KILAS

Menteri Trenggono Dorong Lulusan Satuan Pendidikan Kementerian KP Jadi Entrepreneur

Kompas.com - 30/08/2021, 21:39 WIB
Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono dalam ?Audiensi Menteri Kelautan dan Perikanan Bersama Lulusan Terbaik Satuan Pendidikan Tinggi Lingkup Kementerian KP Tahun 2021? di kantor Kementerian KP, Senin (30/8/2021).
DOK. Humas Kementerian KPMenteri KP Sakti Wahyu Trenggono dalam ?Audiensi Menteri Kelautan dan Perikanan Bersama Lulusan Terbaik Satuan Pendidikan Tinggi Lingkup Kementerian KP Tahun 2021? di kantor Kementerian KP, Senin (30/8/2021).

KOMPAS.com – Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KP) Sakti Wahyu Trenggono mendorong lulusan satuan pendidikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Kementerian KP) menjadi entrepreneur atau pengusaha andal.

“Anda harus menjadi pemimpin-pemimpin utama di masanya serta dapat mengisi seluruh peluang usaha di sektor kelautan dan perikanan,” ujarnya.

Menurut Trenggono, lulusan satuan pendidikan tinggi Kelautan dan Perikanan (Kementerian KP) memiliki ruang yang tidak terbatas dalam berkarya.

Terlebih, para lulusan telah diberikan pembelajaran dengan pola pendidikan vokasi berbasis teaching factory. Pendidikan ini membekali lulusan dengan 30 persen teori dan 70 persen praktik, serta pendidikan mental, karakter, dan kedisiplinan ala militer.

Baca juga: Staf Khusus Jokowi: Pendidikan Vokasi Solusi Masalah Pengangguran

Pernyataan tersebut Trenggono sampaikan saat menerima 58 lulusan terbaik dan teladan dari 11 satuan pendidikan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia dalam “Audiensi Menteri KP Bersama Lulusan Terbaik Satuan Pendidikan Tinggi Lingkup Kementerian KP Tahun 2021” di kantor Kementerian KP, Jakarta, Senin (30/8/2021).

Lulusan satuan pendidikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Kementerian KP) merupakan tonggak pembangunan bangsa dan negara pada sektor kelautan dan perikanan.

Untuk dapat membangun sektor tersebut, Kementerian KP telah berkomitmen penuh menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni.

Mumpuni yang dimaksud, yaitu memiliki kemampuan dalam mengantisipasi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), mampu menjawab tantangan yang sangat dinamis, dan menjadi entrepreneur sukses.

Baca juga: Ganjar Pranowo Dorong Mahasiswa Vokasi Berani Jadi Entrepreneur

Untuk diketahui, Indonesia baru mengambil 3,3 persen dari pergerakan pasar produk perikanan dunia yang mencapai 162,7 miliar dollar Amerika Serikat (AS).

Oleh karenanya, Trenggono berharap, lulusan satuan pendidikan tinggi Kementerian KP dapat menguasai produk-produk unggulan dari hulu ke hilir, seperti udang, kepiting, dan rumput laut.

"Saat ini kami juga telah tergabung dalam jaringan besar laba-laba digital. Sebab, tidak ada satu pun orang yang tidak memiliki device. Kami sudah saling terkoneksi," terangnya.

Trenggono menyebut, lulusan satuan pendidikan tinggi Kementerian KP merupakan generasi muda yang memiliki keunggulan dibanding sekolah umum biasa.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alasan Kejagung Akan Panggil Kominfo dalam Perkara Satelit Kemenhan

Alasan Kejagung Akan Panggil Kominfo dalam Perkara Satelit Kemenhan

Nasional
KPK Gandeng PT Taspen Jamin Pemenuhan Hak dan Kewajiban Pegawai

KPK Gandeng PT Taspen Jamin Pemenuhan Hak dan Kewajiban Pegawai

Nasional
Jokowi: Kami Pastikan Suplai Kebutuhan Dunia, tapi Bukan Dalam Bahan Mentah

Jokowi: Kami Pastikan Suplai Kebutuhan Dunia, tapi Bukan Dalam Bahan Mentah

Nasional
Jokowi Sebut Ada 5,5 Gigawatt PLTU yang Akan 'Pensiun Dini'

Jokowi Sebut Ada 5,5 Gigawatt PLTU yang Akan "Pensiun Dini"

Nasional
Singapura Boleh Latihan Militer di Langit Indonesia, Prabowo: Sama Sekali Tidak Membahayakan

Singapura Boleh Latihan Militer di Langit Indonesia, Prabowo: Sama Sekali Tidak Membahayakan

Nasional
Jaksa Agung Sebut Korupsi di Bawah Rp 50 Juta Cukup Kembalikan Kerugian Negara

Jaksa Agung Sebut Korupsi di Bawah Rp 50 Juta Cukup Kembalikan Kerugian Negara

Nasional
Komnas HAM Periksa Berbagai Saksi Terkait Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Nonaktif Langkat

Komnas HAM Periksa Berbagai Saksi Terkait Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Nonaktif Langkat

Nasional
Bersama Pemkab Tanah Bumbu, Kementerian KP Wujudkan Kampung Gabus Haruan

Bersama Pemkab Tanah Bumbu, Kementerian KP Wujudkan Kampung Gabus Haruan

Nasional
KPK Bongkar Peran Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto dalam Kasus Dugaan Suap Dana PEN

KPK Bongkar Peran Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto dalam Kasus Dugaan Suap Dana PEN

Nasional
3 Prajurit TNI AD Gugur Ditembak KKB, KSAD Dudung: Saya Merasa Kehilangan

3 Prajurit TNI AD Gugur Ditembak KKB, KSAD Dudung: Saya Merasa Kehilangan

Nasional
Dapat Kuota 500, KSAL Cari Personel Komcad untuk Awaki Kapal Perang-Pesawat Udara

Dapat Kuota 500, KSAL Cari Personel Komcad untuk Awaki Kapal Perang-Pesawat Udara

Nasional
Pemerintah Didesak Lipat Gandakan Tempat Isolasi Terpusat di DKI

Pemerintah Didesak Lipat Gandakan Tempat Isolasi Terpusat di DKI

Nasional
Menkes Ungkap Kriteria Pasien Omicron yang Perlu Dirawat di RS: Lansia, Punya Komorbid, hingga Belum Divaksin

Menkes Ungkap Kriteria Pasien Omicron yang Perlu Dirawat di RS: Lansia, Punya Komorbid, hingga Belum Divaksin

Nasional
Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto Tak Hadir Saat Pengumuman Tersangka Dana PEN Kolaka Timur

Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto Tak Hadir Saat Pengumuman Tersangka Dana PEN Kolaka Timur

Nasional
Draf UU IKN Lengkap, Kini Siap Diantar ke Kemensetneg

Draf UU IKN Lengkap, Kini Siap Diantar ke Kemensetneg

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.