Neni Nur Hayati
Direktur Eksekutif Democracy and Electoral Empowerment Partnership

Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia. Anggota Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Pandemi dan Tantangan Partisipasi Pemilih Pilkada 2020

Kompas.com - 06/12/2020, 12:42 WIB
Aturan bahwa peserta pilkada tidak boleh berhubungan darah dengan kepala daerah terdahulu dibatalkan Mahkamah Konstitusi tahun 2015. ANTARA FOTO/SYAIFUL ARIFAturan bahwa peserta pilkada tidak boleh berhubungan darah dengan kepala daerah terdahulu dibatalkan Mahkamah Konstitusi tahun 2015.

Bagaimana pula dengan hak pemilih yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah sakit atau di tempat tinggalnya sendiri?

Apakah didatangi oleh petugas KPPS atau datang ke TPS terdekat dengan bilik suara khusus.

Tentu saja hal ini juga bisa meresahkan pemilih yang lain tatkala pemilih yang dinyatakan positif Covid-19 harus keluar terlebih dahulu dari ruangan isolasi.

Sebab, tidak ada yang dapat menjamin bahwa pemilih yang keluar dari ruangan isolasi itu dipastikan tidak menularkan virus saat berjalan menuju TPS terdekat.

Persiapan maksimal

Dalam hal ini, KPPS juga perlu diberikan pemahaman prosedur secara medis bagaimana berinteraksi dengan pasien positif Covid-19, jangan sampai penyelenggara malah tertular virus akibat dari ketidaktahuan menyangkut hal teknis penanganan pasien yang terinfeksi. Apalagi bagi penyelenggara yang tidak terbiasa memakai baju hazmat dan alat pelindung diri lengkap.

Tidak hanya KPPS, pemakaian APD lengkap juga harus diterapkan oleh pengawas TPS dan saksi yang nanti akan sama-sama menjemput pasien Covid-19 dan/atau mengawasi pemilih saat di TPS.

Mitigasi risiko yang telah disiapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) ini menjadi penting untuk menjawab berbagai persoalan yang menjadi keresahan publik dan bisa menemukan solusi tepat atas permasalahan teknis yang terjadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagaimanapun kesehatan dan keselamatan baik itu pemilih, penyelenggara dan kandidat di atas segala-galanya.

Oleh karena itu, persiapan maksimal menyangkut hal teknis harus segera dilakukan terutama dalam perketatan protokol kesehatan. Ini menjadi syarat mutlak yang mesti dipenuhi.

Penyelenggara pemilu juga dapat melakukan sinergi dengan berbagai stakeholder terkait, pemantau pemilu, tokoh masyarakat, ormas dan OKP untuk menyukseskan pilkada serentak tahun 2020 sukses tanpa ekses dengan partisipasi meningkat sesuai dengan yang ditargetkan oleh KPU.

Sebagai pemilih, penulis mendorong untuk tetap mengedepankan optimisme yang kuat demi suksesnya pemilihan yang berkualitas dan berintegritas.

Sebab, sejatinya pilkada ini bukan ajang seremonial belaka untuk menggugurkan kewajiban tapi juga harus dapat menghasilkan pemimpin yang bisa mensejahterakan rakyatnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Airlangga Klaim Elektabilitas Golkar Naik Signifikan, Salah Satunya berkat Sosialisasi lewat Baliho

Airlangga Klaim Elektabilitas Golkar Naik Signifikan, Salah Satunya berkat Sosialisasi lewat Baliho

Nasional
Jokowi: Di Masa Pandemi, Parpol Dituntut Hadir Meringankan Beban Masyarakat

Jokowi: Di Masa Pandemi, Parpol Dituntut Hadir Meringankan Beban Masyarakat

Nasional
Airlangga: Tahun 2024, Golkar Harus Rebut Kemenangan Pilpres, Pileg, dan Pilkada

Airlangga: Tahun 2024, Golkar Harus Rebut Kemenangan Pilpres, Pileg, dan Pilkada

Nasional
Jokowi Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-57 Golkar, Bilang Kekompakan Kader Bikin Partai Tumbuh Kuat

Jokowi Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-57 Golkar, Bilang Kekompakan Kader Bikin Partai Tumbuh Kuat

Nasional
Di Puncak HUT Ke-57 Golkar, Airlangga Sebut Kasus Harian Covid-19 di Bawah 3.000 dalam Sebulan Terakhir

Di Puncak HUT Ke-57 Golkar, Airlangga Sebut Kasus Harian Covid-19 di Bawah 3.000 dalam Sebulan Terakhir

Nasional
Kemenkes: Total 291 Juta Vaksin Covid-19 Sudah Tiba di Indonesia

Kemenkes: Total 291 Juta Vaksin Covid-19 Sudah Tiba di Indonesia

Nasional
Sebaran 14.803 Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Jateng dengan 2.081

Sebaran 14.803 Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Jateng dengan 2.081

Nasional
UPDATE: Sebaran 802 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

UPDATE: Sebaran 802 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Nasional
PPATK Harap Pasal Pencucian Uang untuk Tindak Pidana Narkoba Konsisten Digunakan

PPATK Harap Pasal Pencucian Uang untuk Tindak Pidana Narkoba Konsisten Digunakan

Nasional
Bali Dibuka untuk Wisman, Kapolri Minta Personel TNI-Polri Tegakkan Aturan Prokes

Bali Dibuka untuk Wisman, Kapolri Minta Personel TNI-Polri Tegakkan Aturan Prokes

Nasional
Bareskrim Sita Rp 20 Miliar dari Pinjol Ilegal Peneror Ibu hingga Gantung Diri

Bareskrim Sita Rp 20 Miliar dari Pinjol Ilegal Peneror Ibu hingga Gantung Diri

Nasional
UPDATE 23 Oktober: 250.587 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19, Positivity Rate dengan PCR 1,1 Persen

UPDATE 23 Oktober: 250.587 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19, Positivity Rate dengan PCR 1,1 Persen

Nasional
UPDATE: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama 53,91 Persen, Dosis Kedua 32,25 Persen

UPDATE: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama 53,91 Persen, Dosis Kedua 32,25 Persen

Nasional
PPATK Nilai Pasal Pencucian Uang Efektif Jerat Bandar Narkoba

PPATK Nilai Pasal Pencucian Uang Efektif Jerat Bandar Narkoba

Nasional
Antara Jokowi dan Haji Isam...

Antara Jokowi dan Haji Isam...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.