UPDATE 25 November: Dalam Sehari, 45.330 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

Kompas.com - 25/11/2020, 16:56 WIB
Semua anggota dewan dan pegawai sekretariat dewan di tes swab usai 2 anggota DPRD Kota Tasikmalaya positif corona, Selasa (17/11/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHASemua anggota dewan dan pegawai sekretariat dewan di tes swab usai 2 anggota DPRD Kota Tasikmalaya positif corona, Selasa (17/11/2020).
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melaporkan, 45.330 spesimen dari 43.720 orang telah diperiksa terkait Covid-19 dalam sehari atau selama 24-25 November 2020.

Dengan begitu, hingga Rabu (25/11/2020), ada 5.465.921 spesimen yang telah diperiksa. Total spesimen itu diambil dari 3.651.964 orang.

Informasi tersebut berdasarkan data yang dibagikan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 kepada wartawan pada Rabu sore.

Baca juga: UPDATE 24 November: 39.971 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

Adapun spesimen dari seseorang dapat diambil lebih dari satu kali. Pemeriksaan spesimen dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) serta tes cepat molekuler (TCM).

Dari pemeriksaan tersebut, ditemukan 5.534 orang positif Covid-19 sehingga totalnya menjadi 511.836 orang positif Covid-19 sejak awal kasus Covid diumumkan di Indonesia. 

Di sisi lain, pemerintah mengumumkan pasien yang telah dinyatakan sembuh meningkat.

Dalam sehari, sebanyak 4.494 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19. Angka itu menambah akumulasi pasien sembuh menjadi 429.807 orang.

Baca juga: UPDATE 25 November: Total 16.225 Pasien Covid-19 di Tanah Air Meninggal Dunia

Sayangnya, pasien yang meninggal juga bertambah sebanyak 114 orang dalam 24 jam terakhir. Total pasien Covid-19 yang meninggal menjadi 16.225 orang.

Data yang sama juga menunjukkan adanya 65.438 orang berstatus sebagai suspek.

Adapun kasus Covid-19 di Indonesia tersebar di 505 kabupaten/kota pada 34 provinsi yang terdampak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Wakil Ketua DPC Demokrat Ungkap Kejanggalan KLB Sumut, Moeldoko Langsung Terpilih hingga Pertanyakan KTA

Mantan Wakil Ketua DPC Demokrat Ungkap Kejanggalan KLB Sumut, Moeldoko Langsung Terpilih hingga Pertanyakan KTA

Nasional
Saksi Ungkap Pembagian Jatah Paket Bansos Tergantung Permintaan Juliari

Saksi Ungkap Pembagian Jatah Paket Bansos Tergantung Permintaan Juliari

Nasional
Satgas Ingatkan Dampak Libur Panjang saat Pandemi: Dari Kasus Aktif Meningkat hingga Kematian Dokter Tinggi

Satgas Ingatkan Dampak Libur Panjang saat Pandemi: Dari Kasus Aktif Meningkat hingga Kematian Dokter Tinggi

Nasional
Cerita Kader Demokrat Diiming-imingi Rp 100 Juta untuk Ikut KLB, Nyatanya Cuma Terima Rp 5 Juta

Cerita Kader Demokrat Diiming-imingi Rp 100 Juta untuk Ikut KLB, Nyatanya Cuma Terima Rp 5 Juta

Nasional
Terungkap Nama Pengusul Vendor Bansos Covid-19, Termasuk Juliari dan 2 Anggota DPR

Terungkap Nama Pengusul Vendor Bansos Covid-19, Termasuk Juliari dan 2 Anggota DPR

Nasional
AHY: Saya Tetap Hormati Moeldoko, tetapi...

AHY: Saya Tetap Hormati Moeldoko, tetapi...

Nasional
Kerumunan dalam KLB Demokrat di Deli Serdang Dilaporkan ke Polisi

Kerumunan dalam KLB Demokrat di Deli Serdang Dilaporkan ke Polisi

Nasional
Saksi Sebut Fee Bansos Covid-19 Digunakan untuk Bayar Hotma Sitompul Rp 3 Miliar

Saksi Sebut Fee Bansos Covid-19 Digunakan untuk Bayar Hotma Sitompul Rp 3 Miliar

Nasional
Pengakuan Mantan Kader Demokrat yang Ikut KLB: Moeldoko Jadi Anggota dengan Nomor Khusus

Pengakuan Mantan Kader Demokrat yang Ikut KLB: Moeldoko Jadi Anggota dengan Nomor Khusus

Nasional
Jhoni Allen: Moeldoko Tak Pernah Berpikir Jadi Ketum Demokrat, Kami yang Meminang

Jhoni Allen: Moeldoko Tak Pernah Berpikir Jadi Ketum Demokrat, Kami yang Meminang

Nasional
KSP: Saat ini yang Paling Mendesak adalah Pengesahan RUU PKS

KSP: Saat ini yang Paling Mendesak adalah Pengesahan RUU PKS

Nasional
Indonesia Dapat 11.748.000 Vaksin Covid-19 dari Jalur Multilateral pada 'Batch' Pertama

Indonesia Dapat 11.748.000 Vaksin Covid-19 dari Jalur Multilateral pada "Batch" Pertama

Nasional
AHY: Saya Kecewa Moeldoko Terlibat...

AHY: Saya Kecewa Moeldoko Terlibat...

Nasional
AHY Sebut KLB Sumut Dihadiri 32 Mantan Ketua DPC yang Sudah Dicopot

AHY Sebut KLB Sumut Dihadiri 32 Mantan Ketua DPC yang Sudah Dicopot

Nasional
Menkes: Semua Kontak Erat Dua Kasus Covid-19 B.1.1.7 Negatif

Menkes: Semua Kontak Erat Dua Kasus Covid-19 B.1.1.7 Negatif

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X