Kompas.com - 24/01/2022, 05:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Dave Laksono, menepis bahwa partainya sedang didekati Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, untuk kepentingan Pilpres 2024.

Isu bahwa Anies merapat ke partai berlambang pohon beringin itu berembus ketika dia diundang sebagai tamu elite dalam acara akad nikah Wakil Ketua Umum Golkar, Nurdin Halid, di Makassar, Sabtu (22/1/2022).

"Kalau bersilaturahim, ya silakan. Kita sebagai orang Timur kan bebas dong (untuk bersilaturahim)," ujar Dave kepada wartawan, Minggu kemarin.

Baca juga: Golkar Janji Tak Akan Usung Capres Selain Airlangga di Pilpres 2024

"Tapi kalau untuk calon presiden, tidak ada pergantian, ataupun pembicaraan untuk pergantian," ujar dia, 

Dave menggaransi, partainya tak akan mencalonkan sosok selain Ketua Umum Airlangga Hartarto pada Pilpres 2024. Dave menyatakan, Golkar dan seluruh organisasi sayap sudah sepakat melalui musyawarah nasional (munas) dan rapat pimpinan nasional (rapimnas) untuk memenangkan Airlangga Hartarto pada 2024.

Ia mengeklaim, di internal partai, tidak ada pembicaraan apa pun menyangkut Anies Baswedan dan peluangnya diusung Golkar pada 2024.

"Sampai saat ini tidak ada ruang apa pun yang dibuat untuk mengubah keputusan munas yang diperkuat dalam rapimnas," ujar Dave.

Baca juga: PSI Tegaskan Tidak Anti Formula E, asalkan Anies Selesaikan Dulu Masalah Banjir dan Macet

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.