Kompas.com - 08/12/2020, 14:23 WIB
Siti Nurazizah (kiri) dan Ruhamaben saat mendatangi lokasi pengundian nomor urut pasangan calon Pilkada Tangerang Selatan 2020 di Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (24/9/2020) KOMPAS.com/TRIA SUTRISNASiti Nurazizah (kiri) dan Ruhamaben saat mendatangi lokasi pengundian nomor urut pasangan calon Pilkada Tangerang Selatan 2020 di Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (24/9/2020)
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan tren elektabilitas Siti Nur Azizah dan Ruhamaben di Pilkada Tangerang Selatan terus mengalami kenaikan.

Pernyataan itu Kamhar sampaikan merespons hasil survei Indo Barometer yang menyatakan Azizah-Ruhamaben sulit menang di Tangsel karena melawan calon petahana. Menurutnya, survei internal partai dalam kurun September-November menunjukkan hal sebaliknya.

"Paslon yang kami usung secara konsisten mengalami tren kenaikan sebesar 10,4 persen dari 11,8 persen menjadi 22,2 persen," ujar Kamhar saat dihubungi, Selasa (8/12/2020).

Baca juga: Turun Gunung ke Tangsel, AHY Minta Siti Nur Azizah All Out dalam Pilkada 2020

Sementara itu, dia mengatakan tren elektabilitas Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichan justru menurun. Benyamin merupakan calon wali kota Tangsel yang saat ini menjabat sebagai wakil wali kota Tangsel.

Kemudian, pasangan Muhamad dan Rahayu Saraswati (Sara) disebut mengalami kenaikan.

Namun Kamhar mengatakan survei tersebut belum memotret situasi pasca munculnya isu korupsi benih lobster yang dikait-kaitkan dengan Sara.

"Mencermati data di atas, semua paslon masih dalam range tingkat elektabilitas dan peluang menang yang hampir sama. Masih dalam range margin of error," tutur Kamhar.

Kendati begitu, dia optimistis Azizah yang merupakan putri Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Ruhamaben bisa menang di Pilkada Tangsel.

Kamhar menyebut, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhyono (AHY) pun mengatakan jauh lebih penting menang di tempat pemungutan suara (TPS) daripada sekadar di survei.

"Kami terus meminta segenap kader Partai Demokrat, mitra koalisi, relawan dan simpatisan untuk jaga semangat dan terus bersiap siaga mengidentifikasi, mengantisipasi, dan melawan berbagai praktik kecurangan, termasuk melawan praktik money politics," ujarnya.

Diberitakan, lembaga survei Indo Barometer memprediksi pasangan calon Azizah dan Ruhamaben serta Muhamad dan Sara akan sulit mengalahkan pasangan petahana Benyamin dan Pilar di Pilkada Tangsel.

Baca juga: Pilkada Tangsel, Anak Maruf Amin dan Keponakan Prabowo Diprediksi Sulit Kalahkan Petahana

Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari menyatakan, berdasarkan hasil survei pada 20-25 November 2020, elektabilitas Benyamin Davnie-Ichsan 34,0 persen. Sementara Muhamad-Sara 20,8 persen dan Siti Nurazizah-Ruhamaben 10,5 persen.

"Dari hasil surveinya ada potensi kejutan di mana tokoh lokal mengalahkan tokoh nasional anaknya Pak Wapres bisa keok," kata Qodari dalam konferensi pers, Senin (7/12/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X