Kompas.com - 22/05/2021, 09:19 WIB
Dokumentasi penyerahan donasi sebesar Rp 100 juta dari PT Duta Danadyaksa Teknologi (DD Tekno) kepada tim Resources Mobilization (Remo) Dompet Dhuafa di Masjid Cordofa Dompet Dhuafa, Jakarta Selatan, pada Jumat (21/5/2021). Donasi tersebut akan diteruskan kepada mitra Dompet Dhuafa di Palestina. Dok. Humas Dompet DhuafaDokumentasi penyerahan donasi sebesar Rp 100 juta dari PT Duta Danadyaksa Teknologi (DD Tekno) kepada tim Resources Mobilization (Remo) Dompet Dhuafa di Masjid Cordofa Dompet Dhuafa, Jakarta Selatan, pada Jumat (21/5/2021). Donasi tersebut akan diteruskan kepada mitra Dompet Dhuafa di Palestina.

KOMPAS.com - Mitra Pengelola Zakat (MPZ) Dompet Dhuafa, PT Duta Danadyaksa Teknologi (DD Tekno) menyalurkan donasi sebesar Rp 100 juta untuk rakyat Palestina.

Donasi tersebut diserahkan kepada tim Resources Mobilization (Remo) Dompet Dhuafa di Masjid Cordofa Dompet Dhuafa, Jakarta Selatan, pada Jumat (21/5/2021).

“Palestina butuh doa dan dukungan kita. Israel tak henti menyerang Palestina hingga ratusan nyawa melayang, ribuan terluka. Orang tua, anak-anak kecil bahkan balita ikut menjadi korban,” kata Chief Executive Officer (CEO) DD Tekno Iskandar Syamsi.

Baca juga: Berhasil Kumpulkan Dana hingga Rp 100 Miliar, Dompet Dhuafa Apresiasi Para Donatur

Iskandar mengatakan, donasi kemanusiaan yang telah dikumpulkan DD Tekno menjadi wujud dukungan dan bantuan kepada warga Palestina yang tengah memperjuangkan hak dan kemerdekaan.

“Alhamdulillah DD Tekno di sini akan turut mendukung warga Palestina dengan bantuan berupa donasi sebesar 100 juta rupiah untuk tahap pertama,” ujarnya, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com pada Jumat (21/5/2021).

Donasi tersebut, lanjut Iskandar, akan disalurkan melalui Dompet Dhuafa untuk diteruskan kepada mitra-mitra Dompet Dhuafa yang berada di Palestina.

Menanggapi hal tersebut, General Manager (GM) Remo Dompet Dhuafa Ahmad Faqih Syarafaddin menyebutkan, Dompet Dhuafa memiliki tiga fokus pada program kemanusiaan sebagai respons darurat kemanusian di Palestina.

Baca juga: Biden Janji Bangun Ulang Gaza yang Hancur Lebur akibat Konflik Israel-Palestina

Ketiga program tersebut antara lain penyediaan makanan, perlengkapan medis, dan penyediaan air bersih untuk wilayah Yerusalem dan Gaza.

“Banyak warga sipil Palestina yang terdampak atas apa yang dilakukan Israel. Sebagai lembaga kemanusiaan yang memiliki jaringan global, Dompet Dhuafa akan terus melakukan aksi-aksi kemanusiaan terhadap saudara-saudara kita di sana,” kata Ahmad.

Sementara itu, Imam Masjid Al Aqsha Syeikh Ammar Azmi Ar-Rafati Al-Jaelani yang juga hadir dalam penyerahan donasi tersebut menyatakan, sudah menjadi tugas bagi seluruh muslim untuk peduli dan melindungi Masjid Al-Aqsha.

Menurutnya, kasus kejahatan terhadap masyarakat Palestina yang dilakukan oleh tentara Israel adalah ironi kemanusiaan.

