Wapres Dorong Kerja Sama Indonesia dan Qatar Melalui Pengembangan Uninus

Kompas.com - 13/01/2021, 08:01 WIB
Wakil Presiden RI KH Maruf Amin dalam konferensi daring Pengumuman Seleksi Guru PPPK Tahun 2021, Senin (23/11/2020). Tangkapan layar Youtube KemendikbudWakil Presiden RI KH Maruf Amin dalam konferensi daring Pengumuman Seleksi Guru PPPK Tahun 2021, Senin (23/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendorong upaya kerja sama Pemerintah Indonesia dengan Qatar melalui pengembangan Universitas Islam Nusantara (Uninus).

Ma'ruf menilai, Qatar memiliki kemajuan yang baik dalam bidang sains dan teknologi yang bisa diadopsi oleh Indonesia.

“Saya harap keunggulan Qatar bisa didistribusikan kepada Indonesia melalui Uninus. Jadi tidak hanya membantu finansial atau pembangunan tetapi diharapkan Qatar juga memberikan asistensi di dalam rangka kemajuan dan pengembangan ilmu dan pengetahuan terutama teknologi dan sains," ujar Ma’ruf saat menerima Ketua Yayasan Pembina Uninus Hasan Nuri Hidayatullah secara virtual di rumah dinas, dikutip dari siaran pers, Rabu (13/1/2021).

Baca juga: Sriwijaya Air SJ 182 Diduga Jatuh, Wapres Sampaikan Belangsungkawa

Menurut Ma'ruf, karena Uninus melakukan pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia yang unggul, mandiri, berakhlak mulia, berakhlakul kharimah, kerja sama dengan Qatar pun dinilai penting.

Hal tersebut juga dapat berkontribusi terhadap Indonesia secara umum.

Apalagi, Uninus juga disebutkannya memiliki wawasan kebangsaaan, serta rasa cinta Tanah Air dan mengintegerasikannya dengan nilai-nilai Islam.

Ia yakin, kerja sama yang dilakukan ini akan memberikan manfaat besar, baik dalam kemajuan pendidikan maupun di dalam penguatan bilateral antar Qatar dan Indonesia.

"Saya menganggap ini suatu bantuan yang sangat penting di dalam rangka pembinaan manusia Indonesia”, kata dia.

Baca juga: Temui Wapres Maruf Amin, Mensos Risma Cetuskan Ide Perbaikan Pengelolaan Balai

Ma'ruf pun berharap kerja sama antara Pemerintah Qatar dengan Indonesia dapat lebih diperluas melalui berbagai sektor ekonomi, perdagangan dan investasi.

Terlebih, Indonesia mempunyai berbagai kawasan ekonomi khusus dan industri yang sedang dikembangkan, termasuk pengembangan industri halal di Indonesia yang potensinya cukup besar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Sebut Jumlah Pengangguran di Indonesia Saat Ini Hampir 10 Juta

Jokowi Sebut Jumlah Pengangguran di Indonesia Saat Ini Hampir 10 Juta

Nasional
Wapres Pastikan Nilai Uang yang Diwakafkan Akan Terjaga

Wapres Pastikan Nilai Uang yang Diwakafkan Akan Terjaga

Nasional
Lembaga Eijkman: Vaksin Covid-19 Masih Efektif Lawan Mutasi Virus Corona B.1.1.7

Lembaga Eijkman: Vaksin Covid-19 Masih Efektif Lawan Mutasi Virus Corona B.1.1.7

Nasional
Dukcapil: Paspor AS Milik Bupati Sabu Raijua Terpilih, Orient Riwu Kedaluwarsa

Dukcapil: Paspor AS Milik Bupati Sabu Raijua Terpilih, Orient Riwu Kedaluwarsa

Nasional
Jokowi: Pandemi Buat Kinerja Perekonomian Kita Sangat Terganggu ...

Jokowi: Pandemi Buat Kinerja Perekonomian Kita Sangat Terganggu ...

Nasional
KPK: Tersangka Kasus Suap Pajak Diumumkan Setelah Penangkapan atau Penahanan

KPK: Tersangka Kasus Suap Pajak Diumumkan Setelah Penangkapan atau Penahanan

Nasional
Jaksa Diharapkan Tak Ajukan Tuntutan Rendah untuk Djoko Tjandra

Jaksa Diharapkan Tak Ajukan Tuntutan Rendah untuk Djoko Tjandra

Nasional
Kejagung Sita 17 Unit Bus Milik Eks Dirut Asabri Sonny Widjaja

Kejagung Sita 17 Unit Bus Milik Eks Dirut Asabri Sonny Widjaja

Nasional
[POPULER NASIONAL] Video Viral soal Perempuan yang Pamer Mobil Dinas TNI | Varian Baru Virus Corona yang Lebih Berbahaya

[POPULER NASIONAL] Video Viral soal Perempuan yang Pamer Mobil Dinas TNI | Varian Baru Virus Corona yang Lebih Berbahaya

Nasional
Transformasi Digital di Kesehatan, Pemerintah Akan Perluas Jangkauan Telemedicine

Transformasi Digital di Kesehatan, Pemerintah Akan Perluas Jangkauan Telemedicine

Nasional
Gugatan Jhoni Allen dan Munculnya Nama Ridwan Kamil di Polemik Partai Demokrat...

Gugatan Jhoni Allen dan Munculnya Nama Ridwan Kamil di Polemik Partai Demokrat...

Nasional
BIN Ambil Langkah Strategis Setelah Virus Corona B 1.1.7 Masuk Indonesia

BIN Ambil Langkah Strategis Setelah Virus Corona B 1.1.7 Masuk Indonesia

Nasional
PDI-P Ingin Ada Dialog Partai Politik Asia Afrika, Siap Jadi Tuan Rumah

PDI-P Ingin Ada Dialog Partai Politik Asia Afrika, Siap Jadi Tuan Rumah

Nasional
UPDATE: Tambah 12 di Korea Selatan, Total 3.703 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE: Tambah 12 di Korea Selatan, Total 3.703 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
PKS Minta Tak Ada Intervensi dalam Penciptaan Faksi di Parpol

PKS Minta Tak Ada Intervensi dalam Penciptaan Faksi di Parpol

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X