[POPULER NASIONAL] Jokowi: Saya Dulu Disebut "Klemar-klemer" | Respons KPK soal Gedung KPK yang Ditembak Cahaya Laser

Kompas.com - 30/06/2021, 09:00 WIB
Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/6/2021). Vaksinasi yang digelar pada Kamis ini menyasar 10.000 peserta yang terdiri dari pelayan publik, tenaga pendidik, lansia, dan kelompok rentan. SETPRES/AGUS SUPARTOPresiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/6/2021). Vaksinasi yang digelar pada Kamis ini menyasar 10.000 peserta yang terdiri dari pelayan publik, tenaga pendidik, lansia, dan kelompok rentan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Informasi mengenai kritikan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) kepada Presiden Joko Widodo masih meramaikan pemberitaan di desk nasonal Kompas.com.

Presiden Joko Widodo akhirnya merespons kritikan BEM UI yang menilai ia sebagai "The King of Lip Service".

Menurut Jokowi, kritikan semacam itu hal biasa baginya. Bahkan ia dulu pernah disebut klemar-klemer dan plonga-plongo.

Artikel yang berisikan respons Jokowo terhadap kritikan BEM UI tersebut menarik perhatian pembaca Kompas.com dan menjadikannya berita terpopuler di desk nasional Kompas.com.

Selain itu, informasi mengenai Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ditembaki laser dengan tulisan 'Berani Jujur Pecat' juga menarik perhatian para pembaca Kompas.com.

KPK pun merespons aksi yang dilakukan koalisi masyarakat sipil tersebut. Artikel yang berisikan respons KPK itu pun masuk ke dalam deretan berita terpopuler di desk nasional Kompas.com.

Berikut paparannya:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Jokowi: Saya Dulu Disebut "Klemar-klemer"

Presiden Joko Widodo memberikan tanggapan atas kritikan berupa gambar dan narasi yang diunggah oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).

Dalam unggahan BEM UI itu, Jokowi disebut sebagai sosok "The King of Lip Service". Pasalnya, dirinya dinilai kerap memberikan janji, tetapi tidak direalisasikan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenkes: Varian Omicron Mengelabui Imunitas Tubuh dan Turunkan Efikasi Vaksin Covid-19

Kemenkes: Varian Omicron Mengelabui Imunitas Tubuh dan Turunkan Efikasi Vaksin Covid-19

Nasional
Sebut Mobilitas Masyarakat Mulai Naik, Luhut: Mendekati Idul Fitri 2021

Sebut Mobilitas Masyarakat Mulai Naik, Luhut: Mendekati Idul Fitri 2021

Nasional
Saat Panglima TNI Soroti Peristiwa Bentrokan Kopassus Vs Brimob di Timika...

Saat Panglima TNI Soroti Peristiwa Bentrokan Kopassus Vs Brimob di Timika...

Nasional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, ini 18 Daerah yang Terapkan Level 3

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, ini 18 Daerah yang Terapkan Level 3

Nasional
Saat Erick Thohir Jadi Anggota Kehormatan Banser NU

Saat Erick Thohir Jadi Anggota Kehormatan Banser NU

Nasional
Perpanjangan PPKM Jawa-Bali, 24 Daerah ini Berstatus Level 1

Perpanjangan PPKM Jawa-Bali, 24 Daerah ini Berstatus Level 1

Nasional
Luhut: 10 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali Kembali Turun ke Level 2 Karena Angka Tracing Turun

Luhut: 10 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali Kembali Turun ke Level 2 Karena Angka Tracing Turun

Nasional
Perpanjangan PPKM Jawa-Bali, DKI Jakarta Kembali Berstatus Level 2

Perpanjangan PPKM Jawa-Bali, DKI Jakarta Kembali Berstatus Level 2

Nasional
Buntut Kasus di KPI, Komnas HAM Desak Polisi Tingkatkan Kemampuan Atasi Aduan Kekerasan Seksual

Buntut Kasus di KPI, Komnas HAM Desak Polisi Tingkatkan Kemampuan Atasi Aduan Kekerasan Seksual

Nasional
[POPULER NASIONAL] Bentrok Kopassus Vs Brimob, Panglima TNI: Proses Hukum yang Terlibat | Bentrokan Kopassus Vs Brimob akibat Perkara Rokok

[POPULER NASIONAL] Bentrok Kopassus Vs Brimob, Panglima TNI: Proses Hukum yang Terlibat | Bentrokan Kopassus Vs Brimob akibat Perkara Rokok

Nasional
Menteri Diduga Terlibat Bisnis PCR Dinilai Salahi Prinsip Good and Clean Goverment

Menteri Diduga Terlibat Bisnis PCR Dinilai Salahi Prinsip Good and Clean Goverment

Nasional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 14 Desember, Sejumlah Daerah Kembali ke Level 2

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 14 Desember, Sejumlah Daerah Kembali ke Level 2

Nasional
Polri: Bentrokan Personel Kopassus dan Brimob di Tembagapura Tak Ganggu Soliditas TNI-Polri

Polri: Bentrokan Personel Kopassus dan Brimob di Tembagapura Tak Ganggu Soliditas TNI-Polri

Nasional
Luhut: Masyarakat Jangan Panik Varian Omicron, Hanya Perlu Waspada

Luhut: Masyarakat Jangan Panik Varian Omicron, Hanya Perlu Waspada

Nasional
Hasil Evaluasi PPKM, Luhut Sebut Situasi Covid-19 di Jawa-Bali Stabil

Hasil Evaluasi PPKM, Luhut Sebut Situasi Covid-19 di Jawa-Bali Stabil

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.