Baca juga: Tanggap Darurat Bantu Palestina, Dompet Dhuafa Fokus pada 3 Program Kemanusiaan

Adapun penyerahan donasi DD Tekno tersebut juga disaksikan oleh Ketua Yayasan dan perwakilan manajemen Dompet Dhuafa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DCA Sempat Jadi Dalih Pesawat Tempur Singapura Sering 'Nyelonong' Masuk ke Wilayah RI

DCA Sempat Jadi Dalih Pesawat Tempur Singapura Sering "Nyelonong" Masuk ke Wilayah RI

Nasional
Pemerintah Dinilai Tak Mau Tarik 'Rem Darurat' Menangani Penyebaran Omicron

Pemerintah Dinilai Tak Mau Tarik "Rem Darurat" Menangani Penyebaran Omicron

Nasional
Pemerintah Diminta Perhatikan Keterwakilan Perempuan Saat Tunjuk Penjabat Kepala Daerah

Pemerintah Diminta Perhatikan Keterwakilan Perempuan Saat Tunjuk Penjabat Kepala Daerah

Nasional
Eks Dirjen Kemendagri Diberi Wewenang Kelola Peminjaman Dana PEN, tapi Minta 'Upah' 3 Persen

Eks Dirjen Kemendagri Diberi Wewenang Kelola Peminjaman Dana PEN, tapi Minta "Upah" 3 Persen

Nasional
Komando Operasi Udara Nasional Resmi Beroperasi

Komando Operasi Udara Nasional Resmi Beroperasi

Nasional
Bisa Atur Pinjaman Dana PEN, Eks Dirjen Kemendagri Diduga Tak Hanya Terima Uang dari Kolaka Timur

Bisa Atur Pinjaman Dana PEN, Eks Dirjen Kemendagri Diduga Tak Hanya Terima Uang dari Kolaka Timur

Nasional
Menkes Dorong Daerah Percepat Vaksinasi Lansia

Menkes Dorong Daerah Percepat Vaksinasi Lansia

Nasional
Jampidsus: Buronan Kita Ada 247, Kasus Korupsi hingga Pajak dan Pabean

Jampidsus: Buronan Kita Ada 247, Kasus Korupsi hingga Pajak dan Pabean

Nasional
Waspadai Lonjakan Covid-19, Keterisian Tempat Tidur RS Mulai Meningkat

Waspadai Lonjakan Covid-19, Keterisian Tempat Tidur RS Mulai Meningkat

Nasional
Menkes: BOR RS Covid-19 di Jakarta Saat Ini Berbasis Kapasitas Terpasang, Bukan Kapasitas Maksimal

Menkes: BOR RS Covid-19 di Jakarta Saat Ini Berbasis Kapasitas Terpasang, Bukan Kapasitas Maksimal

Nasional
Batuk dan Nyeri Tenggorokan Gejala Khas Varian Omicron

Batuk dan Nyeri Tenggorokan Gejala Khas Varian Omicron

Nasional
KPK: Eks Pramugari Garuda Siwi Widi Akan Kembalikan Uang Rp 647 Juta Terkait Kasus Pejabat Ditjen Pajak

KPK: Eks Pramugari Garuda Siwi Widi Akan Kembalikan Uang Rp 647 Juta Terkait Kasus Pejabat Ditjen Pajak

Nasional
Tanggapi Kritik Pelaksanaan PTM, Menkes: Belum Ada Anak-anak Dirawat di RS

Tanggapi Kritik Pelaksanaan PTM, Menkes: Belum Ada Anak-anak Dirawat di RS

Nasional
Ketika PDI-P Pertimbangkan Ahok, Bukan Risma, Jadi Kepala Otorita IKN

Ketika PDI-P Pertimbangkan Ahok, Bukan Risma, Jadi Kepala Otorita IKN

Nasional
Menkes: Orang Indonesia Lebih Rajin Pakai Masker Dibanding Warga AS dan Eropa

Menkes: Orang Indonesia Lebih Rajin Pakai Masker Dibanding Warga AS dan Eropa

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.