kampus Seusai Pilpres, Ingin Luruskan Praktik Hukum yang Rusak

Ia juga menyanjung peran anggota Dewan Penasihat TPN Yenny Wahid yang terjun langsung melobi pondok-pondok pesantren agar dapat dikunjungi oleh Ganjar-Mahfud.

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi ini pun mengapresiasi peran kalangan masyarakat sipil yang menurutnya banyak membantu perjalanan Ganjar-Mahfud.

"Menurut saya ya gerakan masyarakat sipil itu hampir semuanya bersama kami, dalam pertemuan meskipun tidak resmi menjadi tim kampanye, tapi dalam diskusi diskusi mereka selalu beri support kepada Ganjar Mahfud," kata Mahfud.

Mahfud juga mengungkapkan bahwa acara "Tabrak, Prof" merupakan ide spontan dari Deputi Kanal Media TPN Ganjar-Mahfud, Karaniya Dharmasaputra, untuk membuat acara diskusi dan mendengarkan keluhan masyarakat.

Baca juga: Cerita Perjalanan Karier, Mahfud MD: Ikut Pilpres Kalah, Ya Sudah Move On

"Bikin sekarang katanya. Di sebuah warung kopi. Tabrak, Prof, Lalu meledak, lalu dipindah acara itu ke mana-mana gitu," kata eks menko polhukam itu.

Seperti diketahui, rangkaian Pilpres 2024 telah berakhir. Pasangan Prabowo-Gibran telah ditetapkan sebagai presiden dan wakil presiden terpilih, sedangkan perolehan suara Ganjar-Mahfud merupakan yang terbawah dari tiga pasang calon.

Setelah Pilpres 2024, Mahfud mengaku akan kembali mengajar di perguruan tinggi demi memperbaiki praktik hukum di Indonesia yang menurutnya sedang rusak.

"Saya kembali ke kampus dan tentu terutama meluruskan cara kita berhukum. Cara kita berhukum sekarang sedang agak rusak," kata Mahfud.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kriminolog Nilai Penjudi Online Mesti Dipandang sebagai Pelaku Pidana

Kriminolog Nilai Penjudi Online Mesti Dipandang sebagai Pelaku Pidana

Nasional
Harun Masiku Nyaris Diringkus di 2021, tapi Gagal Akibat KPK Ribut Internal

Harun Masiku Nyaris Diringkus di 2021, tapi Gagal Akibat KPK Ribut Internal

Nasional
Satgas Pangan Polri Awasi Impor Gula yang Masuk ke Tanjung Priok Jelang Idul Adha 2024

Satgas Pangan Polri Awasi Impor Gula yang Masuk ke Tanjung Priok Jelang Idul Adha 2024

Nasional
Eks Penyidik KPK Curiga Harun Masiku Tak Akan Ditangkap, Cuma Jadi Bahan 'Bargain'

Eks Penyidik KPK Curiga Harun Masiku Tak Akan Ditangkap, Cuma Jadi Bahan "Bargain"

Nasional
Sosiolog: Penjudi Online Bisa Disebut Korban, tapi Tak Perlu Diberi Bansos

Sosiolog: Penjudi Online Bisa Disebut Korban, tapi Tak Perlu Diberi Bansos

Nasional
KPK Hampir Tangkap Harun Masiku yang Nyamar Jadi Guru di Luar Negeri, tapi Gagal karena TWK

KPK Hampir Tangkap Harun Masiku yang Nyamar Jadi Guru di Luar Negeri, tapi Gagal karena TWK

Nasional
Minta Kemenag Antisipasi Masalah Saat Puncak Haji, Timwas Haji DPR: Pekerjaan Kita Belum Selesai

Minta Kemenag Antisipasi Masalah Saat Puncak Haji, Timwas Haji DPR: Pekerjaan Kita Belum Selesai

Nasional
Timwas Haji DPR RI Minta Kemenag Pastikan Ketersediaan Air dan Prioritaskan Lansia Selama Puncak Haji

Timwas Haji DPR RI Minta Kemenag Pastikan Ketersediaan Air dan Prioritaskan Lansia Selama Puncak Haji

Nasional
Timwas Haji DPR Minta Oknum Travel Haji yang Rugikan Jemaah Diberi Sanksi Tegas

Timwas Haji DPR Minta Oknum Travel Haji yang Rugikan Jemaah Diberi Sanksi Tegas

Nasional
Kontroversi Usulan Bansos untuk 'Korban' Judi Online

Kontroversi Usulan Bansos untuk "Korban" Judi Online

Nasional
Tenda Haji Jemaah Indonesia di Arafah Sempit, Kemenag Diminta Beri Penjelasan

Tenda Haji Jemaah Indonesia di Arafah Sempit, Kemenag Diminta Beri Penjelasan

Nasional
MUI Minta Satgas Judi Online Bertindak Tanpa Pandang Bulu

MUI Minta Satgas Judi Online Bertindak Tanpa Pandang Bulu

Nasional
Tolak Wacana Penjudi Online Diberi Bansos, MUI: Berjudi Pilihan Hidup Pelaku

Tolak Wacana Penjudi Online Diberi Bansos, MUI: Berjudi Pilihan Hidup Pelaku

Nasional
MUI Keberatan Wacana Penjudi Online Diberi Bansos

MUI Keberatan Wacana Penjudi Online Diberi Bansos

Nasional
[POPULER NASIONAL] Menkopolhukam Pimpin Satgas Judi Online | PDI-P Minta KPK 'Gentle'

[POPULER NASIONAL] Menkopolhukam Pimpin Satgas Judi Online | PDI-P Minta KPK "Gentle"

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com