Kompas.com - 19/08/2021, 10:54 WIB
Mahmudin (52), warga Dusun Gandoran, Desa Mlandi, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, melakukan aksi jalan kaki menuju Istana Merdeka Jakarta Pusat. Dia melintas kawasan Wisata Batik di Desa Trusmi, Kecamatan Weru, Jalur Utama Pantura Kabupaten Cirebon, Minggu (11/8/2019) petang. MUHAMAD SYAHRI ROMDHONMahmudin (52), warga Dusun Gandoran, Desa Mlandi, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, melakukan aksi jalan kaki menuju Istana Merdeka Jakarta Pusat. Dia melintas kawasan Wisata Batik di Desa Trusmi, Kecamatan Weru, Jalur Utama Pantura Kabupaten Cirebon, Minggu (11/8/2019) petang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo memberikan hadiah berupa sepeda ke Mahmudin, warga Wonosobo, Jawa Tengah, yang berjalan kaki ke Istana Merdeka, Jakarta.

Warga 63 tahun itu nekat berjalan kaki sejauh 470 kilometer selama 8 hari 9 malam. Aksi ini dilakukan dalam rangka menyambut HUT Ke-76 RI.

Hadiah tersebut diserahkan oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Rabu (18/8/2021).

"Ini bukan yang pertama dilakukan Pak Mahmudin. Jadi Presiden memberikan apresiasi kepada beliau atas semangatnya merayakan kemerdekaan,” kata Moeldoko melalui keterangan tertulis.

Baca juga: Penghapusan Mural, antara Sikap Antikritik dan Instruksi Jokowi yang Tak Didengarkan...

Selain sepeda, Jokowi juga memberikan bingkisan kepada Mahmudin. Presiden pun mengaku sangat mengapresiasi semangat Mahmudin.

"Semangat Pak Mahmudin sejalan dengan semangat ketangguhan bangsa ini," ujar Moeldoko.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mahmudin merupakan warga Dusun Gandoran, Desa Mlandi, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo.

Ia mendatangi Istana Kepresidenan dengan mengenakan pakaian adat khas Jawa Tengah dan sejumlah atribut seperti bendera Merah Putih.

Baca juga: Megawati: Pak Jokowi Saya Tangisi, Mikirin Rakyat sampai Badannya Kurus

Aksi jalan kaki ini bukanlah yang pertama. Tercatat, Mahmudin sudah empat kali melakukan aksi serupa setiap 17 Agustus yakni pada tahun 2017, 2019, 2020 dan tahun ini.

Di tahun 2018, Mahmudin melakukan aksi yang sedikit berbeda yakni bersepeda Wonosobo-Jakarta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indonesia Membaik, Awas Lolos Mulut Buaya Masuk Mulut Macan...

Indonesia Membaik, Awas Lolos Mulut Buaya Masuk Mulut Macan...

Nasional
KTT Asia-Eropa, Jokowi Sampaikan Dua Area Kerja Sama yang Perlu Ditingkatkan

KTT Asia-Eropa, Jokowi Sampaikan Dua Area Kerja Sama yang Perlu Ditingkatkan

Nasional
Jokowi Ingin RI Berkontribusi agar Taliban Penuhi Janji soal Pemberdayaan Perempuan Afghanistan

Jokowi Ingin RI Berkontribusi agar Taliban Penuhi Janji soal Pemberdayaan Perempuan Afghanistan

Nasional
Mulai 28 November, Pelaku Perjalanan Indonesia Bisa ke Singapura Tanpa Karantina, Ini Syaratnya

Mulai 28 November, Pelaku Perjalanan Indonesia Bisa ke Singapura Tanpa Karantina, Ini Syaratnya

Nasional
Ketua Panitia Dukung Saran 9 Kiai Sepuh Terkait Muktamar Ke-34 NU pada Januari 2022

Ketua Panitia Dukung Saran 9 Kiai Sepuh Terkait Muktamar Ke-34 NU pada Januari 2022

Nasional
Para Elite Politik di Lingkaran Pemuda Pancasila, dari Bamsoet hingga Jokowi

Para Elite Politik di Lingkaran Pemuda Pancasila, dari Bamsoet hingga Jokowi

Nasional
Komnas HAM Harap Jaksa Agung Segera Umumkan Tim Penyidik Kasus Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM Harap Jaksa Agung Segera Umumkan Tim Penyidik Kasus Pelanggaran HAM Berat

Nasional
Kontras Harap Masyarakat Sipil Dilibatkan dalam Tim Penyidik Kasus Pelanggaran HAM Berat

Kontras Harap Masyarakat Sipil Dilibatkan dalam Tim Penyidik Kasus Pelanggaran HAM Berat

Nasional
Di KTT Asia-Eropa, Jokowi Singgung Kesenjangan Vaksin Negara Kaya-Miskin

Di KTT Asia-Eropa, Jokowi Singgung Kesenjangan Vaksin Negara Kaya-Miskin

Nasional
Komnas HAM Harap Jaksa Agung Segera Umumkan Kasus HAM Berat yang Akan Disidik

Komnas HAM Harap Jaksa Agung Segera Umumkan Kasus HAM Berat yang Akan Disidik

Nasional
217.000 Personil Polri Disiapkan Untuk Jaga Posko PPKM Selama Libur Nataru

217.000 Personil Polri Disiapkan Untuk Jaga Posko PPKM Selama Libur Nataru

Nasional
Hindari Gelombang Ketiga, Satgas Ungkap Kunci Penanganan Covid-19 Saat Nataru

Hindari Gelombang Ketiga, Satgas Ungkap Kunci Penanganan Covid-19 Saat Nataru

Nasional
Polri: 70 Persen Masyarakat Mau Mudik, 30 Persen Memilih di Rumah Saat Nataru

Polri: 70 Persen Masyarakat Mau Mudik, 30 Persen Memilih di Rumah Saat Nataru

Nasional
Komnas HAM Sambut Baik Rencana Jaksa Agung Lakukan Penyidikan Kasus HAM Berat

Komnas HAM Sambut Baik Rencana Jaksa Agung Lakukan Penyidikan Kasus HAM Berat

Nasional
Sukseskan Presidensi G20, Kemenkominfo Siapkan Bandwidth 20 Gbps

Sukseskan Presidensi G20, Kemenkominfo Siapkan Bandwidth 20 Gbps

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.