Kompas.com - 25/03/2022, 16:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menduga, Indra Kesuma atau Indra Kenz, tersangka kasus penipuan dengan menggunakan aplikasi Binomo, memiliki  aset kripto senilai Rp 58 miliar di luar negeri.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus), Whisnu Hermawan mengatakan, angka itu masih mungkin bertambah dalam proses penyidikan bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Dugaan ada Rp 58 miliar yang ada di kripto-nya di luar negeri. Itu cepat kami tangani, nanti berkembang lagi begitu teman-teman PPATK menerima informasi lagi,” ujar Whisnu dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (25/3/2022).

Baca juga: Polisi Sita Sejumlah Aset Indra Kenz Senilai Rp 55 Miliar

Whisnu juga mengungkapkan telah menemukan adanya transaksi dengan aplikasi Binomo di negara kepulauan Bahama.

“Kami sedang meminta bantuan teman-teman di PPATK untuk men-tracing,” ucapnya.

Berdasarkan pelacakan PPATK, lanjut Whisnu, transaksi Binomo pun ditemukan di wilayah Karibia. Transaksi itu telah diblokir sehingga tak bisa dicairkan.

“Kami lagi dalami dan kerja sama dengan PPATK dan Divhubinter (Divisi Hubungan Internasional) untuk koordinasi sehingga uang di luar negeri bisa kami pindahkan ke sini sebagai barang bukti,” kata Whisnu.

Dalam perkara ini Bareskrim Polri telah menyita aset Indra senilai total Rp 55 miliar. Aset-aset itu adalah satu buah mobil Tesla, Ferrari, 6 unit rumah dan bangunan di Sumatera Utara dan Tangerang, jam tangan, dan uang tunai sejumlah Rp 1.245.371.103.

Di sisi lain, korban investasi bodong Binomo telah mencapai 40 orang dengan kerugian senilai Rp 44 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.