Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Panglima TNI Pimpin Sertijab Kepala Staf Umum hingga Asisten Personel

Kompas.com - 09/06/2021, 21:00 WIB
Achmad Nasrudin Yahya,
Krisiandi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, memimpin upacara serah terima jabatan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI dan Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (9/6/2021).

Dalam kegiatan tersebut, Hadi memimpin sertijab Kasum TNI dari Letjen TNI Ganip Warsito kepada Letjen TNI Eko Margiyono dan Aspers Panglima TNI dari Marsda TNI Diyah Yudanardi kepada Marsda TNI A Gustaf Brugman.

"Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI juga menyerahkan jabatan Komandan Sekolah Staf dan Komando (Dansesko) TNI kepada Marsda TNI Diyah Yudanardi dan Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI kepada Marsda TNI Andyawan Martono P," ujar Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) Edys Riyanto dalam keterangan tertulis, Rabu (9/6/2021).

Baca juga: Cerita Pasien Covid-19 Memaksa Pulang dan Meninggal di Perjalanan, Pemakaman Dikawal TNI dan Polisi

Edys menjelaskan, jabatan Ganip Warsito sebagai Kepala BNPB dan Eko Margiyono menjadi Kasum TNI berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/435/V/2021 tanggal 25 Mei 2021.

Sementara, berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/350/IV/2021 tanggal 26 April 2021, Diyah Yudanardi menjabat sebagai Dansesko TNI menggantikan Marsdya TNI Dedy Permadi yang masuk dalam rangka pensiun.

Sedangkan, Marsda TNI Andyawan Martono P menjabat sebagai Danjen Akademi TNI menggantikan Marsdya TNI Tamsil Gustari Malik yang juga dalam rangka pensiun.

Baca juga: Mobil Pratu Nurrohman dan Istri Dipepet lalu Ditembak OTK, TNI dan Polisi Bikin Tim Usut Pelaku

Pada upacara penyerahan jabatan Dansesko TNI dan Danjen Akademi TNI tersebut, Panglima TNI menyerahkan Pusara Sesko TNI "Tegak Amalkan Sapta Marga" kepada Marsda TNI Diyah Yudanardi dan Pusara Akademi TNI "Bhineka Eka Bhakti" kepada Marsda TNI Andyawan Martono P.

Sebagai pejabat baru, Eko Margiyono, Diyah Yudanardi, Marsda TNI Andyawan Martono P, dan A Gustaf Brugman melakukan pengambilan sumpah jabatan.

Kemudian dilanjutkan penandatanganan pakta integritas dan berita acara sertijab yang dipimpin langsung Hadi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Soal Presidential Club, Prabowo Diragukan Bisa Didikte Presiden Terdahulu

Soal Presidential Club, Prabowo Diragukan Bisa Didikte Presiden Terdahulu

Nasional
Soal 'Presidential Club', Golkar Yakin Prabowo Bisa Menyatukan para Presiden Terdahulu

Soal "Presidential Club", Golkar Yakin Prabowo Bisa Menyatukan para Presiden Terdahulu

Nasional
Tanggapi Isu 'Presidential Club', PDI-P: Terlembaga atau Ajang Kongko?

Tanggapi Isu "Presidential Club", PDI-P: Terlembaga atau Ajang Kongko?

Nasional
Cak Imin Sebut PKB Jaring Calon Kepala Daerah dengan 3 Kriteria

Cak Imin Sebut PKB Jaring Calon Kepala Daerah dengan 3 Kriteria

Nasional
Golkar: 'Presidential Club' Bisa Permudah Prabowo Jalankan Pemerintahan

Golkar: "Presidential Club" Bisa Permudah Prabowo Jalankan Pemerintahan

Nasional
Jokowi Diprediksi Gandeng Prabowo Buat Tebar Pengaruh di Pilkada 2024

Jokowi Diprediksi Gandeng Prabowo Buat Tebar Pengaruh di Pilkada 2024

Nasional
Kans Parpol Pro Prabowo-Gibran Dengarkan Jokowi Tergantung Relasi

Kans Parpol Pro Prabowo-Gibran Dengarkan Jokowi Tergantung Relasi

Nasional
Demokrat Yakin Jokowi-Megawati Bisa Bersatu di 'Presidential Club'

Demokrat Yakin Jokowi-Megawati Bisa Bersatu di "Presidential Club"

Nasional
Sebut SBY Setuju Prabowo Bentuk 'Presidential Club', Demokrat: Seperti yang AS Lakukan

Sebut SBY Setuju Prabowo Bentuk "Presidential Club", Demokrat: Seperti yang AS Lakukan

Nasional
Jokowi Diperkirakan Bakal Gunakan Pengaruhnya di Pilkada Serentak 2024

Jokowi Diperkirakan Bakal Gunakan Pengaruhnya di Pilkada Serentak 2024

Nasional
Soal Kemungkinan Gabung Koalisi Prabowo, Cak Imin: Kita Lihat pada 20 Oktober

Soal Kemungkinan Gabung Koalisi Prabowo, Cak Imin: Kita Lihat pada 20 Oktober

Nasional
Kementerian PPPA Akan Dampingi Anak Korban Mutilasi di Ciamis

Kementerian PPPA Akan Dampingi Anak Korban Mutilasi di Ciamis

Nasional
'Orang Toxic Jangan Masuk Pemerintahan, Bahaya'

"Orang Toxic Jangan Masuk Pemerintahan, Bahaya"

Nasional
Prabowo Perlu Waktu untuk Bertemu, PKS Ingatkan Silaturahmi Politik Penting bagi Demokrasi

Prabowo Perlu Waktu untuk Bertemu, PKS Ingatkan Silaturahmi Politik Penting bagi Demokrasi

Nasional
Soal Tak Bawa Orang “Toxic” ke Pemerintahan, Cak Imin: Bukan Cuma Harapan Pak Luhut

Soal Tak Bawa Orang “Toxic” ke Pemerintahan, Cak Imin: Bukan Cuma Harapan Pak Luhut

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com