Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/03/2022, 10:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani menyatakan, acara balapan MotoGP yang diselenggarakan di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) mampu membangkitkan ekonomi kerakyatan di wilayah setempat.

Ia menilai, gelaran MotoGP membuat Lombok menjadi destinasi wisata super prioritas yang luar biasa. Selain itu, dampak dari penyelenggaraan MotoGP bisa dirasakan masyarakat setempat saat ini.

"Event MotoGP ini membuat Lombok menjadi destinasi wisata super prioritas yang luar biasa, ekonomi kerakyatan bangkit dan masyarakat merasakan itu saat ini. Kita semua patut ucapkan terimakasih kepada Presiden Jokowi dan Pak Sandi sebagai Menteri Pariwisata karena komitmennya NTB menjadi daerah tujuan wisata utama para turis dan wisatawan lokal," kata Muzani dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/3/2022).

Baca juga: Jokowi Akan Nonton Langsung MotoGP Mandalika, Hari Ini

Muzani saat ini menghadiri acara ramah tamah bersama seluruh pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), dan anggota dewan Partai Gerindra se-Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam kesempatan itu, Muzani berbicara mengenai komitmen Partai Gerindra dalam upaya membangkitkan ekonomi kerakyatan pascapandemi Covid-19.

Muzani menyampaikan terimakasih kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang telah berkomitmen menjadikan Lombok menjadi destinasi wisata super prioritas. Masyarakat Lombook, kata Muzani, harus bersiap-siap untuk menjadi daerah wisata tujuan utama para wisatawan internasional.

"Dan Partai Gerindra akan terus berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi nasional pascapandemi Covid-19," tambah dia.

Muzani mengatakan, melalui acara MotoGP, pemerintah telah membuat ekonomi Lombok bangkit begitu pesat. Semua fasilitas yang ada, seperti hotel, restoran, dan jalan-jalan dipenuhi wisatawan. Bahkan, pendapatan asli daerah (PAD) Lombok meningkat pesat.

"Ini adalah bukti bahwa pariwisata bisa menjadi sumber kebangkitan ekonomi. Ini merupakan keberkahan kita dalam pariwisata," ujar Muzani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa M 4,3 Guncang Garut, Pusat Gempa di Kedalaman 3 Km

Gempa M 4,3 Guncang Garut, Pusat Gempa di Kedalaman 3 Km

Nasional
Tanggal 8 Februari Hari Memperingati Apa?

Tanggal 8 Februari Hari Memperingati Apa?

Nasional
IPK Turun, Upaya Pemberantasan Korupsi Indonesia Dianggap Terpuruk

IPK Turun, Upaya Pemberantasan Korupsi Indonesia Dianggap Terpuruk

Nasional
Nilai Kepala BRIN Tak Buat Kemajuan, Anggota DPR: Yang Ada Malah Kontroversi

Nilai Kepala BRIN Tak Buat Kemajuan, Anggota DPR: Yang Ada Malah Kontroversi

Nasional
Eks Penyidik KPK Sebut Janji Jokowi Perkuat Pemberantasan Korupsi Hanya Basa-basi

Eks Penyidik KPK Sebut Janji Jokowi Perkuat Pemberantasan Korupsi Hanya Basa-basi

Nasional
IPK Indonesia Turun, Janji Jokowi Lawan Korupsi Dinilai Tak Bermakna

IPK Indonesia Turun, Janji Jokowi Lawan Korupsi Dinilai Tak Bermakna

Nasional
Kasus Omicron XBB.1.5 atau Kraken di Pamulang Baru Pulang Umrah

Kasus Omicron XBB.1.5 atau Kraken di Pamulang Baru Pulang Umrah

Nasional
ICW Sebut Pernyataan Pemberantasan Korupsi Jokowi Hanya Pemanis Pidato

ICW Sebut Pernyataan Pemberantasan Korupsi Jokowi Hanya Pemanis Pidato

Nasional
IPK 2022 Sama dengan 2014, Pengamat Sebut Jokowi Belum Berkontribusi dalam Pemberantasan Korupsi

IPK 2022 Sama dengan 2014, Pengamat Sebut Jokowi Belum Berkontribusi dalam Pemberantasan Korupsi

Nasional
Perkuat Koalisi Perubahan, Demokrat Buka Kemungkinan Komunikasi dengan Partai Lain

Perkuat Koalisi Perubahan, Demokrat Buka Kemungkinan Komunikasi dengan Partai Lain

Nasional
UPDATE 1 Februari 2023: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 74,62 Persen, Ketiga 29,60 Persen

UPDATE 1 Februari 2023: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 74,62 Persen, Ketiga 29,60 Persen

Nasional
Demokrat: Kalau Ada yang Masih Galau, Koalisi Perubahan Terbuka Menerima

Demokrat: Kalau Ada yang Masih Galau, Koalisi Perubahan Terbuka Menerima

Nasional
Jokowi Awali Kunker di Bali dengan Resmikan Pasar Seni Sukawati

Jokowi Awali Kunker di Bali dengan Resmikan Pasar Seni Sukawati

Nasional
UPDATE 1 Februari 2023: Kasus Covid-19 Bertambah 273, Totalnya Jadi 6.730.289

UPDATE 1 Februari 2023: Kasus Covid-19 Bertambah 273, Totalnya Jadi 6.730.289

Nasional
ICW Sebut Merosotnya IPK Tak Terlepas dari Pernyataan Luhut dan Tito yang Permisif terhadap Korupsi

ICW Sebut Merosotnya IPK Tak Terlepas dari Pernyataan Luhut dan Tito yang Permisif terhadap Korupsi

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.