Prabowo: Patuhi Protokol Kesehatan Perwujudan Bela Negara di Masa Pandemi

Kompas.com - 19/12/2020, 14:51 WIB
Menhan Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat pembekalan kepada siswa-siswa SMA Taruna Nusantara Magelang, Jawa Tengah, Jumat (7/2/2020). Dalam pidatonya Menhan mendorong semua siswa SMA TN harus berprestasi di semua bidang profesi seperti bidang militer, ilmu pengetahuan dan olah raga. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/hp. ANTARA FOTO/ANIS EFIZUDINMenhan Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat pembekalan kepada siswa-siswa SMA Taruna Nusantara Magelang, Jawa Tengah, Jumat (7/2/2020). Dalam pidatonya Menhan mendorong semua siswa SMA TN harus berprestasi di semua bidang profesi seperti bidang militer, ilmu pengetahuan dan olah raga. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan, salah satu perwujudan bela negara di saat pandemi Covid-19 seperti saat ini adalah mematuhi protokol masyarakat.

"Yang paling urgen dalam melakukan bela negara adalah membela negara Indonesia untuk mengatasi pandemi Covid-19. Hal ini dapat diwujudkan dengan di antaranya mematuhi protokol kesehatan," kata Prabowo dalam acara Puisi Bela Negara: Mari Bela Negara ke-72 memperingati Hari Bela Negara ke-72 yang disiarkan secara virtual di Youtube Perpustakaan Nasional RI, Sabtu (19/12/2020).

Baca juga: Wamenhan: Bela Negara Harus Dijalankan Anak-anak hingga Orang Tua

Ia melanjutkan, cara mematuhi protokol kesehatan adalah dengan selalu menjalankan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan menggunakan sabun serta air mengalir.

Prabowo menyebut, 3M juga dapat dikatakan sebagai implementasi aksi bela negara dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Selain itu, Ketua Umum Partai Gerindra ini juga mengungkapkan bahwa upaya bela negara juga dilakukan oleh tenaga medis dalam menyelamatkan pasien Covid-19.

"Mereka tanpa kenal lelah, dan penuh kesadaran, dan keikhlasan berada di baris terdepan sebagai pembela negara," ujarnya.

Bahkan dia menilai, para tenaga medis rela menaruhkan nyawanya untuk memperjuangkan kesembuhan setiap warga negara yang terpapar Covid-19.

Tidak hanya tenaga medis, Prabowo menambahkan, upaya bela negara dapat diwujudkan oleh berbagai bidang pekerjaan.

"Begitu juga dalam melakukan upaya lain, di antaranya pemulihan kesadaran masyarakat, pemulihan ekonomi nasional, pendidikan dan keagamaan serta berbagai aspek kehidupan sebagai aksi bela negara," tuturnya.

Baca juga: Menko PMK: Bela Negara Penting untuk Cegah Radikalisme

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar mampu memberi kontribusi nyata dalam melakukan aksi bela negara sesuai profesi dan pekerjaan masing-masing.

Adapun Hari Bela Negara diperingati setiap 19 Desember di seluruh pelosok Tanah Air. Hari Bela Negara lahir untuk memperingati adanya agresi militer Belanda kedua ke Indonesia pada 19 Desember 1948.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Mensos Juliari Batubara

KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Mensos Juliari Batubara

Nasional
Pengamat: Manuver Moeldoko Ketahuan Sekali, Kurang Cantik dan Tidak Etis

Pengamat: Manuver Moeldoko Ketahuan Sekali, Kurang Cantik dan Tidak Etis

Nasional
AHY Sebut Sejak Awal Motif Moeldoko Tidak Berubah

AHY Sebut Sejak Awal Motif Moeldoko Tidak Berubah

Nasional
AHY Sebut Moeldoko Ketum Partai Demokrat Abal-abal Versi KLB Ilegal

AHY Sebut Moeldoko Ketum Partai Demokrat Abal-abal Versi KLB Ilegal

Nasional
Perludem: Perlu Ada Regulasi Adaptif untuk Selenggarakan Pemilu Saat Pandemi

Perludem: Perlu Ada Regulasi Adaptif untuk Selenggarakan Pemilu Saat Pandemi

Nasional
Nurdin Abdullah Sebut Uang yang Disita KPK untuk Masjid

Nurdin Abdullah Sebut Uang yang Disita KPK untuk Masjid

Nasional
AHY: Ada Kader yang Sudah Pindah Partai Ikut KLB di Sumut

AHY: Ada Kader yang Sudah Pindah Partai Ikut KLB di Sumut

Nasional
KPK Periksa Perdana Nurdin Abdullah Terkait Suap Infrastruktur di Sulsel

KPK Periksa Perdana Nurdin Abdullah Terkait Suap Infrastruktur di Sulsel

Nasional
AHY Tegaskan KLB di Sumatera Utara Tidak Sah, Ilegal dan Inkonstitusional

AHY Tegaskan KLB di Sumatera Utara Tidak Sah, Ilegal dan Inkonstitusional

Nasional
AHY: Moeldoko Pungkiri Pernyataannya Sendiri, Bukan Sikap Kesatria

AHY: Moeldoko Pungkiri Pernyataannya Sendiri, Bukan Sikap Kesatria

Nasional
Tanggapi KLB, AHY Tegaskan Masih Ketua Umum Partai Demokrat yang Sah

Tanggapi KLB, AHY Tegaskan Masih Ketua Umum Partai Demokrat yang Sah

Nasional
Profil Marzuki Alie, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Versi KLB yang Sebelumnya Dipecat AHY

Profil Marzuki Alie, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Versi KLB yang Sebelumnya Dipecat AHY

Nasional
Sebaran 6.971 Kasus Baru Covid-19, Jawa Barat Terbanyak dengan 1.786

Sebaran 6.971 Kasus Baru Covid-19, Jawa Barat Terbanyak dengan 1.786

Nasional
Demokrat Dinilai Bisa Berbenah Hadapi Efek KLB Buatan Kubu Kontra AHY

Demokrat Dinilai Bisa Berbenah Hadapi Efek KLB Buatan Kubu Kontra AHY

Nasional
Hasil Pemantauan Komnas HAM: Tidak Ada Jaminan atas Kesehatan Petugas Pascapilkada

Hasil Pemantauan Komnas HAM: Tidak Ada Jaminan atas Kesehatan Petugas Pascapilkada

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X